Pemuda di Polman Bersimbah Darah Tertusuk Senjata Tajam, Pelaku Diburu Polisi
- account_circle Ancha
- calendar_month Kam, 28 Mei 2026
- visibility 51
- comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Seorang pemuda di Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Muh. Padli (20) jadi korban kekerasan bersenjata tajam.
Tindakan kriminal tersebut dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Dusun Kediri, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (27/5/2026) dini hari.
Korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Depu Polman, karena pendarahan hebat setelah tertusuk senjata tajam (Sajam) oleh pelaku.
Sementara terduga pelaku melarikan diri usai lukai korban.
Sat Reskrim Polres Polman bersama Polsek Urban Wonomulyo kini tengah memburu terduga pelaku.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan data yang dihimpun Sulbarupdate.id, peristiwa berdarah ini bermula sekira pukul 01.00 WITA. Saat itu, korban bersama rekannya, M. Takbir (23), sedang berboncengan sepeda motor untuk membeli nasi kuning.
Ketika melintas di Lingkungan Kampung Baru, mereka berpapasan dengan tiga pemuda misterius yang berboncengan satu motor.
Para pelaku sempat memanggil korban dengan modus meminta tolong, namun korban yang merasa curiga memilih untuk mengabaikannya.
Tak disangka, para pelaku justru berbalik arah dan mengejar korban. Aksi kejar-kejaran tersebut berakhir di halaman rumah sepupu korban di Dusun Kediri, Desa Sidorejo.
”Setibanya di lokasi, salah seorang pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka tusuk di pinggang kiri dan luka robek di lengan kiri,” ungkap PS. Pamapta Polsek Urban Wonomulyo, AIPTU Sapiuddin, Kamis (28/5/2026).
Usai membacok korban, ketiga pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Street warna hitam tersebut langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.
Pihak kepolisian baru menerima laporan insiden ini sekira pukul 02.00 WITA, setelah korban dievakuasi oleh keluarganya ke Puskesmas Wonomulyo.
Dipimpin oleh AIPTU Sapiuddin, personel gabungan langsung meluncur ke puskesmas untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).
Karena luka tusuk yang diderita cukup parah, korban dirujuk dari Puskesmas Wonomulyo ke Rumah Sakit (RS) Hj. Andi Depu Polewali guna mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam atas insiden yang meresahkan warga ini. Polisi menduga senjata tajam yang digunakan pelaku adalah sejenis parang atau celurit.
”Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara serius, khususnya terkait tindak pidana yang mengancam keselamatan jiwa. Saat ini personel kami bersama Sat Reskrim masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan menangkap para pelaku,” tegas AKP Sandy.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi demi menguak motif di balik penyerangan brutal tersebut.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
