Breaking News
light_mode
Beranda » Polman » Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 269
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Teror predator berdarah dingin yang menghantui warga di sepanjang Sungai Mandar akhirnya menemui titik akhir yang dramatis.

Sebuah pengabdian sekaligus aksi balas dendam warga membuahkan hasil saat seekor buaya sepanjang 2,8 meter ditemukan tewas mengapung, Senin (4/5/2026).

Reptil raksasa yang diduga kuat sebagai “mesin pembunuh” di balik tewasnya sejumlah warga itu ditemukan tak bernyawa di Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Peristiwa bermula diketahui saat seorang warga, Salman, yang hendak mencari kerikil sontak terperanjat saat melihat sosok raksasa berwarna kecoklatan dengan bercak hitam mengapung kaku di permukaan air.

Salman, warga setempat yang terlibat langsung dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa kematian buaya ini bukanlah kebetulan.

Ia mengakui telah memasang jebakan maut berupa umpan yang telah dibubuhi racun demi menghentikan teror yang kian meresahkan.

“Saya pasang empat umpan beracun di pinggir sungai, dan satu di antaranya dimakan. Ini adalah buaya yang menerkam Muhlis hingga tewas, saya sangat mengenali warnanya,” tegas Salman dengan nada getir.

Keyakinan Salman bukan tanpa alasan. Ingatan warga masih segar akan peristiwa memilukan pada Kamis malam (24/4) lalu. Saat itu, Muhlis (50) alias Pute, tewas mengenaskan setelah diterkam predator ini ketika sedang mandi di sungai.

Kematian Muhlis hanyalah puncak gunung es dari rentetan horor di Sungai Mandar. Tercatat dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya empat warga telah menjadi korban serangan.

Diketahui satu orang dinyatakan meninggal dunia yakni Muhlis. Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka serius.

Meski sang predator utama telah dikuburkan dengan layak oleh warga, rasa aman belum sepenuhnya kembali ke pelukan masyarakat Tinambung. Salman memperingatkan bahwa masih ada “monster” lain yang bersembunyi di balik keruhnya air Mandar.

“Masih ada buaya lain yang berkeliaran, ada anaknya yang ukurannya sekitar satu meter. Kami akan terus melakukan perburuan karena keberadaan mereka masih sangat meresahkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai buaya tersebut telah dikuburkan oleh warga. Namun, bayang-bayang serangan balasan dari “penghuni sungai” lainnya masih menyisakan kecemasan bagi siapa saja yang beraktivitas di tepian Sungai Mandar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusulan 3 Besar Calon Kepala Kemenag Polman Disorot Aktivis, Riskul:”Ada Dugaan Nepotisme “

    Pengusulan 3 Besar Calon Kepala Kemenag Polman Disorot Aktivis, Riskul:”Ada Dugaan Nepotisme “

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Proses pengusulan tiga besar calon Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) disorot aktivis.  Proses penentuan nama-nama yang direkomendasikan oleh Kanwil Kemenag Sulawesi Barat, dinilai belum sepenuhnya transparan dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Diduga terdapat nama calon yang memiliki hubungan keluarga dengan pimpinan Kanwil Kemenag Sulbar, serta adanya peserta yang […]

  • Timnas Prancis Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026, Mbappe Pimpin Les Bleus

    Timnas Prancis Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026, Mbappe Pimpin Les Bleus

    • 0Komentar

    SULBAR, Sulbarupdate.id – Federasi Sepak Bola Prancis telah merilis daftar pemain sementara Timnas Prancis yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia 2026. Kapten Kylian Mbappe kembali memimpin Les Bleus dalam perburuan gelar ketiga mereka. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Sportradar dan http://Gilabola.com per 15 Mei 2026, pelatih Didier Deschamps memanggil 26 pemain dari berbagai klub top […]

  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tiga Rumah di Majene

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Tiga Rumah di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) terjadi di Desa Ulidang, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (5/8/2026). Truk melaju dari arah Majene menuju Mamuju diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan dan menghantam tiga rumah warga. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada tiga unit rumah beserta sejumlah kendaraan yang berada […]

  • Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat. Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil […]

  • Pastikan Pasokan Program MBG, Bupati Mamasa Tinjau Industri Tempe di Tamalantik

    Pastikan Pasokan Program MBG, Bupati Mamasa Tinjau Industri Tempe di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak ke industri rumah tangga (UMKM) pembuatan tempe dan tahu di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, Jumat (16/01/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan pasokan protein nabati lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, […]

  • Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE-Sulbarupdate.id – Warga Kabupaten Majene digegerkan dengan penemuan seorang wanita berusia 44 tahun yang diketahui merupakan salah satu pegawai bank di Kabupaten Majene dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 104 Pondok 3R, Jalan Manunggal, Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026). Penemuan mayat tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar dan […]

expand_less