Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Nasib malang menimpa sekitar 100 jiwa warga Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. 

Akses satu-satunya yang baru saja mereka perbaiki secara swadaya, kini hancur total kembali diterjang banjir luapan Sungai Aralle pada Senin (1/6/2026) malam.

Akibatnya, aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga akses kesehatan ratusan warga tersebut kini lumpuh total dan terisolasi dari ibu kota desa maupun wilayah kota.

Kepala Desa Indobanua, Dullam, mengungkapkan bahwa bencana ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari hingga sungai meluap.

Luapan air sungai mulai menghantam struktur jembatan gantung sepanjang 46 meter itu sejak waktu Magrib.

“Pas jam tujuh malam, kondisinya sudah parah sekali,” ujar Dullam saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (3/6/2026).

Kondisi Jembatan Gantung di Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, usai diterjang banjir pada Senin (1/6/2026) malam. Dok. Istimewa.

Berdasarkan rekaman video pendek yang beredar, derasnya arus sungai membuat jembatan bergoyang hebat. 

Kondisi diperparah saat sebatang kayu berukuran besar hanyut terbawa arus dan menghantam keras badan jembatan.

Dulla menjelaskan, jembatan ini sebenarnya baru saja mengalami kerusakan sekitar dua minggu lalu akibat bencana serupa. 

Saat itu, warga menyiasatinya dengan memasang lantai kayu darurat agar tetap bisa melintas. 

Namun, banjir susulan kali ini membawa dampak serius pada kerusakan jembatan tersebut.

Setidaknya ada 15 meter lantai jembatan yang terbuat dari plat baja terkelupas dan hanyut.

Tiang beton yang berfungsi menahan tali sling jembatan kini dalam kondisi miring dan terancam roboh total.

Mengingat urgensi jembatan ini sebagai urat nadi kehidupan warga Dusun Palado, pihak pemerintah desa mendesak dinas terkait di Kabupaten Mamasa untuk segera memberikan bantuan darurat.

“Kemarin saya sudah komunikasikan terkait kondisi jembatan tersebut, harapannya segera mendapat penanganan. Apalagi jembatan yang rusak merupakan satu-satunya akses untuk menunjang perekonomian, pendidikan, dan kesehatan warga,” pungkas Dullam.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    • 0Komentar

    Oleh: Suhardi Duka Sulbarupdate.id – Seperti yang sering disuarakan oleh Pak Wakil Gubernur, Salim S Mengga. Bahwa daerah ini sangat membutuhkan sosok pejabat yang tak sekadar punya kualifikasi dan kompetensi profesional. Jauh lebih mendesak untuk saat ini, kita membutuhkan figur dengan rentang moral yang juga baik. Bukan berarti kualitas serta kemampuan individu tak penting, tapi […]

  • Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    ​MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepanikan melanda warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, setelah guncangan gempa bumi bermagnitudo (M) 6,7 yang berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, turut dirasakan kuat di wilayah mereka pada Selasa (16/6/2026). Getaran yang berlangsung selama beberapa menit tersebut memaksa masyarakat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. ​Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika […]

  • ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat merespons temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait perputaran dana fantastis di sektor pertambangan. Berdasarkan laporan PPATK, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tercatat mencapai Rp 992 triliun sepanjang periode 2023–2025. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan […]

  • Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

    Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap remaja berusia 15 tahun yang menyeret seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Mamasa terus bergulir. Diketahui pihak keluarga korban mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa pada Kamis (7/5/2026) untuk mempertanyakan transparansi proses hukum yang dinilai janggal. Pihak keluarga, didampingi LK yang […]

  • Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menghadiri peresmian gedung kantor PT. Bank SULSELBAR Cabang utama Mamuju di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Mamuju pada, Kamis 15 Januari 2026. Peresmian gedung kantor PT Bank Sulselbar tersebut dirangkaikan dengan ulang tahunnya yang ke-65. Dalam sambutannya Gubernur, Suhardi Duka menyampaikan bahwa Bank BPD adalah mitra pemerintah daerah […]

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

expand_less