Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju.

Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban.

​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga setempat.

​”Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan oleh seorang pria berinisial SP terhadap ayah kandungnya sendiri, BC. Pelaku mendorong korban hingga terjatuh dan mengenai kaca cermin,” ujar AKP Hadaming saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).

​Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, insiden bermula saat pelaku pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat setelah mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo.

Dalam pengaruh alkohol, SP mendatangi ayahnya untuk meminta sejumlah uang. Diduga, uang tersebut hendak digunakan pelaku untuk memuaskan kebiasaan buruknya.

Ketika permintaan itu ditolak oleh sang ayah, cekcok mulut pun tak terhindarkan. Pelaku yang tersulut emosi mendorong korban dengan keras.

Korban terjatuh dan menghantam kaca cermin hingga pecah, menyebabkan luka robek parah dan pendarahan pada siku kiri.

Bukannya menolong, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian begitu melihat ayahnya bersimbah darah.

​Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi nekat SP bukan yang pertama kalinya. Pelaku dikenal kerap meresahkan orang tuanya dengan cara memaksa meminta uang dan kerap mengamuk jika keinginannya tidak dituruti.

​Meski salah satu anak korban telah resmi melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Kalukku, proses hukum terpaksa dihentikan atas permintaan korban sendiri.

Saat Tim URC Polsek Kalukku hendak membekuk pelaku, BC memilih untuk berlapang dada.

​”Korban menyampaikan bahwa persoalan ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum karena pelaku adalah anak kandungnya sendiri,” tutup AKP Hadaming.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan. Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik […]

  • Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka: Sulbar Rumah Toleransi

    Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka: Sulbar Rumah Toleransi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya dalam dua momentum keagamaan berbeda, yakni perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis, 15 Januari 2026. Pada pukul 19.00 Wita, Gubernur Suhardi […]

  • Putri Dakka Bakal Laporkan Penyidik dan Kabid Humas Polda Sulsel ke Mabes Polri

    Putri Dakka Bakal Laporkan Penyidik dan Kabid Humas Polda Sulsel ke Mabes Polri

    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mantan Calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka, atau yang akrab disapa Putri Dakka, bereaksi keras atas penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan penipuan oleh Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Lewat rilis resminya, Putri Dakka mengancam akan melaporkan sejumlah pihak, termasuk oknum polisi, ke Mabes Polri. Putri Dakka menilai penetapan tersangka terhadap dirinya […]

  • Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

    Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Wanatani yang digulirkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Selatan di Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam. Proyek yang berjalan sejak tahun 2023 dengan kucuran anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai gagal total di lapangan. ​Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Desa Bubun Batu, Kecamatan Mamasa. Meski anggaran yang digelontorkan untuk […]

  • Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih dalam rapat pengambilan keputusan yang digelar hari ini. Thomas akan menggantikan Juda Agung untuk memperkuat jajaran pimpinan bank sentral. Keputusan ini diambil setelah Thomas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II, menjalani uji kelayakan dan […]

  • Kinerja Perdagangan Luar Negeri Sulbar Menguat, Ekspor Dominan Sawit dan Produk Turunannya   

    Kinerja Perdagangan Luar Negeri Sulbar Menguat, Ekspor Dominan Sawit dan Produk Turunannya  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor Sulbar tercatat mencapai US$643,00 juta atau naik 46,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Hal ini juga sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Pancadaya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi […]

expand_less