Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- visibility 165
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Ada banyak cara dilakukan warga untuk menarik perhatian pemerintah terkait infrastruktur yang terbengkalai.
Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebuah pamflet undangan kegiatan penggalangan dana mendadak viral karena metodenya yang tak lazim yakni menyelenggarakan sabung ayam.
Pamflet yang bertajuk “Sabung Ayam Pencarian Dana” tersebut secara spesifik ditujukan untuk pembangunan jalan poros di Desa Taupe.
Langkah ekstrem ini diambil warga sebagai bentuk protes sekaligus solusi mandiri atas kondisi jalan yang diklaim tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mamasa.
”Kami Tidak Dukung Perjudian, Kami Butuh Jalan”, tulis keterangan dalam pamflet yang beredar di grup whatsapp Mamasa, Jumat (1/05/2026).
Yang menarik, penyelenggara menyematkan pesan terbuka yang cukup menohok dalam undangan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa aksi ini bukanlah bentuk dukungan terhadap praktik perjudian, melainkan murni dorongan kebutuhan akan akses jalan yang layak.
”Kami masyarakat Desa Taupe tidak mendukung perjudian, tetapi kami sangat membutuhkan infrastruktur jalan yang baik,” tulis pesan dalam pamflet tersebut.
Dalam pamflet yang didominasi ilustrasi ayam petarung dan warga yang bergotong royong itu, disebutkan bahwa target dana yang dibutuhkan mencapai Rp1.000.000.000 (1 Miliar Rupiah).
Meski waktu dan tempat pelaksanaan tertulis masih “Belum ditentukan”, namun nomor kontak informasi atas nama Utoh (085280832343) sudah tercantum bagi siapa saja yang ingin mencari tahu lebih lanjut atau berpartisipasi.
Aksi ini dinilai banyak pihak sebagai sindiran keras atau “satire” kepada pemerintah daerah.
Dengan memilih kegiatan sabung ayam—yang secara hukum dilarang namun populer di beberapa kalangan masyarakat—warga seolah ingin menunjukkan keputusasaan mereka dalam membiayai pembangunan fasilitas publik yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait viralnya rencana penggalangan dana unik dar warga Desa Taupe ini.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
