Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Kader Dikeroyok di Mamuju, PMII Cabang Mamasa Desak Polisi Usut Tuntas hingga Akar Masalah

Kader Dikeroyok di Mamuju, PMII Cabang Mamasa Desak Polisi Usut Tuntas hingga Akar Masalah

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamasa mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa dua orang kadernya. Insiden tersebut terjadi di Jalan Dahlia, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, pada Kamis (28/5/2026) malam.

Peristiwa pengeroyokan dilaporkan berlangsung di Sekretariat Perjuangan Mahasiswa Vendetta, salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang beroperasi di Sulawesi Barat. Dua kader PMII yang menjadi korban dalam insiden ini diketahui bernama Ikhwan Rozi (23) dan Fergiawan Reizaski (23).

Ketua PMII Cabang Mamasa, Yasir, menyatakan bahwa pihak korban telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mamuju untuk diproses secara hukum. Ia mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut dan meminta polisi bertindak tegas serta transparan.

“Kami meminta agar pelaku ditindak secara tegas dan adil. APH harus mengusut masalah ini sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai ada oknum dalang di balik peristiwa ini,” ujar Yasir dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Selain mendesak proses hukum yang terbuka, Yasir juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (SPPG) dalam aksi pengeroyokan tersebut. Menurutnya, jika dugaan itu benar, hal ini menjadi preseden buruk bagi institusi yang bersangkutan.

“Hari ini kita melihat maraknya tindakan pembungkaman aktivis melalui jalur kekerasan. Ditambah lagi, disinyalir ada oknum SPPG yang diduga terlibat. Ini adalah pertanda kemunduran moral. Aparatur yang melalui proses rekrutmen resmi seharusnya menjaga ketertiban, bukan justru terlibat dugaan kekerasan,” cecar Yasir.

Ia menilai munculnya dugaan keterlibatan oknum tersebut memicu pertanyaan besar terkait kualitas dan ketegasan sistem rekrutmen internal instansi terkait.

Pihak PMII Mamasa menegaskan akan terus mengawal jalannya penyelidikan di Polresta Mamuju guna memastikan penegakan hukum berjalan dengan seadil-adilnya tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    • 0Komentar

    Mamuju –  Sulbarupdate.id – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat Wakil Gubernur Sulbar berlangsung dalam suasana yang relatif tenang, Kamis (2/4/2026). Meski menjadi agenda penting yang dihadiri lansung oleh Gubernur Sulawesi Barat H. Suhardi Suka, jumlah kehadiran anggota dewan dalam rapat tersebut terlihat belum maksimal. Berdasarkan pantauan di dalam […]

  • Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

    Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik, tepatnya di jalur yang menghubungkan Desa Pangandaran dan Desa Burana. Akibatnya, akses transportasi warga lumpuh total lantaran material tanah menutup badan jalan. Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat lima titik longsor utama di sepanjang ruas jalan poros tersebut. […]

  • Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Persidangan kasus sengketa lahan seluas 115 hektare di wilayah Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, antara kelompok tani Pak Balo melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) terus menyita perhatian publik. ​Dalam rangkaian persidangan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2026 di Pengadilan Negeri Mamuju, majelis hakim dihadapkan pada rentetan kesaksian yang saling […]

  • Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id– Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus luar biasa menggemparkan jagat media sosial di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Demi membuktikan bahwa cinta tak mengenal batas kondisi, sepasang kekasih memilih untuk melangsungkan pemberkatan nikah di dalam ruang perawatan Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM), Kabupaten Mamasa, Selasa (13/1/2026). Momen sakral tersebut menjadi perbincangan hangat setelah akun Facebook Mamasa.id […]

  • Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV. ​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata […]

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 2.100 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 2.100 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat melaksanakan kegiatan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (18/8/2026) mulai pukul 07.00 WITA di wilayah Desa Mehalaan Barat, […]

expand_less