Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030
- account_circle Ancha
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- visibility 435
- comment 0 komentar

Proses penyerahan bendera KADIN dari pengurus KADIN Provinsi Sulbar ke Yakub Tato di Desa Osango Kecamatan Mamasa, Sabtu 20 Desember 2015. Foto/Ancha
MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mamasa resmi memasuki babak baru kepemimpinan.
Melalui mekanisme Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang khidmat, Yakub Tato terpilih secara definitif sebagai Ketua Umum KADIN Mamasa untuk masa bakti 2025–2030.
Perhelatan ini berlangsung di Sekretariat KADIN Mamasa, Jalan Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20 Desember 2025.
Momentum transisi kepemimpinan ini tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, melainkan representasi dari upaya penguatan fundamental ekonomi di Bumi Kondosapata.

Suasana pembukaan musyawarah KADIN Kabupaten Mamasa VI, Sabtu 20 Desember 2025. Dok. Ancha.
Hadirnya sejumlah pilar pimpinan daerah menegaskan urgensi peran KADIN dalam pembangunan wilayah.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang hadir bersama perwakilan unsur Forkopimda dari Kodim 1428 dan Polres Mamasa, menyampaikan apresiasi serta harapan besarnya.
Dalam keterangannya, Bupati menekankan bahwa KADIN harus bertransformasi menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam menjembatani masuknya investasi ke daerah.
Namun, ia memberikan catatan kritis mengenai arah industrialisasi di Kabupaten Mamasa.
“Kami memberikan dukungan penuh bagi kehadiran KADIN sebagai motor penggerak ekonomi. Kami sangat terbuka terhadap investor yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan, dan potensi lokal lainnya,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Mamasa itu dalam sambutannya.
Namun, di balik keterbukaan Pemda Mamasa untuk investor itu, Welem Sambolangi menekankan pengecualian.
“Untuk sektor pertambangan, kami secara tegas memberikan pengecualian,” tegas Welem.
Visi Hilirisasi dan Sinergi
Musyawarah yang dipandu oleh jajaran pimpinan sidang—Reski Masaran, Tambrin, Hapri Nelpan, dan Dian—ini berhasil merumuskan arah kebijakan strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.
Ketua KADIN terpilih, Yakub Tato, menyatakan komitmennya untuk membangun sinergitas yang inklusif dengan Pemerintah Daerah.
Fokus utamanya pasca-pelantikan adalah mengonversi potensi komoditas unggulan Mamasa menjadi daya tarik investasi yang konkret.
“Langkah awal kami adalah memperkuat legitimasi melalui pelantikan di tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Setelah itu, kami akan segera menginisiasi Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Daerah, terutama dalam pengembangan investasi sektor kopi yang menjadi ikon daerah kita,” ungkap Yakub optimis.
Dengan kepemimpinan baru ini, KADIN Mamasa diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi global dengan mengoptimalkan kearifan lokal, sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang sehat bagi para pelaku usaha di Sulawesi Barat.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Sulbarupdate
