Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Pegunungan Bantimurung
- account_circle Ancha
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026
- visibility 201
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).
Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pencarian intensif yang difokuskan pada kawasan pegunungan kapur.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa target operasi pencarian berada di kawasan Pegunungan Kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Maros.
“Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros. Basarnas juga telah mendirikan posko darurat di dekat lokasi tersebut,” ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta.
Untuk mempercepat proses evakuasi dan pemantauan udara, TNI Angkatan Udara bersama Basarnas dijadwalkan mengerahkan helikopter pada pukul 16.25 WITA.
Kronologi Kejadian
Pesawat dengan nomor seri 611 buatan tahun 2000 tersebut terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG). Pesawat dipimpin oleh pilot in command Captain Andy Dahananto.
Berdasarkan data kronologis Kemenhub, pukul 04.23 UTC: Air Traffic Control (ATC) Makassar mengarahkan pesawat untuk melakukan pendekatan (approach) ke landasan pacu (runway) 21.
Petugas ATC mendeteksi pesawat keluar dari jalur pendekatan yang seharusnya. ATC memberikan arahan koreksi posisi dan instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.
Sesaat setelah instruksi terakhir diberikan, komunikasi dengan awak pesawat terputus sepenuhnya.
Menyikapi hilangnya kontak tersebut, pihak ATC langsung menetapkan status DETRESFA (distress phase), yaitu fase darurat tertinggi yang menunjukkan adanya kepastian pesawat dalam keadaan bahaya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencapai titik koordinat yang diduga menjadi lokasi terakhir pesawat sebelum hilang dari radar.
Diberitakan sebelumnya, Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang.
Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros.(*)
- Penulis: Ancha
