Aktivis Desak Pemkab Mamasa Pasang Rambu Lalin di Jalur Anak Sekolah dan Mobil MBG
- account_circle Ancha
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- visibility 785
- comment 0 komentar

Mawar Apriani, seorang aktivis dari Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Dok/ Sulbarupdate
Mamasa, Sulbarupdate.id – Seorang aktivis muda dari Tabulahan, Mawar Apriani, desak Pemerintah Kabupaten Mamasa segera memasang rambu lalu lintas (Lalin) pada ruas jalan poros Mamasa–Mamuju.
Penekanan diberikan pada segmen jalan yang vital karena menjadi akses harian bagi anak-anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMK, sekaligus merupakan rute tetap Mobil Makanan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional.
Melalui unggahan di platform media sosial, Mahasiswi Unasman itu menilai bahwa aspek keselamatan para pelajar dan pengguna jalan lainnya memerlukan atensi serius dan tindakan konkret dari otoritas pemerintahan daerah.
“Pemerintah daerah melalui dinas terkait seyogianya segera mendirikan rambu lalu lintas, mengingat jalur ini merupakan lintasan utama anak-anak sekolah sekaligus jalur operasional Mobil Makanan Bergizi Gratis MBG dari Badan Gizi Nasional,” tegasnya.
Mawar secara spesifik menyoroti kondisi jalan poros Mamuju–Mamasa, terutama di wilayah Desa Malatiro, yang memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan.
Kondisi tersebut mencakup tikungan dengan keterbatasan jarak pandang dan area yang sepenuhnya minim penanda peringatan.
Ketiadaan rambu keselamatan dikhawatirkan menyebabkan pengemudi lalai atau tidak sigap dalam merespons aktivitas padat pelajar serta keberadaan kendaraan layanan publik esensial seperti MBG.
Seruan ini secara langsung ditujukan kepada instansi terkait agar sesegera mungkin melaksanakan peninjauan lapangan dan memasang rambu peringatan yang relevan.
Rambu-rambu yang dibutuhkan mencakup tanda “Hati-hati Anak Sekolah,” penentuan batas kecepatan, serta indikator jalur khusus bagi kendaraan layanan publik.
Desakan yang disampaikan aktivis ini mendapat dukungan luas dari masyarakat setempat.
Warga menaruh harapan besar agar pemerintah daerah dapat bertindak responsif dan cepat guna menjamin keselamatan pelajar serta kelancaran distribusi layanan MBG.
Hingga berita ini diterbitkan, publik masih menantikan tanggapan resmi dan langkah tindak lanjut dari pihak-pihak yang berwenang.
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim editor
