Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.

Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban.

​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga setempat.

​”Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan oleh seorang pria berinisial SP terhadap ayah kandungnya sendiri, BC. Pelaku mendorong korban hingga terjatuh dan mengenai kaca cermin,” ujar AKP Hadaming saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

​Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, insiden bermula saat pelaku pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo.

Dalam pengaruh alkohol, SP mendatangi ayahnya untuk meminta sejumlah uang. Diduga, uang tersebut hendak digunakan pelaku untuk memuaskan kebiasaan buruknya.

Ketika permintaan itu ditolak oleh sang ayah, cekcok mulut pun tak terhindarkan. Pelaku yang tersulut emosi mendorong korban dengan keras.

Korban terjatuh dan menghantam kaca cermin hingga pecah, menyebabkan luka robek parah dan pendarahan pada siku kiri.

Bukannya menolong, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian begitu melihat ayahnya bersimbah darah.

​Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi nekat SP bukan yang pertama kalinya. Pelaku dikenal kerap meresahkan orang tuanya dengan cara memaksa meminta uang dan kerap mengamuk jika keinginannya tidak dituruti.

​Meski salah satu anak korban telah resmi melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Kalukku, proses hukum terpaksa dihentikan atas permintaan korban sendiri.

Saat Tim URC Polsek Kalukku hendak membekuk pelaku, BC memilih untuk berlapang dada.

​”Korban menyampaikan bahwa persoalan ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum karena pelaku adalah anak kandungnya sendiri,” tutup AKP Hadaming.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Dampingi Gubernur Serahkan Penghargaan Desa Berprestasi

    Plt Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Dampingi Gubernur Serahkan Penghargaan Desa Berprestasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, bersama Sekprov Sulbar, Junda Maulana, turut mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam penyerahan penghargaan kepada dua desa berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Sulawesi Barat pada ajang Pemdeskel Award/Lomba […]

  • Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    • 0Komentar

    SINJAI, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendadak riuh oleh beredarnya sebuah desain promosi digital atau flyer yang menampilkan wajah Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Masda. Bukan flyer biasa, unggahan tersebut memicu kontroversi karena memuat tulisan yang cukup menyentil: “Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM”. Kronologi Viral di Media Sosial Unggahan […]

  • Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, mengikuti rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Barat, Senin (2/3/2026). Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana. Turut hadir para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. […]

  • Pemkab Mamasa Laksankan Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD

    Pemkab Mamasa Laksankan Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD

    • 0Komentar

    Mamasa – Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa Welem Sambolangi, didampingi Wakil Bupati Mamasa H Sudirman, memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mamasa di ruang rapat Bupati Mamasa, Selasa (24/2/2026). Turut hadir dalam rapat tersebut Forkopimda, Sekertaris Daerah, serta beberapa Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa, yang secara aktif menyampaikan laporan, masukan, […]

  • Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    Sekda Makassar Desak SKPD Percepat Pengesahan DPA, Pastikan Gaji Petugas Kebersihan Tak Molor

    • 0Komentar

    MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergerak cepat dalam merampungkan pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Langkah ini diambil guna memastikan program kerja tahun anggaran berjalan dapat segera dieksekusi tanpa kendala administratif. Andi Zulkifly menegaskan bahwa kelengkapan administrasi merupakan syarat mutlak sebelum DPA ditandatangani. […]

  • China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    • 0Komentar

    NASIONAL, Sulbarupdate.id – Harapan manusia (ms) untuk hidup jauh melampaui satu abad kini memasuki babak baru. Lonvi Biosciences, sebuah startup biosains asal Shenzhen, China, mengklaim telah mengembangkan “pil panjang umur” yang diproyeksikan mampu membuat manusia bertahan hidup hingga usia 150 tahun. Bahan utama obat revolusioner ini mengandalkan konsentrasi Procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul khusus yang […]

expand_less