Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar pembinaan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah kawasan Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Kamis (27/8/2026).

Penertiban dilakukan tim gabungan lintas-instansi sebagai bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman. Program tersebut sekaligus mendukung agenda penataan kota melalui program “Majene Mapaccing.”

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kodim 1401/Majene, Polres Majene, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian Setda, pemerintah kecamatan serta pemerintah kelurahan.

Kepala Bidang PSDA DPUPR Majene, Syamsul Maarif, turut dalam kegiatan bersama unsur terkait.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel mengikuti pengarahan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Majene, Jalan Ammana Wewang, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae.

Pengarahan dipimpin Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharoe. Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis selama proses pembinaan dan penertiban.

Menurutnya, penataan PKL tidak semata-mata berorientasi pada penertiban, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi serta keberlangsungan usaha masyarakat.

“Penertiban dan pembinaan PKL ini merupakan bagian dari upaya menata wajah kota Kabupaten Majene agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman bagi masyarakat,” demikian inti arahan Wakil Bupati.

PUPR Soroti Pemanfaatan Ruang Publik

Keterlibatan DPUPR Majene dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan aspek penataan ruang, terutama pemanfaatan ruang publik dan badan jalan agar tetap sesuai dengan fungsi dan ketentuan yang berlaku.

Syamsul Maarif mengatakan, penataan PKL perlu dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh perangkat daerah serta unsur terkait.

Ia menilai PKL merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap perlu diperhatikan. Namun, penggunaan ruang untuk kegiatan usaha harus mempertimbangkan fungsi fasilitas umum, kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan serta ketertiban kawasan.

“Penataan ini bukan semata-mata untuk menghilangkan aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan keteraturan dalam pemanfaatan ruang, sehingga kepentingan masyarakat dan fungsi ruang publik dapat berjalan seimbang,” ujar Syamsul.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor penting agar pembinaan dan penertiban dapat berjalan efektif serta meminimalkan potensi konflik di lapangan.

Puluhan Kios Ditertibkan

Sebelum penertiban dilakukan, Pemkab Majene telah memberikan surat pemberitahuan kepada pelaku usaha dan PKL yang aktivitasnya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah.

Tim gabungan kemudian menyisir sejumlah titik di sepanjang jalan poros Kecamatan Banggae dan Banggae Timur. Personel dibagi menjadi tiga kelompok untuk mempercepat proses penataan.

Di Kecamatan Banggae, sekitar 20 kios ditertibkan. Penertiban dipusatkan di kawasan pasar dan pusat pertokoan.

Sementara di Kecamatan Banggae Timur, sekitar 35 kios dan sejumlah titik penjualan bensin eceran turut ditertibkan. Kegiatan difokuskan di sepanjang jalan poros Kelurahan Lembang.

Kegiatan tersebut melibatkan 8 personel Kodim 1401/Majene, 8 personel Polres Majene dan 30 personel Satpol PP Majene, serta unsur dari DPUPR, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian Setda, kecamatan dan kelurahan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Penertiban berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Pemkab Majene berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik sesuai ketentuan serta mendorong terciptanya kawasan perkotaan yang lebih tertata, bersih, aman dan nyaman.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • 35 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen di Mamuju Tengah, Rudi Salurkan Air Gratis

    35 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen di Mamuju Tengah, Rudi Salurkan Air Gratis

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Kemarau panjang melanda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian. Puluhan hektare lahan sawah warga di Dusun Tallasak, Desa Tabolang, terancam gagal panen akibat kekurangan air. Sekitar 35 hektare lahan persawahan di wilayah tersebut kini membutuhkan pasokan air untuk mempertahankan tanaman padi. Melihat kondisi tersebut, Rudi […]

  • Dinas PUPR Sulbar Bersama LPPM Unhas Bahas Dokumen RISPAM 2025

    Dinas PUPR Sulbar Bersama LPPM Unhas Bahas Dokumen RISPAM 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Penilaian Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025, pada Kamis 29 Januari 2026, di Grand Maleo Hotel & Convention Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan kerja sama dengan LPPM Universitas Hasanuddin (Unhas), dan menjadi bagian penting dalam […]

  • Update Terbaru Titik Karhutla Mamasa, Luas Lahan Terdampak Capai 230 Hektare

    Update Terbaru Titik Karhutla Mamasa, Luas Lahan Terdampak Capai 230 Hektare

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertambah. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa, hingga kini tercatat 73 kejadian karhutla dengan total luas wilayah terdampak mencapai 230,955 hektare. Data ini disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Mamasa, Alfredy, kepada Sulbarupdate.id, saat dikonfirmasi via WhatsApp Rabu, […]

  • Diskominfopers Sulbar Kuatkan Barisan Narasi Publik Jelang SE 2026

    Diskominfopers Sulbar Kuatkan Barisan Narasi Publik Jelang SE 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfopers) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmen penuh dalam menjaga integritas ruang informasi publik menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah Public Relation Gathering yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar pada Rabu, 10 Desember 2025. Acara ini diselenggarakan dalam […]

  • Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan bagi lembaga PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF). Kegiatan yang fokus pada optimalisasi aplikasi ARKAS, SIPlah, dan Dapodik ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (12-13 Mei 2026), bertempat di Aula Perpustakaan Kabupaten Mamasa. ​Pelatihan […]

  • Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Sabarudien syam atau yang akrab disapa Jhon Ketua Umum Asosiasi tambang MBLB SIPAKALAQBIQ SULBAR Angkat bicara terkait isu beberapa perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi yang dilaporkan diduga melakukan pelanggaran atau kegiatan ilegal. Jhon menyayangkan apabila anggota Asosiasi yang dipimpinya terlibat dalam praktik tindakan ilegal dan melanggar hukum. “Kami Asosiasi Tambang MBLB Sipakalaqbiq Sulawesi […]

expand_less