Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » 2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa (14/4/2026).

Api yang diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan tersebut sempat menghanguskan area seluas dua hektare sebelum berhasil dikendalikan oleh tim gabungan. Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WITA.

Berdasarkan informasi di lapangan, api dipicu oleh aktivitas pemilik lahan bernama Erwin (36) yang membakar sisa rumput hasil pembersihan lahan dua bulan lalu.

​Nahas, embusan angin dan kondisi lahan membuat api merambat cepat. Selain menghanguskan lahan utama, si jago merah juga menjalar hingga ke area luar sekitar 20 are di sisi timur.

​Merespons laporan warga, aparat dari Polsubsektor Anreapi bergerak cepat bersama personel gabungan dari Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulbar dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman.

​Kapospol Anreapi, Ipda Surman Salissi, memimpin langsung proses pemadaman. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam, termasuk satu unit water canon milik Sat Brimob untuk mempercepat proses lokalisir api.

Masyarakat setempat juga bahu-membahu memadamkan api menggunakan tangki air manual.

​”Kami bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengendalian agar api tidak semakin meluas ke pemukiman atau hutan lindung. Berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan,” ujar Ipda Surman Salissi.

​Hingga pukul 19.00 WITA semalam, titik api utama dilaporkan telah padam. Meski demikian, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down) guna mengantisipasi munculnya titik api tersembunyi.

​Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan dalam insiden ini.

Namun, polisi memberikan imbauan keras kepada warga agar tidak menggunakan metode pembakaran saat membuka lahan, mengingat risiko penyebaran api yang sangat tinggi di cuaca yang tidak menentu.

​Saat ini, situasi di Desa Pappandangan dilaporkan telah aman dan terkendali di bawah pengawasan aparat kepolisian.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    • 0Komentar

    Kita hidup dalam suatu tatanan politik dan ekonomi yang tidak sekadar timpang, tetapi secara sistematis membalikkan makna keadilan itu sendiri. Dalam dunia seperti ini, kejahatan tidak selalu hadir dalam rupa kasar dan vulgar; ia justru sering tampil rapi, legal, dan dibungkus oleh bahasa kebijakan, angka statistik, serta jargon pembangunan. Kejahatan berskala besar—yang dijalankan melalui keputusan […]

  • Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah upaya pemerintah mengejar kemajuan, kritik tajam justru menghujam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Sejumlah aktivis menilai pemerintah daerah saat ini terlalu sibuk dengan kegiatan seremonial dan pesta yang dinilai hanya membuang-buang anggaran. Kritik pedas ini mencuat dalam forum Dialog Mamase bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang digelar di […]

  • Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, akhirnya angkat bicara perihal isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya belakangan ini. Melalui pernyataan resminya, Arwin secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar. ​Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan di sejumlah media dan ruang publik, […]

  • Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    • 2Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama warga Desa Botteng, Desa Kondo dan Desa Passembuk Kecamatan Mehalaan, melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di poros Matangga–Keppe, Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil guna memulihkan akses transportasi yang sempat lumpuh total selama sepekan terakhir. ​Jembatan tersebut sebelumnya ambruk total, yang mengakibatkan warga di tiga desa—Desa Kondo, Botteng, […]

  • Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat resmi menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulbar untuk memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah strategis ini bertujuan mengintegrasikan dana umat dengan program pembangunan daerah guna mempercepat pengentasan kemiskinan. Sinergi ini merupakan pengejawantahan dari visi Pancadaya yang diusung Gubernur Sulawesi […]

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

expand_less