Majene Diterjang Angin Kencang, Kantor dan Rumah Warga Rusak
- account_circle Ancha
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- visibility 384
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa (6/1/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA tersebut mengakibatkan kerusakan pada fasilitas perkantoran, hunian warga, hingga akses jalan di dua kecamatan.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat menerima laporan resmi kerusakan dari BPBD Majene pada Rabu (7/1/2026) kemarin. Berdasarkan data sementara, wilayah terdampak mencakup Kecamatan Banggae Timur dan Kecamatan Banggae.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengungkapkan bahwa dampak angin kencang tersebut meliputi satu unit kantor mengalami kerusakan berat pada bagian atap akibat terbawa angin.
Selain itu ada juga satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan serta satu pohon besar tumbang dan sempat menutup badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas di lokasi kejadian.
“Petugas bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) setempat sudah bergerak melakukan asesmen awal. Material pohon tumbang yang menutupi jalan juga telah dibersihkan agar akses transportasi kembali normal,” ujar Yasir Fattah saat dikonfirmasi, Kamis 8 Januari 2026.
Yasir menegaskan bahwa penanganan cepat menjadi prioritas utama guna memastikan keselamatan warga dan pemulihan fungsi fasilitas publik. Langkah koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten terus diperkuat sesuai dengan instruksi pimpinan daerah.
“Langkah yang kami lakukan sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Beliau menekankan agar BPBD selalu mengutamakan perlindungan warga dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem,” jelasnya.
Selain melakukan penanganan fisik di lapangan, BPBD Sulbar juga terus mendorong pentingnya edukasi kebencanaan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (*)
- Penulis: Ancha
- Sumber: Humas Pemprov Sulbar
