Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Cegah Kelangkaan Obat, Dinkes P2KB Sulbar Distribusikan Logistik TBC ke Enam Kabupaten

Cegah Kelangkaan Obat, Dinkes P2KB Sulbar Distribusikan Logistik TBC ke Enam Kabupaten

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bergerak cepat memastikan ketersediaan logistik Program Tuberkulosis (TBC) di seluruh wilayah Bumi Manakarra.

Melalui Instalasi Farmasi Provinsi, Dinkes P2KB mulai menyalurkan stok obat dan alat pendukung ke enam kabupaten secara bertahap.

Langkah ini diambil untuk menjamin fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes)—mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit—tidak mengalami kekosongan stok obat di tengah upaya pemerintah menekan angka kasus TBC.

Penyediaan logistik ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari implementasi Panca Daya Pembangunan Sulawesi Barat.

Program ini merupakan komitmen nyata dalam mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Pilar Utama Penanggulangan TBC

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa manajemen logistik adalah kunci sukses dalam memutus rantai penularan TBC.

Ia menekankan bahwa ketersediaan obat yang aman dan tepat waktu adalah hal yang tidak bisa ditawar.

“Kami memastikan tidak boleh ada kekosongan obat di lapangan. Pengobatan pasien TBC harus dilakukan secara berkesinambungan tanpa hambatan. Jika stok terhenti, risiko kegagalan terapi dan penularan akan meningkat,” tegas dr. Nursyamsi.

Menuju Eliminasi TBC

Di tengah tantangan dinamika pembiayaan kesehatan, Dinkes P2KB Sulbar terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Integrasi data kebutuhan obat menjadi prioritas agar layanan yang diberikan berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui distribusi yang merata ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat dapat mengakses layanan TBC standar tanpa perlu khawatir akan kelangkaan obat, sekaligus mempercepat target eliminasi TBC di wilayah tersebut.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 54 Desa di Mateng Bakal Terjangkau Layanan Sedot Tinja

    54 Desa di Mateng Bakal Terjangkau Layanan Sedot Tinja

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menyiapkan layanan pengelolaan lumpur tinja yang ditargetkan menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok. Layanan tersebut akan dijalankan melalui Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), dengan cakupan lima kecamatan dan 54 desa di Kabupaten Mamuju Tengah. Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, mengatakan infrastruktur IPLT beserta […]

  • Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Tim Unit Reserse Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, amankan seorang pemuda berinisial AJ (23), Kecamatan Budong-Budong, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.  Ia diduga terlibat dalam perkara kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun (Anak di bawah umur). Kasat Reskrim Polres […]

  • Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kabupaten Majene tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, serta jajaran […]

  • Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

    Dugaan Penggelapan Aset Desa Kombiling, Polres Mamuju Tengah Periksa 12 Saksi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah terus mendalami kasus dugaan hilangnya aset milik Pemerintah Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah. Hingga saat ini, pihak Polres Mateng dilaporkan telah memeriksa sedikitnya 12 orang saksi. ​Kasus yang bergulir sejak awal tahun 2025 ini menarik perhatian publik setelah sejumlah inventaris penting desa, […]

  • Dinas ESDM Sulbar Sidak Pangkalan LPG 3 Kg Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Antisipasi Kelangkaan dan Penimbunan

    Dinas ESDM Sulbar Sidak Pangkalan LPG 3 Kg Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Antisipasi Kelangkaan dan Penimbunan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perdagangan Kab Mamuju dan Biro Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulawesi Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kg di wilayah Mamuju dan sekitarnya. Sidak pada Jumat 13 Februari 2026 ini bertujuan mencegah kelangkaan, penimbunan, serta penjualan […]

  • APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025. APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda […]

expand_less