Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Warga Basah oleh Hujan, Kering oleh Air PDAM

Warga Basah oleh Hujan, Kering oleh Air PDAM

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
  • visibility 346
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Langit boleh saja menumpahkan hujan, tetapi kran-kran di rumah warga tetap sunyi. Di tengah guyuran air dari langit, sebagian sudut Kota Mamuju justru merasakan ironi: tanah basah, namun bak penampungan kosong, Mamuju 21/2/2026.

Sudah lima hari air dari PDAM Tirta Manakarra tak lagi mengalir di sejumlah titik, salah satunya di BTN Griya Cahaya Masannang 4, Kecamatan Simboro. Keluhan itu disuarakan Ashari Rauf melalui akun media sosialnya. Ia menggambarkan situasi yang menurutnya tak sekadar gangguan teknis, melainkan ujian kesabaran, terlebih di bulan Ramadan.

Pakaian menumpuk menunggu bilasan, piring-piring kotor mengering di sudut dapur. Wudu dilakukan seadanya, mandi menjadi kemewahan yang ditunda. Dalam bulan yang identik dengan kesucian dan kebersihan, air justru menjadi barang langka.

Bukan hanya kali ini. Dalam beberapa bulan terakhir, aliran air disebut kerap tersendat. Kadang mengalir dua hari sekali, kadang harus ditarik dengan mesin besar secara bergiliran. Sesekali air datang dengan warna yang keruh, menyerupai teh. Namun di tengah kondisi itu, tagihan disebut tetap berjalan, bahkan terasa meningkat. Sebuah ironi lain yang menambah panjang daftar keluhan.

Sementara itu, pihak PDAM Tirta Manakarra telah lebih dulu menyampaikan pemberitahuan resmi. Disebutkan, gangguan terjadi akibat hangusnya gulungan pompa celup 20 di Instalasi Patidi 1. Dampaknya, distribusi air belum dapat dilakukan secara maksimal di sejumlah wilayah, termasuk Jalan Sudirman, Gatot Subroto, Martadinata, Graha Nusa, Grand Madani, Pantai Indah Simboro, Nelayan, hingga Massanang 4 dan sekitarnya.

PDAM menyatakan pendistribusian tetap dilakukan dengan debit terbatas serta suplai melalui mobil tangki secara bergilir bagi wilayah terdampak.

Namun bagi warga, hari-hari tanpa air terasa lebih panjang dari biasanya. Hujan mungkin membasahi atap dan jalanan, tetapi kebutuhan dasar di dalam rumah tetap menanti.

Mamuju hari ini seperti kota yang kering di tengah basah — diguyur dari langit, tetapi menunggu air yang mengalir dari pipa-pipa yang seharusnya menjadi nadi kehidupan.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Warga di sekitar aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar) dibuat resah oleh perubahan warna air sungai yang menghitam sejak Sabtu (8/8/2026) sore. Penyebab perubahan warna air belum diketahui secara pasti. Kondisi itu menjadi perhatian masyarakat di sekitar aliran sungai. Apalagi fenomena tersebut terjadi saat musim kemarau. Di […]

  • DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi […]

  • PMI Mamasa Galang Dana di Jalan untuk Korban Kebakaran Sesena Padang

    PMI Mamasa Galang Dana di Jalan untuk Korban Kebakaran Sesena Padang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mamasa menunjukkan aksi nyata kemanusiaan dengan turun ke jalan untuk menggalang dana bagi korban kebakaran di Dusun Tandeallo, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesena Padang. ​Aksi solidaritas ini ditujukan untuk membantu Indo’ Petuk (Barang), warga yang rumahnya ludes terbakar pada Kamis (29/1/2026) lalu. Meski tidak memakan korban jiwa, […]

  • BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros. Kronologi Kejadian […]

  • Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, berinisial Bripda F, ditemukan tak bernyawa di lahan perkebunan miliknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa 3 Februari 2026. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. ​Tak lama setelah jenazah ditemukan, aparat kepolisian langsung […]

  • Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025. Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional. Kamri menyoroti […]

expand_less