Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

Tak Kunjung Beroperasi Sejak Rampung, SPPG 3T di Mamuju Tengah Disorot Warga dan Investor 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
  • visibility 276
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pembangunan 13 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, hingga kini belum menunjukkan aktivitas operasional. 

Padahal, proyek yang menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dikabarkan telah rampung sejak Desember 2025 lalu.

​Dua di antara dapur SPPG 3T yang belum difungsikan tersebut berada di Desa Lembah Hada dan Desa Bojok, Kecamatan Budong-budong.

​Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lokasi, bangunan dapur bernuansa warna biru-putih itu tampak berdiri kokoh dan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. 

Kendati demikian, belum ada tanda-tanda aktivitas pelayanan gizi sama sekali. 

​Kondisi ini pun memicu keluhan dari warga setempat, terutama para siswa tingkat TK, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah lama menanti untuk merasakan program nasional tersebut.

​Seorang warga Desa Lembah Hada sekaligus calon relawan SPPG, Ratnawati, mengaku heran mengapa fasilitas yang telah selesai dibangun sejak akhir tahun lalu itu tak kunjung beroperasi.

​”Diperkirakan sudah sejak bulan 12 (Desember 2025) selesai dibangun dapurnya, Pak, tapi sampai sekarang belum dioperasikan,” ujar Ratnawati kepada awak media, Jumat (19/6/2026).

​Ratnawati menambahkan, keberadaan dapur ini sangat dinantikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Selain memberikan pemenuhan gizi bagi siswa, program ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. 

“Mudah-mudahan segera dibuka, kami mau kerja untuk tambah-tambah penghasilan,” imbuhnya.

​Senada dengan Ratnawati, warga lainnya, Muliati, menyebutkan bahwa anak-anak di desanya sudah sering bertanya-tanya mengenai kepastian program MBG.

​Harapan serupa juga diungkapkan oleh para pelajar di Desa Lembah Hada. Irsyam, seorang siswa SD setempat, dengan polos mengutarakan keinginannya agar program makan gratis tersebut bisa segera masuk ke sekolah mereka.

​”Kami mau MBG, Pak. Belum pernah dapat MBG di sekolah. Di sini ada sekolah TK, SD, dan SMP, semuanya belum dapat,” kata Irsyam. 

​Keluhan serupa juga datang dari Haikal dan Aulia, siswa SMP di desa setempat. “Saya juga mau MBG, di sekolah sini belum ada,” tutur Haikal.

​Ketidakpastian operasional dapur SPPG ini ternyata tidak hanya berdampak pada warga, tetapi juga mulai menghantui para investor yang mendanai proyek tersebut. Salah seorang investor berinisial ILH (nama disamarkan), mengaku cemas terhadap nasib modal yang telah ia kucurkan.

​Hingga saat ini, para investor dikabarkan belum memperoleh kepastian dari pemerintah mengenai mekanisme maupun jadwal pengembalian dana talangan pembangunan fasilitas tersebut.

​”Kekhawatiran kami muncul karena hingga saat ini pembayaran ganti rugi atau pengembalian dana yang telah kami keluarkan untuk membangun fasilitas dapur MBG ini belum menunjukkan kepastian,” ungkap ILH, Kamis (18/6/2026).

​Menurut ILH, pembangunan fasilitas dapur di wilayah 3T Mateng ini didasarkan pada titik lokasi yang telah ditentukan oleh Tim Satgas MBG. Secara keseluruhan, proyek tersebut diklaim telah rampung pada Januari 2026 dan hanya tinggal menunggu instruksi operasional (running).

​”Ada 13 titik dapur MBG 3T yang dibangun, dan sekitar 10 dapur sudah selesai 100 persen, tinggal menunggu jalan,” jelasnya.

​Namun, memasuki pertengahan tahun 2026, belum ada kejelasan mengenai jadwal operasional maupun sistem pengembalian dana investasi. 

Pihak investor pun mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera memberikan kepastian hukum dan finansial agar program strategis ini tidak terbengkalai.(*) 

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kinerja jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Mamuju Tengah yang kini berdiri selama 6 Tahun dalam bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  Hal ini disampaikan Arsal usai menghadiri Upacara dan syukuran dalam peringatan Hari […]

  • SK 365 PPPK Kesehatan dan Pendidikan di Mamasa Diperpanjang 2 Tahun

    SK 365 PPPK Kesehatan dan Pendidikan di Mamasa Diperpanjang 2 Tahun

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi perpanjang masa bakti 365 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi tenaga kesehatan dan pendidikan selama dua tahun. Penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan perjanjian kerja untuk periode 2027/2028 ini dilaksanakan dalam upacara apel pagi di Lapangan Kantor Bupati Mamasa, Senin (9/2/2026). ​Penandatanganan dan penyerahan kontrak dilakukan langsung oleh […]

  • Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan obat terlarang jenis narkotika di kalangan personel Polri, Unit Propam Polres Majene menggelar tes urin secara mendadak kepada personel Polres Majene. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesaat setelah apel pagi dan berlangsung di halaman Satuan Reserse Narkoba Polres Majene, Rabu (17/12/25). Tes urin ini dipimpin langsung […]

  • Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai. Sebelumnya, sempat viral […]

  • Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus memacu percepatan penanganan stunting melalui inovasi Gerakan Melawan Stunting (Genting). Dalam upaya mencapai target nol kasus (zero stunting), pemerintah daerah kini memperluas kolaborasi dengan mengajak sektor swasta dan masyarakat mampu menjadi orang tua asuh. ​Ajakan tersebut ditegaskan oleh Asisten III Setda Mamuju Tengah, […]

  • Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tabulahan bersama Puskesmas Tabulahan membahas hasil pemeriksaan sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya diuji oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat. Kepala Puskesmas Tabulahan, Iriana, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menemukan adanya bakteri Staphylococcus aureus pada sampel yang diperiksa. Iriana menegaskan, Staphylococcus […]

expand_less