Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Demo di DPRD Sulbar Ricuh, Ketua Umum IMM Diduga Jadi Korban Pemukulan Polisi

Demo di DPRD Sulbar Ricuh, Ketua Umum IMM Diduga Jadi Korban Pemukulan Polisi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (23/6/2026) berakhir ricuh. 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulbar, Albar Syam, diduga menjadi korban tindakan represif oleh aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi.

Peristiwa bermula saat massa aksi mendesak untuk bertemu dengan pimpinan DPRD Sulbar guna menyampaikan tuntutan mereka. Namun, karena pimpinan dewan tak kunjung menemui massa, situasi di lapangan mulai memanas. 

Massa yang kecewa kemudian berniat melakukan penyegelan kantor DPRD, hingga memicu gesekan fisik dengan aparat keamanan.

Albar Syam mengungkapkan bahwa dirinya justru menjadi sasaran pemukulan saat mencoba menenangkan situasi dan melerai bentrokan antara mahasiswa dan polisi.

“Massa aksi tidak ditemui pimpinan DPRD, akhirnya massa mau menyegel (kantor) dan terjadilah gesekan. Saya mencoba melerai, tetapi justru menjadi sasaran pemukulan oleh pihak kepolisian,” ujar Albar saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2026).

Akibat insiden tersebut, Albar dilaporkan mengalami luka memar di bagian wajah.

Merespons insiden ini, Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik DPD IMM Sulbar, Irwan Japaruddin, mengecam keras tindakan dugaan brutalitas yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut. 

Menurut Irwan, kepolisian seharusnya bertindak sebagai fasilitator dan melakukan mitigasi humanis, bukan justru melakukan kekerasan.

“Harusnya kepolisian bisa memitigasi dan menjadi fasilitator terhadap tuntutan massa aksi,” tegas Irwan.

Irwan menilai kejadian ini menambah daftar panjang catatan buruk terkait penanganan massa oleh aparat kepolisian di lapangan. Atas dasar itu, DPD IMM Sulbar secara tegas memberikan ultimatum kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami memberikan waktu kepada Polda Sulbar 2 x 24 jam untuk mengusut secara tuntas dan memproses hukum oknum polisi yang melakukan penyerangan kepada Ketua Umum DPD IMM Sulbar,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan represif tersebut bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri, yang berulang kali menegaskan agar institusi kepolisian bertindak humanis dan menjadi pengayom masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pemukulan dan tuntutan yang diajukan oleh DPD IMM Sulbar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat melalui penguatan sinergi dan komunikasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Administrasi Klaim, Penggunaan dan Penanganan Kendala Aplikasi dalam Pengelolaan Klaim bersama BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/01/2026). Upaya ini merupakan bagian dari dukungan RSUD […]

  • Bupati Mamasa Bersama Forkopimda Matangkan Persiapan Penilaian Adipura

    Bupati Mamasa Bersama Forkopimda Matangkan Persiapan Penilaian Adipura

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa mulai mematangkan persiapan menghadapi penilaian Adipura. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang melibatkan Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Senin (5/10/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan berbagai sektor yang menjadi bagian penting dalam penilaian Adipura, mulai dari kebersihan, pengelolaan sampah, […]

  • Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

    Jalan Terancam Lumpuh, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak BPJN Sulbar Siaga Penuh

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Musim hujan kembali menjadi momok bagi Kabupaten Mamasa. Di balik hijaunya perbukitan yang membentang, tersimpan ancaman serius yang setiap saat bisa memutus denyut kehidupan masyarakat. Intensitas hujan yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir telah memperparah kondisi tanah yang sejak awal memang rapuh dan labil. Hampir tak ada ruas jalan poros di […]

  • Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) Idham Halik turun langsung memantau persiapan pembersihan lahan lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis, 18 Desember 2025. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. […]

  • Atap Lapuk Rumah Nenek Hanna di Mamasa dan “Mata Penguasa yang Terpejam”

    Atap Lapuk Rumah Nenek Hanna di Mamasa dan “Mata Penguasa yang Terpejam”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di balik tegaknya pilar-pilar megah Rumah Jabatan Wakil Bupati Mamasa, berdiri sebuah struktur kayu yang lapuk dimakan usia dan waktu. Dindingnya hanya susunan papan berkerut dan lembaran seng bekas yang saling tumpang-tindih. Di kala hujan mengguyur Desa Rante Tangga, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), air leluasa menerobos celah-celah atap, membasahi […]

  • Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

    Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berujung bentrokan dengan aparat kepolisian. Bentrokan tersebut terjadi dalam tiga kali aksi terpisah sejak awal Januari 2026 dan menyebabkan puluhan orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka. Aksi pertama berlangsung di depan Kantor Bupati Mamuju pada Senin, 5 Januari 2026. Dalam aksi […]

expand_less