Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang.

Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar insiden medis, melainkan potret buram aksesibilitas kesehatan bagi masyarakat marginal di pelosok Sulawesi Barat.

Kisah Ratna adalah manifestasi dari ketimpangan yang masih menganga. Di saat modernitas medis diagungkan di pusat kota, warga di daerah terpencil seperti Kopeang masih harus bertaruh nyawa di atas tandu darurat atau kendaraan seadanya.

Minimnya sarana transportasi dan akses jalan yang terjal menciptakan isolasi yang mematikan.

Para pengamat kebijakan publik menilai, insiden ini merupakan “alarm keras” bagi sistem kesehatan nasional. Keterlambatan penanganan bukan disebabkan oleh ketiadaan kompetensi tenaga medis, melainkan oleh fragmentasi sistem yang belum mampu menjangkau hingga ke urat nadi pedalaman.

Menanggapi fenomena ini, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulbar, Kombes Pol dr. Effri Susanto, menegaskan bahwa solusi tunggal tidak lagi relevan. Ia menyerukan pentingnya integrasi vertikal dan horizontal antar-instansi.

“Kita tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat sektoral. Peristiwa ini adalah momentum evaluasi holistik.,” Dr. Effri.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah, otoritas kesehatan, dan aparat keamanan—khususnya melalui instrumen Kedokteran Kepolisian—menjadi imperatif untuk menjamin keselamatan warga di wilayah frontier.

Ia katakan, Dokkes Polri memiliki peran krusial dalam mengisi kekosongan (void) layanan pada situasi darurat. Melalui fungsi Kedokteran Kepolisian yang adaptif, kepolisian dapat bertindak sebagai unit respons cepat, baik dalam evakuasi medis maupun penyediaan layanan kesehatan lapangan di zona-zona yang sulit dijangkau secara konvensional.

Persoalan di Desa Kopeang menuntut transformasi nyata, bukan sekadar retorika pasca-kejadian.

Tragedi yang dialami Ratna adalah cermin retak dari cita-cita luhur kemerdekaan akan layanan kesehatan yang merata. Hak atas kesehatan adalah hak konstitusional yang tidak boleh terhalang oleh tebing yang curam atau jalan yang rusak.

Kasus Kopeang diharapkan menjadi katalisator bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menata ulang arsitektur layanan kesehatan marginal.

Dengan integrasi yang kokoh dan sinergitas yang tulus, setiap nyawa—sekalipun ia berada di pucuk gunung terjauh—dapat terlindungi dengan martabat yang setara.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Mobil ambulance milik RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan alami kecelakaan di Majene, Kabupaten Majene. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Minggu, 14 Desember 2024 sekira pukul 02:00 dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanaya kondisi mobil ambulance rusak parah. Dikonfirmasi Kasat Lantas Polres […]

  • Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Seorang warga Desa Bulubonggu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota kepolisian. Terduga pelaku berinisial F, yang diketahui bertugas di Polres Mamuju Tengah (Mateng), diduga melakukan aksi kekerasan tersebut pada Senin (19/1/2026) sore. Kronologi Kejadian Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WITA di sebuah lapangan di Desa […]

  • Eratkan Persaudaraan, DPRD Mamasa Gelar Perayaan Natal 2025

    Eratkan Persaudaraan, DPRD Mamasa Gelar Perayaan Natal 2025

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa bersama Sekretariat DPRD menyelenggarakan Ibadah Perayaan Natal Tahun 2025. Mengusung tema sentral “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga,” kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat DPRD Mamasa, Jl. Poros Mamasa – Polewali, Kecamatan Mamasa, Rabu, 17 Desember 2025. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Yoel, S.Th., tersebut menjadi […]

  • Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    Sentil Kondisi Fisikal Daerah, Aktivis Mamasa Minta Pemda, “Kurangi Hura-hura”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah upaya pemerintah mengejar kemajuan, kritik tajam justru menghujam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Sejumlah aktivis menilai pemerintah daerah saat ini terlalu sibuk dengan kegiatan seremonial dan pesta yang dinilai hanya membuang-buang anggaran. Kritik pedas ini mencuat dalam forum Dialog Mamase bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang digelar di […]

  • Sulbar Matangkan Program MBG, Fokus Pemanfaatan Bahan Baku Lokal dan Berkelanjutan

    Sulbar Matangkan Program MBG, Fokus Pemanfaatan Bahan Baku Lokal dan Berkelanjutan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat koordinasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Sulbar yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 10 Februari 2026. Rapat ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kesiapan dan optimalisasi pelaksanaan program MBG yang merupakan […]

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

expand_less