Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku.

Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa.

​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian serius terhadap renovasi jembatan tersebut.

Sayangnya, waktu setahun nyatanya belum cukup bagi pemerintah daerah untuk merealisasikan janji tersebut menjadi aksi nyata.

​Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, kondisi jembatan dengan bentang 30 meter ini masih jauh dari standar keamanan.

Berada di ketinggian 20 meter di atas dasar sungai, jembatan ini masih melompong tanpa dinding pengaman.

​Upaya perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai hanya bersifat formalitas dan tambal sulam. Warga terpaksa melintasi lantai jembatan yang rapuh setiap hari karena tidak adanya akses alternatif.

​”Belum ada perbaikan menyeluruh dari Pemerintah Daerah,” ungkap Nisam, salah seorang warga Pangandaran, Jumat (1/5/2026).

​Mirisnya, kondisi ini dikabarkan telah memakan korban. Tercatat sejumlah warga sempat terjatuh akibat kerusakan lantai jembatan.

Ini membuktikan bahwa persoalan Jembatan Kalukku bukan lagi sekadar hambatan logistik, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa publik.

​Jembatan Gantung Kalukku merupakan infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi bagi warga Desa Burana, Desa Pangandaran dan Desa Lakahang.

​Jalur alternatif menuju Desa Baruru
​Fungsinya sangat krusial bagi perputaran ekonomi, akses pendidikan anak sekolah, hingga layanan kesehatan darurat.

Pengabaian terhadap jembatan ini dinilai sebagai bentuk lemahnya komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan warganya.

​Kini, masyarakat hanya bisa menanti kepastian di tengah risiko yang terus mengintai. Publik tidak butuh imbauan untuk “berhati-hati”, melainkan langkah konkret rehabilitasi total sebelum jembatan ini benar-benar memakan korban jiwa lebih lanjut.

Hingga berita ini dirilis belum ada respon dari pihak Pemda Mamasa terkait janji tersebut. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan HUT ke-27, PNM Salurkan Hewan Kurban Serentak di 18 Cabang

    Rayakan HUT ke-27, PNM Salurkan Hewan Kurban Serentak di 18 Cabang

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi sosial bertajuk “PNM Bersyukur dan Berkurban”.  PNM salurkan bantuan hewan kurban berupa sapi secara serentak di 18 wilayah cabang di Indonesia untuk dibagikan ke masyarakat desa sekitar area operasional perusahaan. Salah satu titik pelaksanaan bertempat di Kantor PNM […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    • 0Komentar

    Peran HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keterlibatannya dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini juga menyeret seorang kontraktor bernama Sarjan (SRJ). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan HM Kunang tidak hanya bertindak […]

  • Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Bontoala, Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju mendadak gempar. Seorang wanita berinisial SBR (24) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di dalam rumahnya pada Sabtu sore (07/02/2026). ​Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Akhmad, mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri, Baktiar (56), sekitar pukul 16.30 WITA setelah merasa […]

  • Estafet Kepemimpinan, Letkol Czi Aji Setyawan Resmi Jabat Dandim 1401/Majene

    Estafet Kepemimpinan, Letkol Czi Aji Setyawan Resmi Jabat Dandim 1401/Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 1401/Majene. Prosesi sakral ini berlangsung di Aula Andi Depu Makorem 142/Tatag, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (16/3/2026). ​Tongkat komando Dandim 1401/Majene resmi berpindah tangan dari Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., […]

  • Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

    Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID— Peringatan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kepada Hakim Konstitusi Anwar Usman menjadi penanda bagaimana kekuasaan kehakiman diuji, bukan hanya lewat putusan, tetapi melalui disiplin dan keteladanan para penjaga konstitusi. Di tengah sorotan publik terhadap Mahkamah Konstitusi, suara dari Senayan kembali mengingatkan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan […]

  • Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Matangnga sejak siang hari mengakibatkan bencana banjir disertai tanah longsor di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (15/05/2026) sekira pukul 15.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam material longsor berupa lumpur dan kayu, serta tersapu […]

expand_less