Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata & Budaya » Disayangkan! Air Terjun Sambabo tak Masuk RIPOW Pemda Mamasa

Disayangkan! Air Terjun Sambabo tak Masuk RIPOW Pemda Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 1.426
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id- Sebagaimana diketahui bersama bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Politeknik Pariwisata Makassar mengimplementasikan kerja sama strategis melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan Penelitian Terapan Pariwisata. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pembangunan pariwisata daerah yang terencana, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.

Salah satu bentuk implementasi konkret dari kerja sama tersebut adalah penyusunan Rencana Induk Pembangunan Objek Wisata (RIPOW) untuk tiga destinasi unggulan di Kabupaten Mamasa, yaitu Desa Wisata Tondok Bakaru, Objek Daya Tarik Wisata Buntu Kepa di Desa Taupe, serta Air Terjun Liawan di Desa Tadisi. Dokumen RIPOW diharapkan menjadi pedoman strategis sekaligus kompas arah pembangunan pariwisata Mamasa ke depan.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Expose Laporan Akhir yang diselenggarakan pada 15 Desember 2025 di Villa Edelweiss, Mamasa, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), asosiasi pariwisata, penggiat desa wisata, serta insan media.

Sayangnya dalam Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Objek Wisata (RIPOW) Kabupaten Mamasa tersebut, tidak memuat Objek Wisata Air terjun Sambabo, Padahal objek wisata tersebut merupakan objek wisata unggulan di Sulawesi Barat dan Indonesia Timur pada umumnya.

Air Terjun tertinggi di Sulawesi ini dengan ketinggian 475 Meter yang kerap kali disebut oleh wisatawan sebagai “Air terjun surga yang tersembunyi di balik gunung quarles” memang selalu menawan mata. Udara sejuk, suara gemuruh air, serta dikelilingi hutan dan bebatuan alami, bahkan memiliki legenda urban tentang burung raksasa, menjadi daya tarik wisata alam dan budaya di lereng Pegunungan quarles ini.

Sementara RIPOW itu sendiri hanya dapat dibuat dan diubah sekali dalam lima tahun, artinya bahwa Objek Wisata Air Terjun Sambabo harus sabar menunggu dan tidak akan menjadi rencana pengembangan objek wisata strategis oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa selama lima tahun kedepan.

Salah Seorang Pemerhati Air Terjun Sambabo dari Kecamatan Bambang, Alfian menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Dinas terkait, terhadap keputusan Pemda yang di anggap sepihak dan tidak memperhatikan pengembangan wisata di wilayah barat Kabupaten Mamasa.

“Sangat disayangkan, Objek Wisata Air Terjun Sambabo tidak masuk dalam RIPOW Kabupaten Mamasa, padahal mamasa juga dikenali karena keberadaan air terjun sambabo dan gunung gandang dewata yang meliputi pebukitan quarles. Patut dipertanyakan keseriusan Pemda Mamasa terhadap pengembangan wisata diwilayah barat mamasa, bukan hanya sambabo tapi banyak objek wisata lainnya yang tersebar di 7 kecamatan ini” ucap Alfian dengan nada sedikit emosi. Mambi, 4 Januari 2025.

Alfian meminta kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa tentang Penetapan RIPOW Kabupaten Mamasa agar ditunjau ulang dan memberi ruang yang sama terhadap objek wisata di wilayah barat mamasa, terlebih menurutnya bahwa Bupati Mamasa pernah berkunjung ke Air Terjun Sambabo.

Pihak media sulbarupdate.id melakukan upaya konfirmasi kepada Dinas terkait namun belum mendapatkan respon, hingga berita ini diturunkan. (*)

Objek Wisata Alam, Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. Sumber Instagram (Dok. Istimewa).

Objek Wisata Alam, Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. Sumber Instagram (Dok. Istimewa).

 

Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang. (Dok. Istimewa).

 

Air Terjun Sambabo, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa (Dok. Istimewa).

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulbar Implementasikan Pidana Kerja Sosial Berbasis KUHP Nasional

    Sulbar Implementasikan Pidana Kerja Sosial Berbasis KUHP Nasional

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memulai era baru dalam kebijakan pemidanaan yang menekankan aspek humanisme dan pemulihan sosial. Arah strategis ini dipertegas melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara seluruh Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Sulbar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) se-Sulbar. Inisiasi penting ini turut dihadiri oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Acara seremonial yang terpusat […]

  • Era Baru Hukum Indonesia, KUHP Nasional dan KUHAP Baru Resmi Diberlakukan

    Era Baru Hukum Indonesia, KUHP Nasional dan KUHAP Baru Resmi Diberlakukan

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id– Indonesia resmi memasuki babak baru dalam sistem peradilan pidana. Per 2 Januari 2026, Pemerintah mulai memberlakukan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru melalui UU No. 20 Tahun 2025. Langkah ini menandai berakhirnya penggunaan produk hukum kolonial dan transisi menuju […]

  • Lansia Hilang di Hutan Mamuju Tengah Ditemukan Meninggal Dunia

    Lansia Hilang di Hutan Mamuju Tengah Ditemukan Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Operasi pencarian terhadap seorang lansia bernama Nasrullah (94) yang hilang di kawasan hutan Dusun Kalia, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, berakhir duka. Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (24)/2/2026). Jasadnya berada di dasar jurang dengan kedalaman berjarak sekitar 450 meter dari titik […]

  • Beda dari Jokowi, Kaesang Bagikan KTA PSI Berchip Emas untuk Kader di Daerah Terpencil

    Beda dari Jokowi, Kaesang Bagikan KTA PSI Berchip Emas untuk Kader di Daerah Terpencil

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, melakukan aksi unik dengan membagikan Kartu Tanda Anggota (KTA) khusus yang dilengkapi dengan chip emas kepada kadernya. Hal ini dilakukan Kaesang saat bertemu dengan kader dari wilayah terjauh dalam sebuah agenda partai baru-baru ini. Penerima KTA istimewa tersebut berasal dari Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan […]

  • Perkuat Transparansi dan Pelayanan Publik, PUPR Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Perkuat Transparansi dan Pelayanan Publik, PUPR Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas kinerja kembali ditegaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene melalui pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas PUPR Kabupaten Majene, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas PUPR dalam menghadirkan […]

  • Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong. Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah. ​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus […]

expand_less