Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ada Dugaan Penyelundupan Pupuk Subsidi di Mamasa, PMII Sulbar Desak Aparat Turun Tangan

Ada Dugaan Penyelundupan Pupuk Subsidi di Mamasa, PMII Sulbar Desak Aparat Turun Tangan

  • account_circle Hamsah
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat, desak aparat penegak hukum untuk mengevaluasi serta mengusut tuntas pengelolaan distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Mamasa.

​Desakan itu muncul menyusul adanya informasi yang beredar bahwa pupuk subsidi di Kabupaten Mamasa diduga diselundupkan ke Kabupaten Mamuju Tengah (Meteng).

Menyikapi hal itu, Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, meminta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan. 

Selain ke penegak hukum, Akbar juga meminta Menteri Pertanian RI, untuk mengevaluasi proses pengelolaan pupuk subsidi di Kabupaten Mamasa.

Akbar menyampaikan, pihaknya juga mendapat informasi bahwa persyaratan administrasi penerima manfaat yang seharusnya menjadi alat pendataan justru berbalik menjadi penghambat bagi kelompok tani.

​Sehingga, Akbar mempertanyakan kondisi petani yang kesulitan mendapatkan haknya karena persoalan administrasi, sementara di saat bersamaan muncul dugaan pupuk subsidi dari Mamasa diselundupkan ke Mamuju Tengah. 

“Dugaan itu harus dibuktikan dan diusut secara terbuka,” tegas Akbar, kepada Sulbarupdate.id, Kamis (10/9/2026) petang.

​Menurut Akbar, evaluasi tidak boleh berhenti pada tingkat kelompok tani. Melainkan seluruh rantai penyaluran mulai dari alokasi, distributor, hingga pengecer resmi harus diperiksa secara menyeluruh guna menghentikan indikasi penyimpangan.

Atas hal itu, Akbar meminta Menteri Pertanian mengevaluasi distribusi di Mamasa, membongkar dugaan pengalihan kuota ke Mamuju Tengah, dan mengaudit kinerja rantai pasok. 

Selain itu, ia juga menuntut penyederhanaan prosedur administrasi bagi petani, tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap para pelaku, serta transparansi data kuota pupuk kepada publik.

​Akbar menambahkan bahwa aparat penegak hukum di Sulawesi Barat harus mengambil langkah konkret dan berani membongkar alur distribusi dari pihak yang mengatur, mengangkut, hingga yang mengambil keuntungan.

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Mamasa, mengenai dugaan penyelundupan pupuk subsidi tersebut.(*) 

  • Penulis: Hamsah
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. ​Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai memimpin Sidang Isbat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam. ​Dalam keterangannya pada pukul 20:39 WITA, […]

  • Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Nama Avdal Saputra kini menjadi buah bibir di kancah sepak bola Sulawesi Barat. Remaja asal Kabupaten Mamasa ini sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menembus skuad elit Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-16 di bawah naungan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI). Lahir di Salutambun pada 14 November 2010, Avdal bukan sekadar pelengkap tim. […]

  • Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat, Selasa (5/5/2026). Mereka melayangkan rapor merah terhadap birokrasi kampus, menuntut kebebasan akademik hingga fasilitas pendidikan yang dianggap tidak layak. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lima poin krusial yang dinilai gagal dipenuhi pihak universitas. 1. Kebebasan […]

  • PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah daerah (Pemda) kabupaten se-Sulbar terkait karut-marut data desil masyarakat miskin. PMII menilai Pemda kabupaten terkesan lepas tangan dan berlindung di balik alasan klasik saat mendapati tingginya angka desil yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Ketua Bidang […]

  • Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Stabil Hingga Akhir Tahun 2025

    Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Stabil Hingga Akhir Tahun 2025

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang stabil hingga akhir tahun 2025 di tengah tekanan ekonomi global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional hingga Triwulan III 2025 tercatat berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year on year), mencerminkan daya tahan ekonomi domestik yang masih terjaga, Mamuju 28 Desember 2025. BPS menyebutkan bahwa […]

  • Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Mamuju Tengah Gencarkan Layanan SIM Keliling

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dengan menggencarkan program Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling.  Layanan jemput bola ini dioperasikan secara bergilir di berbagai lokasi strategis di wilayah kecamatan se-Kabupaten Mamuju Tengah. Program unggulan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang masa […]

expand_less