Polres Mamasa Bongkar Arena Judi Sambung Ayam di Kariango
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- visibility 313
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dalam rangka Operasi Pekat Marano 2026, personel gabungan Polres Mamasa melakukan pembubaran dan pembongkaran arena judi sabung ayam di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Jumat (30/01/2026).
Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap aktivitas perjudian di wilayah tersebut.
Operasi yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dipimpin langsung oleh AKP Muhammad Jalil, dengan melibatkan sejumlah perwira tinggi Polres Mamasa, di antaranya AKP Muh Ilyas, IPTU Drones Ma’dika, IPTU Bongalangi, IPDA John Franklin, dan IPDA Riswandi.
Setibanya di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung. Diduga, para pelaku telah mencium kedatangan aparat dan melarikan diri sebelum petugas sampai di titik koordinat.
“Berdasarkan hasil monitoring, lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat judi sabung ayam. Meski saat tiba lokasi sudah kosong, kami tetap melakukan tindakan tegas berupa pembongkaran sarana,” ujar AKP Muhammad Jalil.
Guna memastikan arena tersebut tidak digunakan kembali, petugas merobohkan seluruh fasilitas yang ada.
Adapun barang bukti yang diamankan di lokasi diantaranya tiga lembar tenda biru, tiga gunung terpal hitam, satu set perlengkapan judi bola – bola dan dua buah sekop kecil.
Pihak kepolisian menyayangkan adanya oknum yang menyalahgunakan kegiatan adat sebagai kedok untuk memuluskan praktik perjudian.
Desa Kariango sendiri tercatat sebagai lokasi yang sudah berulang kali ditertibkan, namun aktivitas serupa kembali muncul di titik-titik tersembunyi di sekitarnya.
Selain melakukan pembongkaran, Polres Mamasa juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memberikan imbauan kepada warga.
Masyarakat diminta proaktif melaporkan segala bentuk praktik perjudian yang merusak tatanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami tegaskan, Polres Mamasa akan terus melakukan penertiban. Tidak ada ruang bagi praktik perjudian yang bersembunyi di balik tameng kegiatan adat,” tegas pihak Polres (*)
- Penulis: Ancha
