Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 480
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 tahun ini menjadi pemantik diskusi serius mengenai arah gerak organisasi hijau-hitam tersebut.

Di tengah perayaan seremonial, muncul seruan kuat agar HMI kembali pada khittah perjuangan yakni menjaga keseimbangan antara nafas Keislaman dan Keindonesiaan.

​Kader HMI Cabang Manakarra, Akbar, dalam refleksi kritisnya menyampaikan bahwa HMI tidak boleh hanya terjebak dalam romantisme sejarah sebagai pencetak intelektual muslim dan pejabat publik.

Menurutnya, kehadiran alumni di ruang strategis pemerintahan seharusnya linear dengan perubahan struktur masyarakat yang lebih adil.

​Akbar menyoroti adanya fenomena stagnasi gerakan yang disebabkan oleh polarisasi kepentingan internal.

Ia mengutip teori Iron Law of Oligarchy dari Robert Michels untuk menggambarkan potensi HMI dikuasai oleh elite kecil yang mengaburkan tujuan awal organisasi demi kepentingan materi.

​”HMI seringkali dijadikan alat politik kekuasaan dan sarana akumulasi kepentingan materi, alih-alih sebagai wadah perjuangan ideologis,” ujar Akbar dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

​Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan yang sepihak dan pengabaian konstitusi organisasi melahirkan pemimpin yang hanya menjadi “pion politik praktis”.

Fenomena ini ia sebut sebagai praktik politik yang jauh dari konsep value-based politics (politik nilai) yang diwariskan oleh Nurcholish Madjid.

​Dalam kacamata sosiologis, keberhasilan organisasi diukur dari dampak struktural bagi masyarakat, bukan sekadar jumlah elit yang dihasilkan.

Akbar menekankan pentingnya kader untuk menjadi subjek perjuangan, bukan alat bagi oknum senior yang sekadar ingin mengisi “bantal dapur” atau kepentingan pribadi.

​”Kita harus jujur, ada oknum yang memanfaatkan HMI sebagai ‘parasit internal’—menggerogoti tubuh organisasi tanpa memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

​Meski melontarkan kritik tajam, optimisme tetap disuarakan. Sejarah mencatat bahwa HMI lahir dari kegelisahan intelektual dan keberanian moral.

Akbar meyakini bahwa mereka yang menggunakan HMI untuk jalan yang keliru pada akhirnya akan tergerus oleh integritasnya sendiri.

​”Nama boleh dikenal sebagai figur berpengaruh, tetapi pengaruh tanpa integritas hanyalah kehampaan. Kehidupan seseorang diukur dari sejauh mana ia hadir saat organisasi dan umat benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

​Melalui momentum Milad ini, kader HMI diharapkan mampu melakukan refleksi mendalam agar organisasi ini kembali tegak sebagai organisasi perjuangan yang berdaulat, adil, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita pendiriannya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

  • Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual pada Senin, 15 Desember 2025. Rakor ini diikuti oleh Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh, bersama […]

  • Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

    Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar pembinaan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah kawasan Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Kamis (27/8/2026). Penertiban dilakukan tim gabungan lintas-instansi sebagai bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman. Program tersebut sekaligus mendukung agenda penataan kota melalui program […]

  • Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa menyatakan sikap tegas untuk mengawal dugaan kasus korupsi infrastruktur di Kabupaten Mamasa.  Melalui pamflet aksi yang beredar luas, massa berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat pada hari Senin mendatang. Aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat mangkraknya […]

  • Beda dari Jokowi, Kaesang Bagikan KTA PSI Berchip Emas untuk Kader di Daerah Terpencil

    Beda dari Jokowi, Kaesang Bagikan KTA PSI Berchip Emas untuk Kader di Daerah Terpencil

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, melakukan aksi unik dengan membagikan Kartu Tanda Anggota (KTA) khusus yang dilengkapi dengan chip emas kepada kadernya. Hal ini dilakukan Kaesang saat bertemu dengan kader dari wilayah terjauh dalam sebuah agenda partai baru-baru ini. Penerima KTA istimewa tersebut berasal dari Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan […]

  • Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan adanya belatung dalam sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Video tersebut sontak memicu reaksi keras dari warganet setelah diketahui terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dalam potongan video yang beredar, terlihat benda asing menyerupai belatung berada […]

expand_less