Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Dana BNPB 21 Miliar Dikonkretkan, Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan dan Tanggul di Tapandullu

Dana BNPB 21 Miliar Dikonkretkan, Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan dan Tanggul di Tapandullu

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id  — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, lakukan peninjauan rekonstruksi tanggul banjir Desa Tapandullu di Ruas Jalan Abd. Malik Pattana Endeng, Sumare Rangas , Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga meresmikan Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa yang berlokasi di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Rabu, 17 Desember 2025.

Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa batas Tapalang Barat–Tapalang serta rekonstruksi tanggul banjir Desa Tapandullu tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hibah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi M6,2 yang terjadi pada medio Januari 2021 lalu, untuk Tahun Anggaran 2024–2025.

Total hibah dari Pemerintah Pusat melalui BNPB mencapai lebih dari Rp 21 miliar yang terbagi dalam tiga paket pekerjaan, yakni rekonstruksi jembatan ruas jalan batas Tapalang Barat–Tapalang, rekonstruksi tanggul banjir Desa Tapandullu, serta rehabilitasi Jembatan Desa Ahu di Kecamatan Tapalang Barat.

Gubernur Suhardi Duka (SDK) menjelaskan bahwa secara keseluruhan dukungan anggaran rekonstruksi infrastruktur di wilayah tersebut pada tahun ini mencapai sekitar Rp 39 miliar, yang terdiri dari hibah BNPB sebesar Rp 21 miliar ditambah dukungan anggaran APBD sekitar Rp 18 miliar. Untuk tahun depan, pemerintah daerah juga mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp 30 miliar untuk peningkatan Jalan dari Labuan Rano-Ahu.

“Kalau jalan ini sudah mulus, berarti kita tidak lagi hanya memiliki satu jalur alternatif. Memang jaraknya sedikit lebih panjang dibandingkan lewat sana (jalur Tapalang–Mamuju), tetapi jalur ini lebih lurus, risikonya lebih rendah,” ujar Gubernur Suhardi Duka.

Ia menambahkan, keberadaan jalur alternatif tersebut sangat penting untuk menjaga konektivitas dan stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa ketika jalur utama terputus, dampaknya langsung terasa pada aktivitas ekonomi dan inflasi.

Gubernur Suhardi Duka juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah berkomunikasi dengan Kepala BNPB terkait rencana dukungan anggaran rekonstruksi lanjutan pada tahun 2026 yang diperkirakan mencapai Rp120 miliar.

Namun demikian, ia memahami kondisi nasional saat ini, di mana beberapa provinsi di Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tengah mengalami bencana banjir besar.

“Kalau nantinya alokasi itu dialihkan ke daerah yang lebih membutuhkan, tidak apa-apa. Kita harus toleran sebagai bagian dari NKRI. Tapi kalau masih ada sisa yang bisa dialokasikan ke Sulawesi Barat, tentu kita syukuri,” ucap SDK.

Ia menegaskan, kepercayaan BNPB kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat diberikan karena seluruh proses pelaksanaan kegiatan, mulai dari perencanaan, tender, hingga audit, berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Tapalang Barat dan Simboro, yang kini dapat menikmati akses jalan dan jembatan tanpa hambatan. Infrastruktur yang direkonstruksi meliputi dua unit jembatan, tanggul banjir sepanjang kurang lebih 700 meter, serta beberapa titik rehabilitasi jalan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, saya bersama Bupati, Danrem, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, dan seluruh jajaran menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB Pusat atas dukungan dan kepercayaannya dalam pelaksanaan rekonstruksi pascabencana di Sulawesi Barat,” pungkasnya.

Gubernur SDK juga menegaskan bahwa meskipun saat ini perhatian nasional terfokus pada penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, Sulawesi Barat masih membutuhkan dukungan lanjutan karena masih terdapat beberapa infrastruktur yang perlu direkonstruksi pascabencana. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan penganiayaan dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Tusan, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari melaporkan mertuanya sendiri ke pihak berwajib atas dugaan tindak kekerasan fisik. Kronologi Kejadian Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/4/2024), saat korban mendatangi kediaman mertuanya dengan maksud menjemput sang anak yang sebelumnya […]

  • BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berinisial RS (4) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di kolam irigasi sedalam dua meter pada Senin sore (2/2/2026). ​Insiden memilukan ini terjadi di Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi […]

  • Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    • 0Komentar

    ​JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pemerintah resmi menyepakati pengaturan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa sekolah selama bulan Ramadan 2026. Keputusan ini menitikberatkan pada keseimbangan antara pemenuhan hak belajar, penguatan nilai keagamaan, serta pembentukan karakter peserta didik. ​Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) […]

  • Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Niat tulus para siswa di pelosok Kabupaten Mamasa untuk mengenyam bangku pendidikan harus berbenturan dengan realita pahit. SDN 007 Botteng yang terletak di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, kini menjadi sorotan setelah dilaporkan meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi. Hal ini terjadi pada Kamis 12 February 2026. ​Kondisi […]

  • Kisah Nenni, 20 Tahun Menanti Seragam Korpri, Terima SK Langsung Pensiun

    Kisah Nenni, 20 Tahun Menanti Seragam Korpri, Terima SK Langsung Pensiun

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Matahari di ufuk Mamasa seolah bersinar lebih redup dari biasanya pada Senin, 29 Desember 2015. Di antara ratusan derap langkah pegawai yang bersuka cita, ada sepasang kaki yang melangkah dengan berat namun penuh martabat. Dialah Nenni, seorang wanita yang menghabiskan dua dekade usianya dalam sunyi pengabdian di Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa. Selama […]

  • Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh kabar pernikahan beda daerah yang menunjukkan keseriusan luar biasa dari pihak mempelai pria. Seorang pemuda asal Medan, Sumatera Utara, resmi mempersunting gadis pujaannya dari Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, dengan mahar atau uang panai yang tergolong fantastis. ​Kabar ini pertama kali mencuat […]

expand_less