Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Temuan BPK Rp81 Miliar Mandek, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak Jaksa Bertindak

Temuan BPK Rp81 Miliar Mandek, Wakil Ketua DPRD Mamasa Desak Jaksa Bertindak

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Pengembalian kerugian negara sebesar Rp81 miliar di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa hingga kini masih jalan di tempat.

Mandeknya tindak lanjut atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini memicu desakan luas agar aparat penegak hukum segera turun tangan.

​Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, menyatakan bahwa polemik ini kini jadi domain aparat penegak hukum (APH), khususnya pihak Kejaksaan.

Ia menilai, kelonggaran waktu yang diberikan oleh regulasi seharusnya sudah cukup bagi pihak terkait untuk menunjukkan itikad baik.

​Menurut Arwin, mekanisme penanganan awal sebenarnya berada di bawah kendali Inspektorat melalui tim tindak lanjut segera setelah LHP BPK diserahkan.

​”Pemda melalui Inspektorat memiliki waktu 60 hari untuk menindaklanjuti LHP BPK. Dalam kurun waktu itu, pihak yang bersangkutan, baik ASN maupun pihak ketiga, diberikan kesempatan untuk mengembalikan temuan,” ujar Arwin, kepada Sulbarupdate.id Sabtu (7/3/2026).

​Namun, ia menegaskan bahwa jika batas waktu 60 hari tersebut dilewati tanpa ada realisasi pengembalian, maka kasus tersebut harus dipandang sebagai dugaan pelanggaran pidana yang dapat diproses lebih lanjut oleh hukum.

​Di sisi lain, publik dan sejumlah aktivis mulai mempertanyakan efektivitas Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya ditandatangani antara Pemkab Mamasa dan Kejaksaan.

MoU tersebut sejatinya bertujuan mendorong pendekatan persuasif melalui Tim Penyelesaian Kerugian Daerah (TPTGR).

​Namun, arus desakan di media sosial dan grup-grup diskusi WhatsApp menilai MoU tersebut justru berpotensi menjadi “penghambat” ketegasan hukum.

Muncul usulan agar kesepakatan tersebut dievaluasi atau dicabut jika hanya memperlambat proses penyelidikan pidana.

​Arwin menegaskan bahwa lembaga legislatif memberikan dukungan penuh bagi Kejaksaan Negeri Mamasa untuk mengambil langkah hukum yang konkret.

​”Kami mendukung langkah-langkah yang akan diambil oleh Kejaksaan Negeri Mamasa dalam melakukan upaya hukum terhadap TPTGR ini. Hal ini penting agar penyelamatan keuangan negara tidak berlarut-larut,” tegasnya.

​Masyarakat dan para aktivis kini menunggu transparansi dari pihak berwenang.

Mereka berharap penanganan temuan Rp81 miliar ini tidak hanya berakhir pada imbauan, tetapi masuk ke ranah penegakan hukum guna memberikan efek jera dan memulihkan kondisi finansial daerah.(*).

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Dari Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat kini Bunyi Suara diberbagai Tempat atau Wilayah yang Asalnya dari Para Petani. Mereka dengan Lantang Menyuarakan Dukungan Penuh kepada Program Strategis Presiden Saat ini, yaitu Program Makan Bergisi Gratis (MBG). Saat tim media baik berkunjung maupun komunikasi lewat Telpon (via whatsapp) kebeberapa wilayah ditingkat kecamatan dan […]

  • Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima kunjungan kerja dari Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2026 di wilayah Sulawesi Barat. ​Rombongan tim disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, di Ruang Aula Lantai […]

  • Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju kembali menjadi sasaran demonstrasi oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju (AMM) pada Selasa, 16 Desember 2025. Aksi yang telah memasuki kali keempat ini menuntut penindakan tegas atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta pemeriksaan pajak yang dinilai tidak profesional dan tidak berkeadilan terhadap Wajib Pajak (WP) di wilayah […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes). Pemecatan ini merupakan respons terhadap vonis bersalah keduanya dalam kasus dugaan korupsi dana insentif COVID-19. Dua ASN yang dipecat, diidentifikasi dengan inisial HE […]

  • Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

    Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi infrastruktur jalan penghubung Desa Pamoseang Pangga menuju Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, kian mencapai titik nadir. Minimnya atensi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat memicu kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat. ​Kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak lalui tersebut baru-baru ini memicu keprihatinan publik […]

expand_less