PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju
- account_circle Ancha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun. Ia menilai aksi itu sebagai bentuk premanisme yang mencederai nilai kemanusiaan dan hukum.
“Kami mengecam keras tindakan pengecut dan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum SPPG terhadap kader kami. Ini bukan hanya penyerangan fisik, tetapi ancaman nyata terhadap ruang aman berorganisasi dan nilai HAM di Sulawesi Barat,” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).
Akbar menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan untuk memperkuat laporan hukum. PKC PMII Sulbar mendesak aparat kepolisian, khususnya Polresta Mamuju, untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan objektif.
Dalam pernyataan sikapnya, PKC PMII Sulbar melayangkan tiga tuntutan utama kepada aparat penegak hukum.
Pihaknya mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum seluruh oknum SPPG yang terlibat dalam aksi pengeroyokan.
Pihaknya juga meminta aparat memberikan jaminan keamanan bagi korban dan saksi selama proses hukum berjalan.
Mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat di Sulbar untuk menolak segala bentuk kekerasan dalam dinamika gerakan.
Mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, Akbar mengimbau seluruh kader dan simpatisan PMII di Sulawesi Barat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan secara anarkis. Kendati demikian, ia meminta seluruh pengurus untuk tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.
“Kami instruksikan kepada seluruh sahabat PMII se-Sulbar untuk merapatkan barisan. Kita kawal kasus ini bersama-sama agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Jika pihak kepolisian lambat merespons, kami siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkas Akbar.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
