Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat.

Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, serta kepala OPD dari enam kabupaten di Sulbar secara virtual. Hadir pula para tenaga ahli gubernur dan seluruh kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, melaporkan kehadiran pemerintah kabupaten dalam forum tersebut. Pemerintah Kabupaten Mamuju dihadiri secara virtual oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Majene serta Polewali Mandar dihadiri lengkap oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Mamasa dihadiri Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Pasangkayu dihadiri Wakil Bupati dan kepala OPD, sementara Kabupaten Mamuju Tengah dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD.

Junda Maulana menjelaskan bahwa Rakerda ini dilaksanakan atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk mengubah pola kerja pemerintahan ke arah kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan sinkronisasi program dan kegiatan, terutama di tengah kondisi fiskal yang sangat terbatas pada tahun 2026,” ujar Junda.

Ia menegaskan, melalui kolaborasi dan sinergi program, target-target pembangunan yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, langkah awal kolaborasi adalah menyatukan persepsi terhadap permasalahan pembangunan daerah. Setelah itu, pemerintah provinsi dan kabupaten dapat menentukan isu-isu strategis yang menjadi prioritas penanganan bersama, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pembiayaan.

Junda Maulana juga memaparkan target utama visi-misi pembangunan Sulawesi Barat tahun 2025–2030, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 8 persen pada 2030, dengan target tahun 2025 sebesar 5,9 persen.

Selain itu, Pemprov Sulbar menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 1 persen per tahun, dari posisi saat ini 10,41 persen menuju 5,80 persen pada 2030, serta penurunan rasio gini hingga 0,28 sebagai upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, ditetapkan beberapa sasaran utama, antara lain peningkatan kinerja pertanian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan investasi daerah, penguatan tata kelola pemerintahan digital yang bersih dan akuntabel, serta peningkatan ketahanan terhadap risiko bencana.

Sementara untuk penurunan kemiskinan, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, penguatan kemandirian desa, serta peningkatan kualitas kehidupan sosial yang demokratis.

Rakerda ini dibagi ke dalam tiga bidang pembahasan. Bidang keamanan, ketertiban, dan hukum dipaparkan oleh Kepala Kesbangpol Sulbar Muhammad Darwis Damir.

Bidang ekonomi dan pariwisata dipresentasikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Hamdani Hamdi. Sedangkan bidang kesejahteraan, termasuk isu kesehatan dan pendidikan, dipaparkan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial PMD dan Pemberdayaan Perempuan Darmawati.

Setiap sesi diikuti dengan diskusi dan tanggapan dari pemerintah kabupaten guna memastikan keselarasan isu strategis dan program kegiatan antara provinsi dan kabupaten.

Hasil Rakerda ini akan ditindaklanjuti dalam tahapan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang), kemudian dibahas dalam Musrenbang kabupaten, Musrenbang provinsi, hingga Musrenbang nasional melalui Rakortekbang Nasional pada awal tahun 2026.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa Rakerda ini bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan pembangunan, mencari solusi, serta menyesuaikan dukungan anggaran yang tersedia melalui kerja sama lintas pemerintahan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, kolaborasi adalah kunci. Kalau kita isi bersama-sama, maka hasilnya akan jauh lebih terasa,” ujar Suhardi Duka. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Lahan di Majene Meluas, Mendekati Sekolah dan Permukiman Warga

    Kebakaran Lahan di Majene Meluas, Mendekati Sekolah dan Permukiman Warga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kebakaran lahan melanda Lingkungan Taduang, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (9/8/2026) pagi.  Kobaran api terus meluas hingga mendekati kawasan sekolah dan permukiman warga. Berdasarkan pemantauan di lokasi, titik api kini berada pada jarak berkisar 300 meter dari gedung SMAN 1 Pamboang serta perumahan penduduk.  Kondisi angin dan medan […]

  • Mimpi dari Pelosok Mamasa, Jejak Avdal Saputra Menuju Panggung Asia

    Mimpi dari Pelosok Mamasa, Jejak Avdal Saputra Menuju Panggung Asia

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Salutambun, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) sebuah harapan besar sedang mekar. Avdal Saputra, seorang remaja berbakat asli putra daerah Kabupaten Mamasa, kini tengah menapaki jalan sunyi menuju kejayaan sepak bola nasional. Tanpa hiruk-pukuk publikasi, sang “Mutiara Hitam” dari Mamasa ini resmi mendapat panggilan untuk […]

  • Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    Tragedi Berdarah di Mamuju Tengah, Seorang Pria Tewas Dibacok Kerabat Sendiri

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Tragedi berdarah terjadi di kompleks Pasar Salugatta, Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita. Seorang pria bernama Iwan dilaporkan tewas di tempat setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri. ​Kepala Desa Salugatta, Alimuddin, membenarkan adanya insiden maut yang menggemparkan warga pasar […]

  • Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, Ribuan Santri di Mamuju Tengah Pawai Obor

    Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, Ribuan Santri di Mamuju Tengah Pawai Obor

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, berlangsung meriah dan penuh khidmat pada Senin malam (15/6/2026). ​Ribuan santri, santriwati, serta anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dari berbagai wilayah di Mateng memadati jalanan untuk ambil bagian dalam aksi pawai obor. Tak hanya para […]

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • ASN Nongkrong dan Ngopi Saat Upacara HUT RI ke-81, Bupati Mamasa Beri Teguran

    ASN Nongkrong dan Ngopi Saat Upacara HUT RI ke-81, Bupati Mamasa Beri Teguran

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan lantaran terlihat tidak mengikuti upacara pengibaran Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026). Pantauan di lokasi, sejumlah pegawai terlihat berada di luar barisan upacara. Sebagian di antaranya memilih duduk berteduh di […]

expand_less