Pemkab Mamasa Terima Bantuan 7 Unit Motor Sampah dari PLN Bakaru dan Bank Sulselbar
- account_circle Whelson
- calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah (Otoda) di Kabupaten Mamasa tahun 2026 menjadi langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Mamasa menerima bantuan sedikitnya 7 unit motor gerobak pengangkut sampah dari mitra sektor swasta dan perbankan, Sabtu (2/5/2026).
Bantuan tersebut terdiri dari 3 unit dari PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bakaru dan 4 unit dari Bank BPD Sulselbar.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Lapangan Kondosapata, Mamasa, usai upacara peringatan Hardiknas yang dirangkaikan dengan penutupan kegiatan “Bulan Mamase 2026”.
Perwakilan PT PLN Nusantara Power Bakaru menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari program kepedulian lingkungan.
Fokus utamanya adalah pemeliharaan Sungai Mamasa yang merupakan bagian vital dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddan.
“Sungai Mamasa adalah sumber energi utama bagi pembangkit listrik kami. Bantuan ini adalah komitmen PLN dalam menjaga ekosistem sungai agar tetap bersih dari limbah sampah,” ujar perwakilan manajemen PLN Bakaru.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Wakil Bupati H. Sudirman dan jajaran Forkopimda, menerima langsung armada kebersihan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan wilayah Mamasa.
Welem menekankan, Motor sampah akan dikerahkan untuk menjangkau area yang sulit diakses truk sampah besar.
Ia juga mengimbau warga untuk berhenti membuang sampah ke aliran sungai demi keberlangsungan ekosistem dan energi.
Welem berharap kerja sama pemeliharaan lingkungan di wilayah DAS Saddan terus ditingkatkan di masa mendatang.
“Kami sangat berterima kasih. Ini adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat Mamasa untuk menjaga kebersihan dan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” tegas Welem Sambolangi.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
