Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 527
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, akhirnya angkat bicara perihal isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya belakangan ini.

Melalui pernyataan resminya, Arwin secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar.

​Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan di sejumlah media dan ruang publik, serta melengkapi pernyataan yang sebelumnya telah disampaikan oleh sang istri melalui media lokal.

​Arwin menyatakan bahwa opini yang berkembang di tengah masyarakat saat ini telah liar dan jauh dari fakta hukum maupun bukti yang valid.

​”Saya menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar dan tidak berdasar. Informasi yang beredar telah membentuk opini liar tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta,” ujar Arwin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2026).

​Sebagai pejabat publik, Arwin mengaku sangat menghormati kebebasan pers. Namun, ia menyayangkan adanya narasi yang berkembang tanpa melalui proses konfirmasi yang utuh kepada dirinya.

Ia menilai, pemberitaan sepihak berpotensi mencederai etika jurnalistik dan merugikan nama baik keluarga serta institusi DPRD.

​”Kritik dan pengawasan masyarakat itu perlu, dan saya sangat terbuka akan hal itu. Namun, kritik harus dibangun di atas fakta, bukan asumsi, fitnah, ataupun isu yang belum terverifikasi,” tambahnya.

​Ia juga meminta agar seluruh pihak berhenti menggiring opini publik yang dapat memicu kegaduhan sosial serta mencoreng marwah lembaga DPRD Kabupaten Mamasa.

​Lebih lanjut, politisi ini mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama di media sosial, agar tidak terjebak dalam praktik pembunuhan karakter.

​Arwin juga tidak main-main dalam menyikapi persoalan ini. Ia menegaskan sedang mempertimbangkan langkah hukum jika fitnah tersebut terus disebarluaskan.

​”Apabila terdapat pihak-pihak yang terus menyebarkan tuduhan tanpa dasar dan merugikan nama baik saya, maka saya mempertimbangkan langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Berikut tujuh poin pernyataan resmi Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman:

1. Saya menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Informasi yang beredar telah membentuk opini liar tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta.

2. Saya menghormati kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi, namun saya juga menegaskan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah.

3. Saya sangat menyayangkan adanya pemberitaan maupun narasi yang berkembang tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi secara utuh kepada saya sebagai pihak yang dituduh. Hal tersebut berpotensi mencederai etika jurnalistik dan merugikan nama baik pribadi maupun keluarga saya.

3. Sebagai pejabat publik, saya terbuka terhadap kritik dan pengawasan masyarakat. Namun kritik harus dibangun di atas fakta, bukan asumsi, fitnah, ataupun isu yang belum terverifikasi.

4. Saya meminta kepada seluruh pihak agar tidak menggiring opini publik dengan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya, karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan sosial dan mencoreng marwah lembaga DPRD Kabupaten Mamasa.

5. Saya juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial, agar tidak terjebak dalam penyebaran fitnah maupun pembunuhan karakter.

6. Apabila terdapat pihak-pihak yang terus menyebarkan tuduhan tanpa dasar dan merugikan nama baik saya, maka saya mempertimbangkan langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7. Saya menghimbau kepada publik agar dapat memfilter informasi yang beredar, terutama mengecek integritas, karakter dan moralitas setiap pemberitaan pihak-pihak yang tidak bertanggunjawab.

Dengan adanya klarifikasi ini, Arwin berharap masyarakat dapat menerima informasi secara berimbang dan tidak lagi terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.(***)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengoptimalkan layanan wisata pustaka dengan membuka dan mengaktifkan berbagai layanan perpustakaan pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Sulbar. Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menegaskan bahwa perpustakaan harus […]

  • Bupati Majene Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 19

    Bupati Majene Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 19

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene saat Pemerintah Kabupaten Majene resmi menyambut kepulangan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 Tahun 2026, Selasa (16/6/2026). ​Isap tangis keluarga pecah saat menyambut kedatangan sanak saudara yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi tersebut. ​Bupati Majene, […]

  • ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 8 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk lanjutan dari tuntutan mereka terhadap berbagai persoalan dalam program dapur MBG atau SPPG di wilayah Sulbar. Juru Bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, kepada media ini senin 6/4/2026, menyampaikan bahwa pihaknya […]

  • ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat merespons temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait perputaran dana fantastis di sektor pertambangan. Berdasarkan laporan PPATK, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tercatat mencapai Rp 992 triliun sepanjang periode 2023–2025. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

  • Tragis! Wahana Rumah Hantu di Majene Telan Dua Korban, Pengunjung Luka Parah di Wajah

    Tragis! Wahana Rumah Hantu di Majene Telan Dua Korban, Pengunjung Luka Parah di Wajah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Wahana rumah hantu yang beroperasi di lantai dua pusat pertokoan di Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan publik setelah dilaporkan memakan korban pada malam hari. Insiden tersebut mengakibatkan dua pengunjung menjadi korban, masing-masing seorang perempuan dan seorang laki-laki. Salah satu korban bahkan mengalami luka berat pada bagian wajah […]

expand_less