Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU.

Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari Pangali–Ali hingga Totolisi, Kecamatan Sendana.

Banyak nelayan terpaksa memarkir kapalnya karena kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

Rusman, pemilik kapal nelayan Sinar Wahyu, mengungkapkan bahwa krisis solar kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk mendapatkan beberapa liter solar subsidi, para nelayan bahkan harus rela mengantre di SPBU sejak pukul 03.00 dini hari.

“Kami rela antre dari subuh, tetapi kadang tetap tidak kebagian karena stok telanjur habis. Kalau begini terus, kami tidak bisa melaut dan otomatis tidak ada penghasilan,” keluh Rusman, Sabtu (16/5/2026).

Keluhan serupa datang dari Sitinayae, seorang pemilik perahu di wilayah Totolisi. Ia mengaku terpaksa membatalkan jadwal melaut selama beberapa hari terakhir karena kehabisan solar setelah berkeliling mencari bahan bakar.

Para nelayan mensinyalir adanya aktivitas pembelian solar yang tidak wajar di sejumlah SPBU.

Mereka menduga ada oknum tertentu yang memborong solar subsidi menggunakan mobil pick-up dan kendaraan roda tiga (bentor) untuk ditimbun atau dijual kembali dengan harga tinggi di tingkat pengecer.

Lemahnya pengawasan di lapangan dituding menjadi celah terjadinya penyalahgunaan tersebut.

Oleh karena itu, nelayan mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan inspeksi mendadak dan menertibkan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

Jika krisis ini terus dibiarkan, roda perekonomian masyarakat pesisir Majene dipastikan akan semakin terpuruk.

Selain memutus mata pencaharian langsung para nelayan, kelangkaan solar ini juga mengancam rantai pasok pangan daerah.

Berkurangnya intensitas nelayan yang melaut diprediksi akan memicu kelangkaan pasokan ikan di pasar tradisional, yang pada akhirnya berdampak pada lonjakan harga ikan di tingkat konsumen.

Nelayan mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat segera merumuskan regulasi atau mekanisme distribusi khusus yang memprioritaskan nelayan kecil sebelum situasi memburuk dan memicu keresahan sosial yang lebih luas.(***)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diabaikan Kebijakan, Nakes dan Guru Honorer Menginap di Kantor Bupati Mamuju

    Diabaikan Kebijakan, Nakes dan Guru Honorer Menginap di Kantor Bupati Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Ratusan tenaga kesehatan dan guru honorer kembali dipaksa turun ke jalan. Bukan karena keinginan, melainkan karena negara terus menutup mata. Nama mereka lenyap dari daftar pengangkatan PPPK paruh waktu, meski telah bertahun-tahun mengabdi di fasilitas kesehatan dan sekolah Negeri di Kabupaten Mamuju. Sebagai bentuk perlawanan, massa aksi menduduki halaman Kantor Bupati Mamuju dan […]

  • Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat pelayanan kasih mewarnai rangkaian perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2025. Salah satu agenda krusial yang menyita perhatian publik adalah aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis dengan menghadirkan jajaran dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa. Bertempat di wilayah Lekkong, Desa Minanga Timur, Kecamatan Nosu, […]

  • Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

    Tuntut Transparansi Proyek ‘Sekolah Rakyat’, Mahasiswa Demo di Depan Kantor Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (4/6/2026).  Massa menuntut transparansi terkait pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam aksinya, GMH menyoroti dua isu krusial: minimnya penyerapan tenaga kerja lokal […]

  • Momentum Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tegaskan Disiplin ASN Harga Mati

    Momentum Hari Kesadaran Nasional, Wagub Sulbar Tegaskan Disiplin ASN Harga Mati

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, secara tegas menancapkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi fundamental yang tak terpisahkan dari upaya penguatan kinerja birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Penegasan ini disampaikan dalam momentum Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipimpinnya, Rabu, 17 Desember 2025. Wagub Salim S. Mengga menjadikan […]

  • Transformasi Ormas Gerakan Rakyat Menjadi Partai, Sahrin Hamid Terpilih Jadi Ketua Umum

    Transformasi Ormas Gerakan Rakyat Menjadi Partai, Sahrin Hamid Terpilih Jadi Ketua Umum

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar pada Minggu (18/1). Keputusan perubahan status menjadi Partai Gerakan Rakyat ini diambil melalui mekanisme pemungutan suara digital secara demokratis. Berdasarkan hasil pemungutan suara via platform e-musyawarah, mayoritas anggota sepakat meningkatkan skala organisasi menjadi instrumen politik […]

  • Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    • 0Komentar

    MAMASA – SMPN 1 Mamasa memanfaatkan momentum Pameran Budaya dalam rangka karnaval Bulan Mamase sebagai sarana edukasi luar ruangan bagi para siswa. Kegiatan kunjungan studi ini dilangsungkan di area Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa Kabupaten Mamasa, Selasa (7/4/2026). ​Kehadiran stan budaya dari 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa menjadi daya tarik utama bagi pihak sekolah untuk memberikan wawasan […]

expand_less