Banjir Kepung Mamuju Tengah, Berikut Jumlah Desa Terdampak
- account_circle Ancha
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- visibility 337
- comment 0 komentar

Dok. Istimewa
Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah melaporkan sejumlah wilayah terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda pada periode 7 hingga 8 Januari 2026.
Hingga kini tercatat lima titik di tiga kecamatan terdampak luapan air dengan tingkat kerawanan yang bervariasi.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan resmi BPBD Mateng, pada Kamis 8 Januari 2026, berikut rincian wilayah yang terdampak.
Wilayah Kecamatan Budong-Budong dan Karossa
Di Kecamatan Budong-Budong, Dusun Palopo yang terletak di Desa Barakkang menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup signifikan.
Dilaporkan sebanyak kurang lebih 20 Kepala Keluarga (KK) terdampak oleh genangan air.
Sementara itu, di Kecamatan Karossa, banjir dilaporkan melanda dua titik utama Desa Lara sebanyak 8 KK di Dusun Sampoang terdampak luapan air.
Desa Karossa Di Dusun Mora Tengah, petugas saat ini masih melakukan pemantauan intensif.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Tobadak. Dua desa, yakni Desa Saloadak dan Desa Mahahe, saat ini masih dalam status pemantauan.
Tim reaksi cepat dilaporkan sedang berada di lapangan untuk melakukan proses assessment guna mendata total kerugian material maupun jumlah warga yang membutuhkan evakuasi.
Langkah Penanganan
Pihak BPBD Mamuju Tengah mengonfirmasi bahwa tim telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih fluktuatif di wilayah Sulawesi Barat.
“Kami masih terus mengumpulkan data dari lapangan, terutama untuk wilayah di Kecamatan Karossa dan Tobadak yang saat ini masih dalam proses pendataan mendalam,” tulis laporan resmi Pusdatin BPBD Mateng.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun BPBD terus bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi adanya banjir susulan.(*)
- Penulis: Ancha
- Sumber: Pusdatin BPBD Mateng
