Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

  • account_circle Amr
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat.

Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, serta kepala OPD dari enam kabupaten di Sulbar secara virtual. Hadir pula para tenaga ahli gubernur dan seluruh kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, melaporkan kehadiran pemerintah kabupaten dalam forum tersebut. Pemerintah Kabupaten Mamuju dihadiri secara virtual oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Majene serta Polewali Mandar dihadiri lengkap oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Mamasa dihadiri Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Pasangkayu dihadiri Wakil Bupati dan kepala OPD, sementara Kabupaten Mamuju Tengah dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD.

Junda Maulana menjelaskan bahwa Rakerda ini dilaksanakan atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk mengubah pola kerja pemerintahan ke arah kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan sinkronisasi program dan kegiatan, terutama di tengah kondisi fiskal yang sangat terbatas pada tahun 2026,” ujar Junda.

Ia menegaskan, melalui kolaborasi dan sinergi program, target-target pembangunan yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, langkah awal kolaborasi adalah menyatukan persepsi terhadap permasalahan pembangunan daerah. Setelah itu, pemerintah provinsi dan kabupaten dapat menentukan isu-isu strategis yang menjadi prioritas penanganan bersama, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pembiayaan.

Junda Maulana juga memaparkan target utama visi-misi pembangunan Sulawesi Barat tahun 2025–2030, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 8 persen pada 2030, dengan target tahun 2025 sebesar 5,9 persen.

Selain itu, Pemprov Sulbar menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 1 persen per tahun, dari posisi saat ini 10,41 persen menuju 5,80 persen pada 2030, serta penurunan rasio gini hingga 0,28 sebagai upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, ditetapkan beberapa sasaran utama, antara lain peningkatan kinerja pertanian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan investasi daerah, penguatan tata kelola pemerintahan digital yang bersih dan akuntabel, serta peningkatan ketahanan terhadap risiko bencana.

Sementara untuk penurunan kemiskinan, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, penguatan kemandirian desa, serta peningkatan kualitas kehidupan sosial yang demokratis.

Rakerda ini dibagi ke dalam tiga bidang pembahasan. Bidang keamanan, ketertiban, dan hukum dipaparkan oleh Kepala Kesbangpol Sulbar Muhammad Darwis Damir.

Bidang ekonomi dan pariwisata dipresentasikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Hamdani Hamdi. Sedangkan bidang kesejahteraan, termasuk isu kesehatan dan pendidikan, dipaparkan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial PMD dan Pemberdayaan Perempuan Darmawati.

Setiap sesi diikuti dengan diskusi dan tanggapan dari pemerintah kabupaten guna memastikan keselarasan isu strategis dan program kegiatan antara provinsi dan kabupaten.

Hasil Rakerda ini akan ditindaklanjuti dalam tahapan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang), kemudian dibahas dalam Musrenbang kabupaten, Musrenbang provinsi, hingga Musrenbang nasional melalui Rakortekbang Nasional pada awal tahun 2026.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa Rakerda ini bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan pembangunan, mencari solusi, serta menyesuaikan dukungan anggaran yang tersedia melalui kerja sama lintas pemerintahan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, kolaborasi adalah kunci. Kalau kita isi bersama-sama, maka hasilnya akan jauh lebih terasa,” ujar Suhardi Duka. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    Hardiknas 2026, Bupati Mamasa: Pendidikan Adalah Kunci Utama Membangun Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sabtu (2/5/2026). Peringatan yang jatuh setiap tanggal 2 Mei ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara. Ada yang menarik dalam upacara kali ini, jajaran Forkopimda dan tamu undangan […]

  • Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Resmob Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan Asdar alias Ondo (45), terduga pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis badik. Insiden berdarah ini terjadi di wilayah Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, yang dipicu oleh perselisihan saat pesta minuman keras (miras). Kronologi Kejadian Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Plh. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Ipda […]

  • Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan mengejutkan terkait praktik ilegal di sektor industri logam. Sebanyak 40 perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia diduga kuat melakukan penghindaran pajak secara sistematis, yang memicu kerugian negara dalam skala besar. Berdasarkan keterangan Menkeu, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus transaksi tunai untuk menghindari pemantauan sistem […]

  • Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Standar Penyelenggaraan dan Penguatan Prinsip Satu Data Indonesia, Senin (9/3/2026). ​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Diskominfo, Tobadak, Sulawesi Barat tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Mateng. ​Kepala Diskominfo […]

  • Hari Ketiga Pencarian Korban KM. Bukit Siguntang di Selat Makassar Hasil Nihil 

    Hari Ketiga Pencarian Korban KM. Bukit Siguntang di Selat Makassar Hasil Nihil 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju kembali melanjutkan Operasi SAR untuk hari ketiga pencarian penumpang KM. Bukit Siguntang yang dilaporkan jatuh ke laut di Perairan Selat Makassar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, beberapa hari lalu. Korban yang hilang adalah seorang pria bernama Suhardi (21). Sampai berakhirnya pencarian hari ketiga, korban belum ditemukan. Dalam […]

  • Perkuat Sinergi: Kesbangpol Silaturahmi dengan DPW NasDem Sulbar   

    Perkuat Sinergi: Kesbangpol Silaturahmi dengan DPW NasDem Sulbar  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan silaturahmi dan pembinaan ke Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembinaan dan fasilitasi partai politik dalam mendukung kualitas demokrasi di daerah. Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Barat, […]

expand_less