Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Nelayan Asal Tinambung Polman Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu

Nelayan Asal Tinambung Polman Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 399
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Warga pesisir Pantai Barane, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan seorang nelayan yang ditemukan meninggal dunia di atas perahunya di perairan Pantai Barane, Kamis (4/6/2026) siang.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ikram yang saat itu berada di sekitar bibir pantai.

Dari kejauhan, ia melihat sebuah perahu yang berada tidak jauh dari garis pantai dalam kondisi mencurigakan.

Menurut keterangan Ikram, awalnya ia melihat sesuatu yang tidak biasa dari arah laut. Saat memperhatikan lebih seksama, ia melihat hanya bagian kaki seseorang yang tampak dari atas perahu.

“Saya berdiri di bibir pantai melihat ke arah laut. Saya melihat ada perahu di sana dan yang terlihat hanya kakinya saja. Karena merasa curiga, saya kemudian memanggil orang tua saya untuk sama-sama melihat kondisi tersebut,” ujar Ikram kepada awak media.

Setelah memastikan keberadaan perahu tersebut, Ikram bersama beberapa warga lainnya mengarahkan pandangan ke lokasi yang dimaksud. Mereka kemudian menyadari bahwa orang yang berada di atas perahu itu diduga sudah tidak bernyawa.

Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar.

Sejumlah masyarakat berbondong-bondong menuju bibir pantai untuk melihat proses evakuasi korban.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan seorang nelayan yang berasal dari Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.

Identitas korban segera diketahui setelah keluarga korban mendapat informasi mengenai penemuan tersebut.

Tidak lama kemudian, pihak keluarga datang ke lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Suasana haru pun menyelimuti lokasi ketika keluarga korban mengetahui bahwa anggota keluarganya telah meninggal dunia.

Warga bersama keluarga korban kemudian berupaya melakukan evakuasi jenazah.

Namun proses pemulangan jenazah sempat terkendala karena ambulans yang ditunggu-tunggu tidak kunjung tiba di lokasi.

Menurut sejumlah warga, keluarga korban telah menunggu cukup lama dengan harapan jenazah dapat dibawa menggunakan kendaraan ambulans.

Akan tetapi hingga beberapa waktu berselang, ambulans yang diharapkan belum juga datang.

Karena mempertimbangkan kondisi dan waktu yang terus berjalan, keluarga akhirnya memutuskan membawa jenazah pulang ke kampung halamannya di Tinambung menggunakan perahu.

Proses pemulangan jenazah melalui jalur laut tersebut berlangsung dengan pengawalan dan bantuan warga yang berada di sekitar lokasi penemuan.

Pemandangan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung proses evakuasi hingga keberangkatan jenazah menuju Tinambung.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Pihak keluarga dan warga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait penyebab kematian nelayan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat pesisir Majene dan Polewali Mandar mengingat korban ditemukan seorang diri di atas perahu saat berada di tengah aktivitas melaut.

Warga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab kejadian tersebut serta meningkatkan respons penanganan darurat di wilayah pesisir.

Penemuan nelayan meninggal dunia di atas perahu ini menjadi duka bagi keluarga korban dan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas melaut.

Banyak warga yang turut menyampaikan belasungkawa serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung Mamasa – Mamuju kembali tertutup material tanah longsor di di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Material longsor yang menutupi seluruh badan jalan dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (30/4/2026). ​Titik longsor dilaporkan berada di wilayah Bambaam, tepatnya di sekitar area Warung Kejujuran. Akibatnya, […]

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Pengurus DWP Mamuju Tengah 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Pemda Tekankan ini!

    Pengurus DWP Mamuju Tengah 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Pemda Tekankan ini!

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) masa bakti 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Mateng, Jln. Tammauni Pueballung, Selasa (7/4/2026). ​Pengukuhan dilakukan Ketua DWP Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Nurwati Juanda. Dalam struktur kepengurusan yang baru, Hj. Radia […]

  • Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, mengikuti rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Barat, Senin (2/3/2026). Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana. Turut hadir para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. […]

  • Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

    Nadi Budaya di Festival Bulan Mamase 2026 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa sering dijuluki sebagai “Kepingan Surga yang Jatuh ke Bumi.” Namun, keindahan alam yang memukau dan kekayaan budaya yang luhur memerlukan medium presentasi yang kuat agar dapat dikenal dunia. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosandi) resmi menggaungkan Festival Bulan Mamase. ​Kepala Dinas Kominfosandi […]

  • Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menghadiri peresmian gedung kantor PT. Bank SULSELBAR Cabang utama Mamuju di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Mamuju pada, Kamis 15 Januari 2026. Peresmian gedung kantor PT Bank Sulselbar tersebut dirangkaikan dengan ulang tahunnya yang ke-65. Dalam sambutannya Gubernur, Suhardi Duka menyampaikan bahwa Bank BPD adalah mitra pemerintah daerah […]

expand_less