Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata & Budaya » Disayangkan! Air Terjun Sambabo tak Masuk RIPOW Pemda Mamasa

Disayangkan! Air Terjun Sambabo tak Masuk RIPOW Pemda Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 1.538
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id- Sebagaimana diketahui bersama bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Politeknik Pariwisata Makassar mengimplementasikan kerja sama strategis melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan Penelitian Terapan Pariwisata. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pembangunan pariwisata daerah yang terencana, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.

Salah satu bentuk implementasi konkret dari kerja sama tersebut adalah penyusunan Rencana Induk Pembangunan Objek Wisata (RIPOW) untuk tiga destinasi unggulan di Kabupaten Mamasa, yaitu Desa Wisata Tondok Bakaru, Objek Daya Tarik Wisata Buntu Kepa di Desa Taupe, serta Air Terjun Liawan di Desa Tadisi. Dokumen RIPOW diharapkan menjadi pedoman strategis sekaligus kompas arah pembangunan pariwisata Mamasa ke depan.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Expose Laporan Akhir yang diselenggarakan pada 15 Desember 2025 di Villa Edelweiss, Mamasa, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), asosiasi pariwisata, penggiat desa wisata, serta insan media.

Sayangnya dalam Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Objek Wisata (RIPOW) Kabupaten Mamasa tersebut, tidak memuat Objek Wisata Air terjun Sambabo, Padahal objek wisata tersebut merupakan objek wisata unggulan di Sulawesi Barat dan Indonesia Timur pada umumnya.

Air Terjun tertinggi di Sulawesi ini dengan ketinggian 475 Meter yang kerap kali disebut oleh wisatawan sebagai “Air terjun surga yang tersembunyi di balik gunung quarles” memang selalu menawan mata. Udara sejuk, suara gemuruh air, serta dikelilingi hutan dan bebatuan alami, bahkan memiliki legenda urban tentang burung raksasa, menjadi daya tarik wisata alam dan budaya di lereng Pegunungan quarles ini.

Sementara RIPOW itu sendiri hanya dapat dibuat dan diubah sekali dalam lima tahun, artinya bahwa Objek Wisata Air Terjun Sambabo harus sabar menunggu dan tidak akan menjadi rencana pengembangan objek wisata strategis oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa selama lima tahun kedepan.

Salah Seorang Pemerhati Air Terjun Sambabo dari Kecamatan Bambang, Alfian menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Dinas terkait, terhadap keputusan Pemda yang di anggap sepihak dan tidak memperhatikan pengembangan wisata di wilayah barat Kabupaten Mamasa.

“Sangat disayangkan, Objek Wisata Air Terjun Sambabo tidak masuk dalam RIPOW Kabupaten Mamasa, padahal mamasa juga dikenali karena keberadaan air terjun sambabo dan gunung gandang dewata yang meliputi pebukitan quarles. Patut dipertanyakan keseriusan Pemda Mamasa terhadap pengembangan wisata diwilayah barat mamasa, bukan hanya sambabo tapi banyak objek wisata lainnya yang tersebar di 7 kecamatan ini” ucap Alfian dengan nada sedikit emosi. Mambi, 4 Januari 2025.

Alfian meminta kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa tentang Penetapan RIPOW Kabupaten Mamasa agar ditunjau ulang dan memberi ruang yang sama terhadap objek wisata di wilayah barat mamasa, terlebih menurutnya bahwa Bupati Mamasa pernah berkunjung ke Air Terjun Sambabo.

Pihak media sulbarupdate.id melakukan upaya konfirmasi kepada Dinas terkait namun belum mendapatkan respon, hingga berita ini diturunkan. (*)

Objek Wisata Alam, Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. Sumber Instagram (Dok. Istimewa).

Objek Wisata Alam, Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. Sumber Instagram (Dok. Istimewa).

 

Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. (Dok. Istimewa).

 

Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa (Dok. Istimewa).

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mamasa resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui mekanisme Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang khidmat, Yakub Tato terpilih secara definitif sebagai Ketua Umum KADIN Mamasa untuk masa bakti 2025–2030. Perhelatan ini berlangsung di Sekretariat KADIN Mamasa, Jalan Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20 Desember […]

  • Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk. Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

  • Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mengeluarkan ultimatum tegas bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Polman. Ia menuntut perubahan nyata dan performa maksimal dalam 100 hari kerja pertama sejak dimulainya masa koordinasi baru. Ketegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Ruang […]

  • Bus Bintang Fadila Kecelakaan di Mamuju Tengah, 2 Penumpang Tewas dan 1 Luka Serius 

    Bus Bintang Fadila Kecelakaan di Mamuju Tengah, 2 Penumpang Tewas dan 1 Luka Serius 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalulintas terjadi di Jl. Trans Sulawesi tepatnya di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).  Insiden ini terjadi di Dusun Muhajir, Desa Tasokko’, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, minggu (6/9/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya luka parah. Bus tersebut melaju dari Pare-Pare […]

  • Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

    Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kabupaten Mamasa di Desa Bombong Lambe’, Kecamatan Mamasa, menuai kritik tajam dari Gerakan Aktivis Mamasa. Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp12,6 miliar tersebut ditengarai berdiri di atas lahan yang masih dalam status sengketa hukum. ​Pihak keluarga yang mengklaim kepemilikan lahan, Markus, menyatakan bahwa dirinya telah menempuh jalur […]

  • Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

    Unhas Sosialisasikan S2 Keperawatan 2026/2027 di RSUD Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Program Magister (S2) Keperawatan Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Program Studi Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (22/6/2026), di Aula RSUD Majene. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Majene, Rusdi Hamid. Sosialisasi turut dihadiri oleh Kasubag Kepegawaian, […]

expand_less