Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 714
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Aliansi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulbar bersama Tenaga Honorer Nakes dan Guru di Mamuju menggelar aksi damai pada Minggu, 4 Januari 2026 di Kantor Bupati Mamuju.

Unjuk rasa tersebut diwarnai dengan kekecewaan dan keributan. Pasalnya, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi belum menemui massa aksi hingga massa aksi memilih beristirahat dengan mendirikan tenda di sekitar Kantor Bupati Mamuju.

Eskalasi tensi aksi meningkat saat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Mamuju dan Kepolisian dari Polresta Mamuju mencoba membubarkan massa aksi yang berada di sekitar Kantor Bupati Mamuju.

Ketegangan pun terjadi antara massa aksi dan anggota Polresta Mamuju yang dipimpin langsung Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi saat hendak membubarkan massa aksi dari lingkungan pagar kantor Bupati Mamuju, karena di anggap menganggu ketertiban umum.

Ketua Umum IPMAPUS Sulbar, Akbar Saputra selaku penanggunjawab aksi yang sempat bersitegang dengan aparat kepolisian polresta mamuju, menyampaikam kekecewaannya atas tindakan represif anggota kepolisian polresta mamuju yang ingin membubarkan massa aksi secara paksa dan cenderung arogan, hingga terjadi kontak fisik antara massa aksi dan personil kepolisian polresta mamuju.

“Saya menyayangkan tindakan anggota polisi yang arogan dan represif terhadap massa aksi yang notabene masyarakat, padahal kami datang menuntut hak kami bersama warga masyarakat agar tercover dalam SK PPPK, tindakan yang dilakukan aparat kepolisian hingga mendorong kami adalah perbuatan yang tercela sebagai pengayom masyarakat dan yang paling disayangkan karna Pak Kapolres ada disana, justru tidak menegur anggotanya yang represif. Pak Kapolres justru ikut melakukan upaya pukul mundur secara paksa kepada kami dan warga masyarakat yang tergabung dalam aliansi” Ucap Akbar

Atas kejadian tersebut, pihaknya meminta kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk mengevaluasi jajaran personil polresta mamuju yang represif, secara khusus melakukan evaluasi terhadap Kapolresta Mamuju.

“Kami berharap pak Kapolri segera melakukan evaluasi, masyarakat mamuju dan seluruh rakyat di indonesia tidak ada yang suka polisi arogan dan berjarak dengan masyarakat, karna jika kepolisian justru menghalangi perjuangan masyarakat maka kita patut pertanyakan independensinya apalagi jika memilih menjadi tembok penguasa akan menimbulkan banyak spekulasi pemikiran,” tegas Akbar.

Akbar juga berharap agar pihak kepolisian fokus menyelesaikan banyaknya kasus yang ditangani polresta mamuju, bukan justru menekan masyarakat yang menuntut haknya.

“Harusnya dengan tumpukan kasus yang mereka tangani itu diselesaikan, bukan justru menekan masyarakat yang menuntut haknya” Kunci Akbar.

Sekedar diketahui bahwa Aksi tersebut dalam rangka mempertanyakan dan memperjuangkan 1001 Nakes dan Guru yang belum tercover dalam SK PPPK yang rencananya akan dilantik pada hari senin, 5 januari 2026, alasan itu juga sehingga massa aksi memilih mendahului pelantikan dengan melakukan unjuk rasa pada minggu, 4 januari 2026.

Menurut informasi repoter sulbarupdate.id yang melakukan wawanca langsung dengan penanggunjawab aksi bahwa pada hari senin, 5 januari 2026 masih akan dilangsungkan aksi di kantor bupati mamuju, hingga tuntutan mereka terpenuhi.(*)

Ket. Gambar: Aksi Aliansi IPMAPUS Sulbar dan Tenaga Honorer Nakes dan Guru di Kantor Bupati Mamuju, Menuntut kejelasan status mereka sebagai PPPK. Minggu, 4 Januari 2026 (Dok. Sulbarupdate.id).

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Rencana perombakan struktur birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga saat ini, jadwal pasti pelaksanaan pelantikan bagi pejabat Eselon III dan Eselon IV belum mencapai titik final. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mamasa, Andi Baso Parjuni, saat dikonfirmasi tim Sulbarupdate.id pada Selasa (12/1/2026), belum dapat […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

  • Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong. Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah. ​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus […]

  • Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil membongkar sepuluh kasus tindak pidana narkotika selama periode April hingga Juni 2026.  Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 17 orang tersangka yang seluruhnya merupakan usia dewasa. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Arie Prayetno, menyampaikan, para tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda. Sebanyak sembilan orang […]

  • Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patroli Polsek Kota Mamuju berhasil menggagalkan aksi kriminalitas berat yang menyasar seorang remaja perempuan berinisial ZR (17). Korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan leher terjerat kabel di samping Bengkel, Jalan Ir. Juanda, Mamuju, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju, Ipda Ari Zulkipli, mengatakan bahwa […]

  • Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Kegiatan Agroforestri (wanatani) tahun anggaran 2023 di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menuai protes. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut dinilai gagal memenuhi target pertumbuhan tanaman yang telah disepakati sejak awal. ​Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengungkapkan kekecewaannya setelah meninjau langsung lokasi penanaman di Dusun Salulotong. Ia menyebut […]

expand_less