Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Nonton bereng ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai di Aula Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Osango.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, mahasiswa, aktivis, komunitas, hingga pegiat lingkungan yang ingin memahami situasi masyarakat adat di Papua melalui film dokumenter tersebut.

Film Pesta Babi mengangkat kisah masyarakat adat di selatan Papua yang menghadapi ekspansi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk produksi pangan, biodiesel sawit, dan bioetanol tebu. Dalam narasi film disebutkan bahwa sekitar 2,5 juta hektar hutan Papua terancam dikonversi menjadi kawasan perkebunan industri, yang disebut-sebut sebagai salah satu deforestasi terbesar dalam sejarah modern.

Cerita dalam film bermula dari masuknya ratusan alat berat ke Papua melalui jalur laut. Seiring berkembangnya proyek, masyarakat adat yang wilayahnya masuk dalam area konsesi mulai melakukan berbagai bentuk perlawanan.

Salah satu simbol perlawanan yang ditampilkan dalam dokumenter tersebut adalah pemasangan salib raksasa dan palang adat di wilayah-wilayah yang dianggap terancam. Gerakan yang dikenal sebagai “Gerakan Salib Merah” disebut telah menyebar di berbagai wilayah selatan Papua, dengan ribuan salib ditancapkan sebagai simbol penolakan terhadap ekspansi perusahaan dan operasi militer di kawasan adat.

Selain menyoroti persoalan lingkungan, film ini juga merekam ketegangan sosial yang dihadapi masyarakat Papua dalam mempertahankan tanah leluhur mereka di tengah isu separatisme, konflik agraria, serta sejarah panjang operasi militer yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam di Papua.

Panitia kegiatan mengajak masyarakat Mamasa untuk hadir dan meramaikan pemutaran film tersebut sebagai ruang belajar bersama mengenai isu lingkungan, hak masyarakat adat, serta dampak proyek industri berskala besar terhadap kehidupan warga lokal.

“Datang dan ramaikan. Ini bukan sekadar nonton film, tetapi juga ruang refleksi dan diskusi tentang tanah, hutan, dan masa depan masyarakat adat,” ujar salah satu panitia kegiatan.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

  • Kodim 1428/Mamasa Bersama Pemda Gelar Karya Bakti Pembersihan Sungai

    Kodim 1428/Mamasa Bersama Pemda Gelar Karya Bakti Pembersihan Sungai

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kodim 1428/Mamasa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar kegiatan Karya Bakti pembersihan Sungai Mamasa pada Jumat, 31 Juli 2026. Aksi gotong royong bertajuk “Sungaiku Bersih, Sungaiku Sehat” ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. ​Kegiatan diawali dengan apel gabungan pada […]

  • Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sorotan terhadap keterbukaan informasi publik mengenai progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akhirnya mendapat respon pihak pengelola.  Proyek pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran negara itu sebelumnya disorot media lantaran diduga pihak pengelola berjarak saat ditanya progres pekerjaan. Sebelumnya, sejumlah awak media […]

  • Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan penganiayaan dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Tusan, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari melaporkan mertuanya sendiri ke pihak berwajib atas dugaan tindak kekerasan fisik. Kronologi Kejadian Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/4/2024), saat korban mendatangi kediaman mertuanya dengan maksud menjemput sang anak yang sebelumnya […]

  • DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa parlemen saat ini tidak melakukan pembahasan mengenai revisi Undang-Undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pernyataan ini dikeluarkan guna menepis spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai perubahan sistem pemilihan di Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Dasco usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Komisi […]

  • Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aksi dugaan pencurian menyasar sebuah rumah milik Nur Aulia di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (28/3/2026) malam. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah pemilik rumah memergoki pelaku yang tengah beraksi. Kejadian bermula saat korban baru saja kembali dari berbelanja di pusat kota Mamasa. Setibanya di rumah, ia terkejut mendapati […]

expand_less