Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun. Ia menilai aksi itu sebagai bentuk premanisme yang mencederai nilai kemanusiaan dan hukum.

“Kami mengecam keras tindakan pengecut dan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum SPPG terhadap kader kami. Ini bukan hanya penyerangan fisik, tetapi ancaman nyata terhadap ruang aman berorganisasi dan nilai HAM di Sulawesi Barat,” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).

Akbar menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan untuk memperkuat laporan hukum. PKC PMII Sulbar mendesak aparat kepolisian, khususnya Polresta Mamuju, untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan objektif.

Dalam pernyataan sikapnya, PKC PMII Sulbar melayangkan tiga tuntutan utama kepada aparat penegak hukum.

Pihaknya mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum seluruh oknum SPPG yang terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Pihaknya juga meminta aparat memberikan jaminan keamanan bagi korban dan saksi selama proses hukum berjalan.

Mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat di Sulbar untuk menolak segala bentuk kekerasan dalam dinamika gerakan.

Mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, Akbar mengimbau seluruh kader dan simpatisan PMII di Sulawesi Barat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan secara anarkis. Kendati demikian, ia meminta seluruh pengurus untuk tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami instruksikan kepada seluruh sahabat PMII se-Sulbar untuk merapatkan barisan. Kita kawal kasus ini bersama-sama agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Jika pihak kepolisian lambat merespons, kami siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkas Akbar.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Mamuju Tengah 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat

    Lakalantas di Jalur Trans Sulawesi Mamuju Tengah 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Minggu (30/8)2026) sekitar pukul 13.40 Wita. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka berat. Kecelakaan melibatkan truk bernomor polisi DC 8401 MC dan […]

  • Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Mamuju – Sebanyak 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sulawesi Barat dijadwalkan mengalami penangguhan sementara (suspend) mulai Kamis, 2 April 2026. Kebijakan tersebut merupakan langkah dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk penertiban terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar. Kepala Regional BGN Sulbar, Firazh, saat ditemui di Gedung DPRD Sulbar Rabu […]

  • Truk Box Pemuat Bahan Campuran Terperosok ke Jurang di Mamuju Tengah

    Truk Box Pemuat Bahan Campuran Terperosok ke Jurang di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPAYO, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil truk box berwarna hijau di Jalan Poros Provinsi, tepatnya di Kilo 2, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Jumat pagi (13/2/2026). ​Insiden yang terjadi, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. Dilaporkan sang sopir, Marwan (36), mengalami luka-luka dan harus dievakuasi ke puskesmas terdekat […]

  • Serah Terimah Aset dan SK DPD NasDem Mamasa Kepada Pengurus Baru

    Serah Terimah Aset dan SK DPD NasDem Mamasa Kepada Pengurus Baru

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mamasa resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi serah terima Surat Keputusan (SK) dan aset partai dari pengurus lama kepada pengurus baru berlangsung khidmat di Sekretariat Partai NasDem, Turunan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Minggu (01/02/2026). Penyerahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Ketua DPD NasDem sebelumnya, […]

  • Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

    Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pembangunan 13 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, hingga kini belum menunjukkan aktivitas operasional.  Padahal, proyek yang menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dikabarkan telah rampung sejak Desember 2025 lalu. ​Dua di antara dapur SPPG […]

expand_less