Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Safari Qalam Buya Arrazy di Sulawesi Barat

Safari Qalam Buya Arrazy di Sulawesi Barat

  • account_circle SARMAN SAHUDING
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 528
  • comment 0 komentar

Polman, Sulbarupdate.id – Ada pemandangan baru di dekat pintu masuk area Masjid Nuruttaubah atau masjid Imam Lapeo di Campalagian, Polewali Mandar, paling tidak sejak Rabu kemarin.

Pemandangan secara kasat yang agak beda dari sebelumnya itu, sebuah baliho berukuran agak besar tersampir di dinding depan jalan.

Baliho ini menampilkan tiga sosok dalam foto besar: Dr. H. Buya Arrazy Hasyim, Lc, MA.Hum, Dr. Dalilul Falihin, dan Dr. KH Ahmad Multazam.

Dua nama terakhir sehari-harinya adalah Imam Besar Masjid Nuruttaubah Lapeo dan pimpinan Pondok Pesantren serta pimpinan Majelis Zikir Attahiriyyah Imam Lapeo.

Kehadiran Da’i kondang dari Payakumbuh, Sumatera Barat, di Lapeo, Campalagian, kali ini merupakan muhibah hari keduanya di Provinsi Sulawesi Barat.

Dijadwalkan, pada Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 09.00 Wita, Buya Arrazy akan mengisi tauziyah Tabligh Akbar di Masjid Imam Lapeo.

Sebelumnya, di hari Sabtu, 13 Desember, doktor jebolan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu akan mengisi ceramah agama di dua tempat terpisah.

Ceramah pertamanya akan berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Mamuju Tengah (Mateng), di Tobadak, dimulai sekitar pukul 15.30 Wita.

Seterusnya di hari yang sama, Sabtu malam, kiai Arrazy akan mengisi ceramah di Masjid Jami’ Nurul Muttahidah Mamuju. Masjid dengan tiang tengah 48 ini adalah salah satu masjid tua yang dibangun Imam Lapeo atau KH Muhammad Thahir sebelum Indonesia Merdeka.

Jika tak ada aral, malam nanti Buya Arrazy bersama rombongan akan bergerak dari Mamuju ke Campalagian, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Minggu esok, 14 Desember di masjid Nuruttaubah, masjid yang dibangun Imam Lapeo 120-an tahun silam, Dr. Buya Arrazy akan mengupas tuntas sebuah tema penting: Meneladani Sifat Rasulullah SAW, Jalan Mudah Menuju Syurga.

Setelah dari Lapeo di waktu siang, pakar ilmu dan ahli Hadis ini akan memutar balik menuju kota Majene. Ia akan mengisi tauziyah bareng seorang Ulama kenamaan, Syekh Dr. KH Ilham Shaleh, M.Ag di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Al Asy’ariyah Saleppa, Majene.

Kembali ke titik kedatangan pendaratan yakni di Kalukku, Mamuju. Tak jauh dari Bandar Udara (Bandara) Tampa Padang, Buya akan menyampaikan ceramah agama di Ponpes Attahiriyah Annahdhiyah Lombang-Lombang, Mamuju — sebuah pondok yang diasuh oleh Dr. KH Ahmad Multazam, cicit KH Muhammad Thahir Imam Lapeo.

  • Penulis: SARMAN SAHUDING

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Peringatan HUT DWP Ke-26, Gubernur SDK : Jangan Hidup “Hedon” Supaya Tak Jadi Sorotan Publik

    Puncak Peringatan HUT DWP Ke-26, Gubernur SDK : Jangan Hidup “Hedon” Supaya Tak Jadi Sorotan Publik

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) membuka secara resmi acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Senin 15 Desember 2025. Peringatan tahun ini mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas […]

  • Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    • 0Komentar

    CANBERRA, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Australia memasuki Piala Dunia 2026 dengan keyakinan yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Jika pada masa lalu Socceroos sering datang sebagai tim pekerja keras yang bertahan melalui disiplin dan fisik, maka generasi kali ini mulai menunjukkan identitas yang lebih modern, lebih cepat, lebih teknis, dan jauh lebih berani menghadapi tim-tim besar […]

  • Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

    Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Program Magister (S2) Keperawatan Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Program Studi Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (22/6/2026), di Aula RSUD Majene. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Majene, Rusdi Hamid. Sosialisasi turut dihadiri oleh Kasubag Kepegawaian, […]

  • Jejak Yudistira, Atlet Asal Mamasa Menaklukkan Tatami Nasional

    Jejak Yudistira, Atlet Asal Mamasa Menaklukkan Tatami Nasional

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, Sulbarupdate.id — Di bawah atap megah Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), aroma persaingan terasa begitu tajam. Di tengah riuh rendah teriakan suporter dan deru napas para petarung, seorang putra asli Mamasa berdiri dengan tegak. Dia adalah Briptu Yudistira Batukarang. Dengan sorot mata setajam elang, membuktikan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang bagi prestasi yang […]

  • Pemuda Asal Mamasa Dilaporkan Hilang Sejak April

    Pemuda Asal Mamasa Dilaporkan Hilang Sejak April

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Seorang pemuda asal Rante Katoan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, dilaporkan hilang misterius. Korban bernama Jun Palangi (24), hingga kini belum kembali ke rumah sejak meninggalkan kediamannya pada akhir April lalu. Pencarian kini tengah diintensifkan guna menemukan keberadaan pemuda tersebut pada Rabu, (13/5/2026). ​Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Jun Palangi terakhir […]

  • Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    Aktivis Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Sarjana Cari Kerja ke Luar Negeri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menyarankan agar para lulusan sarjana di daerah tersebut mencari peluang kerja ke luar negeri menuai kritik tajam. Aktivis Sulawesi Barat, Akbar, menilai statmen tersebut merupakan bentuk kepasrahan politis sekaligus indikasi kegagalan pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal. Menurut Akbar, pernyataan Gubernur SDK sangat ironis […]

expand_less