Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi peluang bagi Basor (49), warga asal Garut, Jawa Barat, untuk mencari nafkah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Sejak awal Agustus, Basor membuka lapak di Jalan Poros Mamasa-Polewali, tepatnya di ujung Kota Mamasa. Ia menjual berbagai perlengkapan perayaan 17 Agustus, mulai dari bendera Merah Putih, umbul-umbul hingga sejumlah hiasan untuk kebutuhan dekorasi.

Basor mengaku, Mamasa bukan daerah baru baginya. Selama sekitar 17 tahun, ia menjadikan Mamasa sebagai salah satu daerah tujuan untuk berjualan setiap menjelang perayaan kemerdekaan.

“Kalau bulan Agustus saya ke Kota Mamasa menjual aneka pernak-pernik 17-an. Untuk menunjang kehidupan sebelum bulan Agustus dan bulan berikutnya, saya keliling ke kampung-kampung yang ada di Pangkep untuk menjual pakaian,” kata Basor saat ditemui di lapaknya, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, kondisi perdagangan saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kehadiran toko daring dan semakin banyaknya pedagang yang menjual perlengkapan 17 Agustus membuat persaingan semakin ketat.

“Dulu pas awal-awal, cuma saya dan saudara saya yang menjual seperti ini di Mamasa. Sekarang karena sudah bisa pesan online dan banyak lapak yang ikut menjual, harganya juga lebih murah,” ujarnya.

Basor mengatakan, kondisi tersebut berdampak pada omzet penjualannya. Jika sebelumnya ia bisa memperoleh omzet sekitar Rp1 juta hingga Rp4 juta per hari, kini pendapatannya mengalami penurunan.

Meski begitu, ia tetap memilih bertahan hingga momentum perayaan kemerdekaan berakhir. Baginya, kesempatan tersebut tetap harus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di Garut.

“Kalau tidak dijalani, mau bagaimana lagi. Saya sudah empat bulan tidak pulang ke Garut. Di sini juga ngekos, bayarannya Rp300 ribu per bulan,” tuturnya.

Selama berada di Mamasa, Basor harus menanggung biaya tempat tinggal sekaligus kebutuhan sehari-hari. Ia membawa sekitar dua karung berisi berbagai perlengkapan perayaan kemerdekaan untuk dijual.

Ia berharap penjualan akan meningkat menjelang puncak perayaan 17 Agustus. Menurutnya, biasanya pembeli mulai ramai pada 16 Agustus.

Basor juga mengaku sudah merindukan keluarganya. Ia berharap hasil berjualan selama di Mamasa cukup untuk dibawa pulang dan diberikan kepada istri serta tiga anaknya di Garut.

“Saya yakin harapan istri dan ketiga anak saya di rumah selalu mendoakan,” katanya.

Kisah Basor menjadi gambaran perjuangan pedagang musiman yang memanfaatkan momentum perayaan kemerdekaan untuk mendapatkan penghasilan. Di tengah kemeriahan HUT RI, ia memilih bertahan jauh dari keluarga demi mencari nafkah.

Bagi Basor, bendera Merah Putih yang dijajakannya bukan sekadar perlengkapan perayaan. Dari setiap lembar bendera dan umbul-umbul yang terjual, tersimpan harapan untuk membawa pulang rezeki bagi keluarganya di kampung halaman.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iptu Fredy Nahkodai Satreskrim Polres Majene

    Iptu Fredy Nahkodai Satreskrim Polres Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Majene resmi melakukan regenerasi kepemimpinan pada lini krusial penegakan hukum. Iptu Fredy secara khidmat dikukuhkan sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Majene dalam upacara resmi yang berlangsung di Aula Wira Pratama 97, Senin (22/12/2025). Prosesi pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, serta disaksikan […]

  • Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id Koperasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meluncurkan layanan pinjaman bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 1 Desember 2025. Program ini menawarkan fasilitas yang mudah, cepat, dan bersahabat sebagai solusi keuangan resmi bagi pegawai di lingkungan Pemprov Sulbar. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga mendukung penuh program ini, yang […]

  • Kepala Dinas Perhubungan Sulbar Monitoring Posko Angkutan Nataru di Majene dan Polman

    Kepala Dinas Perhubungan Sulbar Monitoring Posko Angkutan Nataru di Majene dan Polman

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id— Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Amir A. dado melakukan monitoring, pengawasan, dan pemantauan pelaksanaan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (30/12). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur […]

  • Siswi SDN 001 Messawa Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Saat Ikut Pramuka

    Siswi SDN 001 Messawa Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Saat Ikut Pramuka

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kabar duka menyelimuti kegiatan Pramuka di Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Seorang siswi SDN 001 Messawa, Arsyifa Swaqia (10), meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Messawa, Jumat (14/8/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, peristiwa tersebut terjadi saat Arsyifa bersama salah seorang temannya hendak mandi di sungai. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Karossa. Forum strategis ini berlangsung pada Kamis (5/2/2026) dengan agenda utama sinkronisasi aspirasi masyarakat terhadap arah kebijakan daerah. ​Mewakili Bupati Mamuju Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda) Mateng, Litha Febriani, membuka […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

expand_less