SPPG Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan Salurkan MBG untuk 2.487 Penerima di Mamabi
- account_circle Hamsah
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan yang beralamat di Jalan Batu Mea, Kelurahan Mambi, Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke ribuan penerima manfaat.
Kegiatan menyasar peserta didik, tenaga pendidik serta kelompok penerima manfaat lainnya di wilayah pelayanan SPPG.
Kepala SPPG Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan, Muh. Eko Suryo Wahidin UK MP, mengatakan, total penerima manfaat dalam penyaluran MBG kali ini mencapai 2.487 orang.
“Jumlah keseluruhan sasaran penerima MBG sebanyak 2.487 orang, yang terdiri dari siswa dan pendidik, penerima B3, serta tenaga pendidik dan guru,” ujar Muh. Eko.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.385 orang merupakan siswa dan pendidik, 721 penerima B3, serta 381 tenaga pendidik dan guru.
Penyaluran MBG tersebut menjangkau 33 satuan pendidikan yang tersebar di wilayah pelayanan SPPG, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas dan sederajat.
Selain satuan pendidikan, program tersebut juga menyasar kelompok B3 melalui sejumlah posyandu, yakni Posyandu Mambi, Sendana, Bujung Manurung, Tapalinna, Sondong Layuk, Maerang dan Pada.
Muh. Eko menjelaskan, menu MBG yang disalurkan pada Jumat terdiri atas nasi putih, telur balado, tahu lada garam, campuran sayuran, buah dan susu.
“Menu hari ini terdiri dari nasi putih, telur balado, tahu lada garam, mix sayuran, buah dan susu,” katanya.
Dari sisi kandungan gizi, porsi kecil menu tersebut mengandung 522,5 kilokalori energi, 22 gram protein, 21,7 gram lemak, 61,9 gram karbohidrat dan 1,6 gram serat.
Sementara untuk porsi besar, kandungan gizinya mencapai 605,5 kilokalori energi, 23,3 gram protein, 25,7 gram lemak, 72,9 gram karbohidrat dan 1,9 gram serat.
Dalam pelaksanaan program tersebut, SPPG Yayasan Tujuh Tunas Tabulahan didukung 47 orang karyawan. Tim pengelola juga melibatkan tenaga ahli di bidang gizi dan akuntansi, yakni Nurwina, sebagai staf ahli gizi dan Elia Miseri Cordias, sebagai staf ahli akuntan.
Muh. Eko menegaskan, penyediaan makanan dalam program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan makan penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan komposisi dan kandungan gizi dalam setiap menu yang diberikan.(*)
- Penulis: Hamsah
- Editor: Tim Redaksi
