Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 781
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Aliansi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulbar bersama Tenaga Honorer Nakes dan Guru di Mamuju menggelar aksi damai pada Minggu, 4 Januari 2026 di Kantor Bupati Mamuju.

Unjuk rasa tersebut diwarnai dengan kekecewaan dan keributan. Pasalnya, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi belum menemui massa aksi hingga massa aksi memilih beristirahat dengan mendirikan tenda di sekitar Kantor Bupati Mamuju.

Eskalasi tensi aksi meningkat saat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Mamuju dan Kepolisian dari Polresta Mamuju mencoba membubarkan massa aksi yang berada di sekitar Kantor Bupati Mamuju.

Ketegangan pun terjadi antara massa aksi dan anggota Polresta Mamuju yang dipimpin langsung Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi saat hendak membubarkan massa aksi dari lingkungan pagar kantor Bupati Mamuju, karena di anggap menganggu ketertiban umum.

Ketua Umum IPMAPUS Sulbar, Akbar Saputra selaku penanggunjawab aksi yang sempat bersitegang dengan aparat kepolisian polresta mamuju, menyampaikam kekecewaannya atas tindakan represif anggota kepolisian polresta mamuju yang ingin membubarkan massa aksi secara paksa dan cenderung arogan, hingga terjadi kontak fisik antara massa aksi dan personil kepolisian polresta mamuju.

“Saya menyayangkan tindakan anggota polisi yang arogan dan represif terhadap massa aksi yang notabene masyarakat, padahal kami datang menuntut hak kami bersama warga masyarakat agar tercover dalam SK PPPK, tindakan yang dilakukan aparat kepolisian hingga mendorong kami adalah perbuatan yang tercela sebagai pengayom masyarakat dan yang paling disayangkan karna Pak Kapolres ada disana, justru tidak menegur anggotanya yang represif. Pak Kapolres justru ikut melakukan upaya pukul mundur secara paksa kepada kami dan warga masyarakat yang tergabung dalam aliansi” Ucap Akbar

Atas kejadian tersebut, pihaknya meminta kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengevaluasi jajaran personil polresta mamuju yang represif, secara khusus melakukan evaluasi terhadap Kapolresta Mamuju.

“Kami berharap pak Kapolri segera melakukan evaluasi, masyarakat mamuju dan seluruh rakyat di indonesia tidak ada yang suka polisi arogan dan berjarak dengan masyarakat, karna jika kepolisian justru menghalangi perjuangan masyarakat maka kita patut pertanyakan independensinya apalagi jika memilih menjadi tembok penguasa akan menimbulkan banyak spekulasi pemikiran,” tegas Akbar.

Akbar juga berharap agar pihak kepolisian fokus menyelesaikan banyaknya kasus yang ditangani polresta mamuju, bukan justru menekan masyarakat yang menuntut haknya.

“Harusnya dengan tumpukan kasus yang mereka tangani itu diselesaikan, bukan justru menekan masyarakat yang menuntut haknya” Kunci Akbar.

Sekedar diketahui bahwa Aksi tersebut dalam rangka mempertanyakan dan memperjuangkan 1001 Nakes dan Guru yang belum tercover dalam SK PPPK yang rencananya akan dilantik pada hari senin, 5 januari 2026, alasan itu juga sehingga massa aksi memilih mendahului pelantikan dengan melakukan unjuk rasa pada minggu, 4 januari 2026.

Menurut informasi repoter sulbarupdate.id yang melakukan wawanca langsung dengan penanggunjawab aksi bahwa pada hari senin, 5 januari 2026 masih akan dilangsungkan aksi di kantor bupati mamuju, hingga tuntutan mereka terpenuhi.(*)

Ket. Gambar: Aksi Aliansi IPMAPUS Sulbar dan Tenaga Honorer Nakes dan Guru di Kantor Bupati Mamuju, Menuntut kejelasan status mereka sebagai PPPK. Minggu, 4 Januari 2026 (Dok. Sulbarupdate.id).

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Mateng Adakan Pangan Murah

    Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Mateng Adakan Pangan Murah

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat, 13 Februari 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) menjelang bulan suci Ramadan. ​Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di tingkat nasional ini dipusatkan di halaman Masjid Al-Hidayah, […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

  • Percobaan Pemerkosaan di Toraja, Pelaku Ditangkap Usai Kepergok Suami Korban

    Percobaan Pemerkosaan di Toraja, Pelaku Ditangkap Usai Kepergok Suami Korban

    • 0Komentar

    TORAJA UTARA, Sulbarupdate.id – Kasus percobaan pemerkosaan menggemparkan warga Jalan Serang, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, pada Selasa malam (20/1/2026). Seorang pria berinisial JT (30) kini mendekam di sel tahanan Mapolres Toraja Utara setelah tertangkap basah saat mencoba melecehkan korbannya. Kronologi Kejadian Peristiwa bermula saat korban, ABA (27), hendak ke kamar mandi umum […]

  • Bapperida Sulbar dan DPD RI, Bahas Tantangan dan Arah Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar dan DPD RI, Bahas Tantangan dan Arah Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, terima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Perwakilan Sulbar, Jupri Mahmud. Kunjungan kerja ini berlangsung di Kantor DPD RI Sulbar, Mamuju, Kabupaten Mamuju, Selasa, 16 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan mendapatkan gambaran komprehensif kondisi pembangunan Sulbar dari […]

  • Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Tim Unit Reserse Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, amankan seorang pemuda berinisial AJ (23), Kecamatan Budong-Budong, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.  Ia diduga terlibat dalam perkara kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun (Anak di bawah umur). Kasat Reskrim Polres […]

  • BREAKING NEWS: 10 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Sulbar, 2 Jabatan Tertunda

    BREAKING NEWS: 10 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Sulbar, 2 Jabatan Tertunda

    • 0Komentar

    Mamuju– Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) resmi melantik dan mengambil sumpah 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Pelantikan digelar di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 19 Desember 2025. Suhardi Duka memastikan proses pelantikan sudah sesuai mekanisme seleksi terbuka yang berlaku. “Setelah Pansel, kemudian tiga besar masuk di Gubernur, kita […]

expand_less