Breaking News
light_mode
Beranda » Polman » Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Teror predator berdarah dingin yang menghantui warga di sepanjang Sungai Mandar akhirnya menemui titik akhir yang dramatis.

Sebuah pengabdian sekaligus aksi balas dendam warga membuahkan hasil saat seekor buaya sepanjang 2,8 meter ditemukan tewas mengapung, Senin (4/5/2026).

Reptil raksasa yang diduga kuat sebagai “mesin pembunuh” di balik tewasnya sejumlah warga itu ditemukan tak bernyawa di Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Peristiwa bermula diketahui saat seorang warga, Salman, yang hendak mencari kerikil sontak terperanjat saat melihat sosok raksasa berwarna kecoklatan dengan bercak hitam mengapung kaku di permukaan air.

Salman, warga setempat yang terlibat langsung dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa kematian buaya ini bukanlah kebetulan.

Ia mengakui telah memasang jebakan maut berupa umpan yang telah dibubuhi racun demi menghentikan teror yang kian meresahkan.

“Saya pasang empat umpan beracun di pinggir sungai, dan satu di antaranya dimakan. Ini adalah buaya yang menerkam Muhlis hingga tewas, saya sangat mengenali warnanya,” tegas Salman dengan nada getir.

Keyakinan Salman bukan tanpa alasan. Ingatan warga masih segar akan peristiwa memilukan pada Kamis malam (24/4) lalu. Saat itu, Muhlis (50) alias Pute, tewas mengenaskan setelah diterkam predator ini ketika sedang mandi di sungai.

Kematian Muhlis hanyalah puncak gunung es dari rentetan horor di Sungai Mandar. Tercatat dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya empat warga telah menjadi korban serangan.

Diketahui satu orang dinyatakan meninggal dunia yakni Muhlis. Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka serius.

Meski sang predator utama telah dikuburkan dengan layak oleh warga, rasa aman belum sepenuhnya kembali ke pelukan masyarakat Tinambung. Salman memperingatkan bahwa masih ada “monster” lain yang bersembunyi di balik keruhnya air Mandar.

“Masih ada buaya lain yang berkeliaran, ada anaknya yang ukurannya sekitar satu meter. Kami akan terus melakukan perburuan karena keberadaan mereka masih sangat meresahkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai buaya tersebut telah dikuburkan oleh warga. Namun, bayang-bayang serangan balasan dari “penghuni sungai” lainnya masih menyisakan kecemasan bagi siapa saja yang beraktivitas di tepian Sungai Mandar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE-Sulbarupdate.id – Warga Kabupaten Majene digegerkan dengan penemuan seorang wanita berusia 44 tahun yang diketahui merupakan salah satu pegawai bank di Kabupaten Majene dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 104 Pondok 3R, Jalan Manunggal, Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026). Penemuan mayat tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar dan […]

  • Warga Keluhkan Dugaan Kenaikan Harga Solar Sepihak di SPBU Malabo, Pengelola:Itu Tidak Benar

    Warga Keluhkan Dugaan Kenaikan Harga Solar Sepihak di SPBU Malabo, Pengelola:Itu Tidak Benar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Malabo, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kenaikan yang dinilai tiba-tiba tersebut memicu keresahan bagi masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Solar di SPBU tersebut dilaporkan menembus angka Rp8.000 per liter sejak, Rabu (6/5/2026). Salah satu […]

  • Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    • 0Komentar

    ​TOBADAK, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) menunjukkan tren kinerja positif sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Di bawah visi besar menjadi daerah agropolitan yang maju dan berkelanjutan, kabupaten berjuluk “Bumi Manakarra” ini berhasil mencatatkan rapor hijau pada berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga reformasi birokrasi. ​Berdasarkan data capaian pembangunan, ekonomi Mamuju […]

  • DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamasa mengecam keras aksi pengeroyokan yang menimpa Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sulawesi Barat, Yudi. Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, pada Minggu (7/6/2026) malam. Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar, menilai tindakan pengeroyokan tersebut tidak hanya melukai fisik […]

  • Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027   

    Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat tak ingin memasang target yang meleset. Dalam langkah tegas memperkuat struktur fiskal daerah, Bapenda Sulbar menggelar rapat sinkronisasi penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi tahun 2026 sekaligus penyusunan rencana target retribusi tahun 2027. Rapat berlangsung Rabu 11 Februari 2026, pukul 09.00 WITA sampai […]

  • Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

    Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat resmi menerbitkan Jurnal Maju Sejahtera (JMS) Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025 yang terbit pada Desember 2025. Publikasi ilmiah tersebut dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi jurnal Sulawesi Barat di ttps://jurnal.sulbarprov.go.id/index.php/jms. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menjelaskan bahwa […]

expand_less