Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id  – Polemik yang melanda Puskesmas (PKM) Sendana I, Kabupaten Majene, terus menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya disorot terkait pelayanan kesehatan, keterlambatan pembayaran hak tenaga kesehatan, hingga dugaan persoalan pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi, kini muncul kabar baru yang menambah kekhawatiran masyarakat.

‎Kepala Puskesmas Sendana I, Erwin, diduga akan memutus kontrak dua dokter yang selama ini bertugas di fasilitas kesehatan tersebut, yakni dr. Ayu dan dr. Sri.

‎Informasi tersebut mencuat di tengah berbagai persoalan yang masih menjadi sorotan masyarakat dan saat proses pemeriksaan terkait pengelolaan dana kapitasi serta non kapitasi masih berlangsung di Inspektorat Kabupaten Majene.

‎Kabar dugaan tidak diperpanjangnya kontrak kedua dokter tersebut memunculkan beragam tanggapan. Pasalnya, keberadaan tenaga dokter di puskesmas dinilai sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, terutama di wilayah Kecamatan Sendana yang selama ini mengandalkan pelayanan kesehatan tingkat pertama tersebut.

‎Sejumlah pihak menilai, jika benar kontrak kedua dokter tersebut tidak diperpanjang atau dihentikan secara sepihak, maka dikhawatirkan akan berdampak terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang saat ini justru sedang menjadi sorotan publik.

‎Sebelumnya, Puskesmas Sendana I telah menjadi perhatian setelah berbagai keluhan masyarakat mencuat dan bahkan dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Majene beberapa waktu lalu.

‎Salah satu persoalan yang mengemuka adalah terkait pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) yang disebut hanya dilakukan terhadap pasien dalam kondisi gawat darurat. Padahal, pemeriksaan HB merupakan salah satu layanan penting yang dibutuhkan oleh berbagai kelompok pasien, termasuk ibu hamil, guna mendeteksi risiko anemia yang dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin.

‎Tak hanya itu, persoalan ketersediaan alat kesehatan juga menjadi sorotan. Dalam pembahasan di DPRD, disebutkan bahwa stok masker nebulizer yang digunakan untuk terapi uap bagi pasien dengan gangguan pernapasan telah kosong sejak Maret 2026.

‎Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena nebulizer merupakan salah satu alat penting dalam penanganan pasien yang mengalami gangguan saluran pernapasan.

‎Bahkan beredar informasi bahwa dalam kondisi tertentu digunakan kembali perlengkapan yang telah dipakai dengan cara dicuci untuk digunakan ulang.

‎Selain itu, layanan laboratorium juga disebut beberapa kali mengalami kekosongan bahan maupun sarana pemeriksaan sehingga berpotensi menghambat proses diagnosis dan penanganan pasien. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

‎Persoalan lainnya yang turut menjadi perhatian adalah pelayanan dokter yang dinilai belum maksimal. Namun sejumlah pihak menilai kondisi tersebut tidak bisa serta merta dibebankan kepada tenaga medis semata.

‎Keterbatasan obat-obatan, fasilitas pemeriksaan penunjang, serta sarana pelayanan yang belum memadai disebut menjadi faktor yang turut memengaruhi efektivitas pelayanan di lapangan.

‎Di sisi lain, keluhan mengenai keterlambatan pembayaran gaji maupun jasa pelayanan bagi tenaga kesehatan dan staf puskesmas juga beberapa kali mencuat.

‎Beberapa tenaga kesehatan mengaku pembayaran yang seharusnya diterima tepat waktu kerap mengalami keterlambatan, sehingga memengaruhi kondisi ekonomi para pegawai.

‎Sementara itu, persoalan yang tak kalah menjadi perhatian adalah pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi di lingkungan Puskesmas Sendana I. Hingga saat ini, pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Majene masih berlangsung dan masyarakat menunggu hasil audit maupun pemeriksaan tersebut diumumkan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah publik.

‎Berbagai pihak berharap proses pemeriksaan dapat berjalan secara transparan, profesional, dan objektif sehingga seluruh persoalan yang menjadi sorotan dapat terungkap secara jelas berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

‎Terkait dugaan penghentian kontrak dua dokter tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Majene, Dinas Kesehatan, serta pihak-pihak terkait tidak tinggal diam. Mengingat masa kontrak kedua dokter tersebut diketahui masih berlangsung hingga Juli 2026, masyarakat meminta agar setiap keputusan yang diambil mempertimbangkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat serta dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

‎Menurut sejumlah warga, di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapi Puskesmas Sendana I, fokus utama seharusnya adalah pembenahan sistem pelayanan, peningkatan fasilitas kesehatan, pemenuhan kebutuhan alat dan obat-obatan, serta memastikan tenaga kesehatan dapat bekerja dengan baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di Puskesmas Sendana I. Mereka berharap polemik yang terus bergulir tidak berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan, sebab yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan setiap hari.

‎Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Puskesmas Sendana I terkait kabar dugaan penghentian kontrak dua dokter tersebut. Publik pun masih menantikan penjelasan resmi dari pihak terkait guna memberikan kejelasan atas informasi yang beredar di tengah masyarakat.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

  • Hujan Gol di Manakarra: Persimaju Menari, PS Matra Kalah 0-7

    Hujan Gol di Manakarra: Persimaju Menari, PS Matra Kalah 0-7

    • 1Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Sore di Stadion Manakarra tak sekadar menghadirkan pertandingan, melainkan sebuah kisah tentang kejayaan yang kembali bersinar. Dalam lanjutan Piala Gubernur Sulawesi Barat Liga 4, Persimaju Mamuju tampil bak badai yang tak terbendung, menghancurkan PS Matra dengan skor telak 7-0. 21 April 2026. Persimaju bukan sekadar tim biasa. Mereka adalah klub legenda […]

  • Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    • 0Komentar

    Penghormatan Terakhir dari Sahabat seangkatan, Presiden Minta Wagub Sulbar Dimakamkan di Kalibata.  SULAWESI BARAT – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) H. Salim S. Mengga, menghembuskan napas terakhir pada usia 74 tahun di RS Siloam, Makassar, Sabtu (31/1/2026) lalu. Kepergian Salim bukan sekadar hilangnya seorang pejabat publik, melainkan berpulangnya seorang prajurit tangguh yang dikenal […]

  • Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual pada Senin, 15 Desember 2025. Rakor ini diikuti oleh Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh, bersama […]

  • Lakalantas di Mamuju Renggut Dua Nyawa, Tiga Orang Luka Parah 

    Lakalantas di Mamuju Renggut Dua Nyawa, Tiga Orang Luka Parah 

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa ini terjadi di Jalan Husni Thamrin, Kabupaten Mamuju, pada Kamis malam (7/1/2026) sekira pukul 21.00 WITA. Adu benteng tiga unit motor tersebut, mengakibatkan dua orang meregang nyawa dan tiga lainnya mengalami luka-luka. Kronologi Kejadian Berdasarkan data yang […]

  • Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sabtu (2/5/2026). Peringatan yang jatuh setiap tanggal 2 Mei ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara. Ada yang menarik dalam upacara kali ini, jajaran Forkopimda dan tamu undangan […]

expand_less