Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang.

Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar insiden medis, melainkan potret buram aksesibilitas kesehatan bagi masyarakat marginal di pelosok Sulawesi Barat.

Kisah Ratna adalah manifestasi dari ketimpangan yang masih menganga. Di saat modernitas medis diagungkan di pusat kota, warga di daerah terpencil seperti Kopeang masih harus bertaruh nyawa di atas tandu darurat atau kendaraan seadanya.

Minimnya sarana transportasi dan akses jalan yang terjal menciptakan isolasi yang mematikan.

Para pengamat kebijakan publik menilai, insiden ini merupakan “alarm keras” bagi sistem kesehatan nasional. Keterlambatan penanganan bukan disebabkan oleh ketiadaan kompetensi tenaga medis, melainkan oleh fragmentasi sistem yang belum mampu menjangkau hingga ke urat nadi pedalaman.

Menanggapi fenomena ini, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulbar, Kombes Pol dr. Effri Susanto, menegaskan bahwa solusi tunggal tidak lagi relevan. Ia menyerukan pentingnya integrasi vertikal dan horizontal antar-instansi.

“Kita tidak boleh lagi bekerja dalam sekat-sekat sektoral. Peristiwa ini adalah momentum evaluasi holistik.,” Dr. Effri.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah, otoritas kesehatan, dan aparat keamanan—khususnya melalui instrumen Kedokteran Kepolisian—menjadi imperatif untuk menjamin keselamatan warga di wilayah frontier.

Ia katakan, Dokkes Polri memiliki peran krusial dalam mengisi kekosongan (void) layanan pada situasi darurat. Melalui fungsi Kedokteran Kepolisian yang adaptif, kepolisian dapat bertindak sebagai unit respons cepat, baik dalam evakuasi medis maupun penyediaan layanan kesehatan lapangan di zona-zona yang sulit dijangkau secara konvensional.

Persoalan di Desa Kopeang menuntut transformasi nyata, bukan sekadar retorika pasca-kejadian.

Tragedi yang dialami Ratna adalah cermin retak dari cita-cita luhur kemerdekaan akan layanan kesehatan yang merata. Hak atas kesehatan adalah hak konstitusional yang tidak boleh terhalang oleh tebing yang curam atau jalan yang rusak.

Kasus Kopeang diharapkan menjadi katalisator bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menata ulang arsitektur layanan kesehatan marginal.

Dengan integrasi yang kokoh dan sinergitas yang tulus, setiap nyawa—sekalipun ia berada di pucuk gunung terjauh—dapat terlindungi dengan martabat yang setara.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Parondobulawan yang khidmat, sebuah simfoni spiritualitas dan sinergi kemasyarakatan bergema, Senin 22 Desember 2025. Hari ini menjadi momentum sakral bagi segenap jemaat GPdI Ekklesia Parondobulawan yang merayakan dwi-peristiwa, pentahbisan gedung suci sekaligus peringatan hari jadinya. Kehadiran Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tidak sekadar sebagai representasi formalitas birokrasi, melainkan sebagai bentuk […]

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke Ribuan Penerima, Sasar Pelajar hingga Ibu Menyusui

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke Ribuan Penerima, Sasar Pelajar hingga Ibu Menyusui

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan-Mehalaan Barat, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (15/9/2026). Kegiatan dilaksanakan Yayasan Pallawa Lipu Grup SPPG Mamasa Mehalaan-Mehalaan Barat yang beralamat di Desa Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan. Kepala SPPG Mamasa Mehalaan-Mehalaan Barat, Muh. Ridwan, mengatakan penyaluran MBG kali ini […]

  • Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    • 0Komentar

    MAMUJU, TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan yang tengah terjadi di daerah, khususnya dampak kekeringan ekstrem yang berlangsung dalam dua bulan terakhir. Arsal mengatakan, kondisi kekeringan tidak hanya menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi juga mulai […]

  • Ratih Singkarru Ragukan Lonjakan Lulusan Langsung Kerja 63 Persen

    Ratih Singkarru Ragukan Lonjakan Lulusan Langsung Kerja 63 Persen

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem, Ratih Megasari Singkarru, kritisi data capaian kinerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Ratih menilai lonjakan angka lulusan yang langsung terserap di dunia kerja pada tahun 2025 tidak realistis dan berbanding terbalik dengan kondisi lapangan. ​Dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Ratih […]

  • Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

    Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi memperketat pengawasan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tegas ini diambil menyusul temuan belatung pada menu makanan di wilayah Aralle yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya bersama […]

  • Dinilai Abaikan Fakta Sidang, Pengacara Terdakwa Korupsi Gerbang Mamuju Ajukan Banding

    Dinilai Abaikan Fakta Sidang, Pengacara Terdakwa Korupsi Gerbang Mamuju Ajukan Banding

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Advokat terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Gerbang Mamuju memastikan akan menempuh upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Sulawesi Barat.  Langkah ini diambil setelah Pengadilan Negeri (PN) Mamuju menjatuhkan vonis pidana terhadap dua terdakwa, yakni Zulfahmi alias Andis dan H. Ahmad. Kuasa hukum terdakwa, Akriadi Pue Dollah, menilai majelis hakim mengabaikan sejumlah […]

expand_less