Breaking News
light_mode
Beranda » Pasangkayu » Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 27 Des 2025
  • visibility 399
  • comment 0 komentar

PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, memasuki fase krusial.

Korban dinyatakan hilang secara misterius saat melaut sejak Sabtu 20 Desember 2025 pekan lalu.

Sepekan hilangnya Hasanuddin secara misterius meninggalkan duka mendalam serta teka-teki bagi pihak keluarga.

Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hasanuddin bertolak menuju laut lepas pada Sabtu lalu sekitar pukul 03.00 WITA dini hari.

Namun, kecemasan mulai menyelimuti pihak keluarga ketika korban tak kunjung merapat ke dermaga hingga dua hari berselang.

Kekhawatiran tersebut berujung pada pelaporan resmi ke pihak kepolisian pada Kamis 25 Desember lalu. Laporan itu kemudian segera diteruskan ke Basarnas untuk langkah evakuasi.

Jamaluddin, salah satu anggota keluarga, mengungkapkan bahwa dirinya sempat membantu korban memperbaiki kerusakan mesin perahu sebelum keberangkatan.

Ia bahkan telah memberikan imbauan keras agar korban menunda aktivitas melaut mengingat kondisi mekanis perahu yang belum prima.

“Saya sudah melarangnya untuk melaut karena kondisi mesin belum sepenuhnya normal. Namun, tanpa sepengetahuan kami, ia tetap berangkat sekitar pukul tiga subuh,” ujar Jamaluddin.

Penemuan Bukti dan Titik Terang di Sulteng

Setelah berhari-hari tanpa kabar, titik terang muncul melalui informasi yang beredar di jagat maya.

Sejumlah barang milik korban, mulai dari kotak peralatan (box tool), perangkat komunikasi, hingga identitas diri, ditemukan oleh warga di wilayah Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Tak lama kemudian, informasi krusial kembali hadir mengenai penemuan perahu korban oleh seorang nelayan bernama Ritman di wilayah Banawa Selatan.

Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Pasangkayu dan BPBD Pasangkayu segera bergerak menuju Dusun Kulolu untuk memverifikasi temuan tersebut.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan perahu korban dalam kondisi mesin yang telah terurai.

Berdasarkan kesaksian Ritman, perahu tersebut ditemukan terombang-ambing di posisi sekitar 18 mil laut (Nautical Miles) di perairan lepas yang menjadi perbatasan antara Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.

Operasi Pencarian Hari Kedua

Kuat dugaan bahwa Hasanuddin menjadi korban cuaca ekstrem dan badai yang mengakibatkan dirinya terhempas dari perahu saat mengalami kendala mesin di tengah laut.

Hingga saat ini, Operasi SAR gabungan telah memasuki hari kedua pencarian dengan fokus penyisiran dari perairan Sarjo menuju arah utara.

Operasi skala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai instansi yakni, Unit Siaga SAR Pasangkayu (Basarnas), Sat Polairud, Polres Pasangkayu, Kodim 1427/Pasangkayu, BPBD Pasangkayu dan Pos Polisi Kecamatan Sarjo.

Meski barang bukti fisik telah diamankan, keberadaan Hasanuddin masih menjadi misteri. Tim SAR gabungan berkomitmen penuh untuk melanjutkan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan di tengah kondisi cuaca yang terus dipantau secara ketat.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi merilis jadwal rangkaian acara bertajuk “Bulan Mamase 2026” yang akan berlangsung sepanjang bulan April mendatang. Mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi daerah, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisatawan sekaligus pesta rakyat bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut […]

  • Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat pelayanan kasih mewarnai rangkaian perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2025. Salah satu agenda krusial yang menyita perhatian publik adalah aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis dengan menghadirkan jajaran dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa. Bertempat di wilayah Lekkong, Desa Minanga Timur, Kecamatan Nosu, […]

  • Kadis PUPR Majene Apresiasi TNI AD Bangun Jembatan Perintis Garuda

    Kadis PUPR Majene Apresiasi TNI AD Bangun Jembatan Perintis Garuda

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene memberikan apresiasi tinggi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 142/Tatag, atas keberhasilan membangun Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan kawasan Sungai Samalio, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda.  Kehadiran jembatan sepanjang 50 meter tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus membuka keterisolasian masyarakat di wilayah pelosok. Apresiasi tersebut […]

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Persidangan kasus sengketa lahan seluas 115 hektare di wilayah Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, antara kelompok tani Pak Balo melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) terus menyita perhatian publik. ​Dalam rangkaian persidangan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2026 di Pengadilan Negeri Mamuju, majelis hakim dihadapkan pada rentetan kesaksian yang saling […]

  • Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahman Tona, melayangkan desakan keras kepada Menteri Keuangan untuk segera menarik kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. Ia berpendapat bahwa regulasi tersebut diterbitkan secara tergesa-gesa, mengabaikan realitas lapangan di desa, dan justru menjadi penghalang dalam pemenuhan […]

expand_less