Di HUT ke-13 Tahun Bumi Lalla Tassisara, Ini Harapan Bupati Mamuju Tengah
- account_circle Ancha
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 327
- comment 0 komentar

Tugu Benteng Tobadak, Mamuju Tengah. Dok/Sulbarupdate
Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Minggu, 14 Desember 2025, menandai tonggak penting dalam perjalanan daerah otonom yang sarat dinamika dan progresivitas.
Terlahir sebagai entitas hasil pemekaran dari Kabupaten Mamuju, Mateng secara impresif telah bertransformasi menjadi salah satu lokomotif utama perekonomian dan pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat, dengan Tobadak sebagai pusat administrasinya (ibu kota).
Potensi Geografis dan Tulang Punggung Ekonomi
Dengan cakupan geografis yang membentang seluas kurang lebih 3.100,87 kilo meter persegi, Mateng diberkahi dengan potensi sumber daya alam yang melimpah.
Hal ini memposisikan nya sebagai lumbung komoditas unggulan, khususnya pada sektor perkebunan kelapa sawit. Sektor ini telah lama menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat Mateng, berperan vital dalam penyerapan tenaga kerja dan mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Keberhasilan tersebut disokong oleh tingkat kesuburan lahan yang optimal serta komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.
Secara demografis, Mateng memperlihatkan pertumbuhan populasi yang stabil, dengan estimasi sekitar 143 ribu jiwa pada tahun 2024.
Komposisi penduduk yang relatif muda dan produktif ini merupakan aset fundamental dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan untuk dekade-dekade mendatang.
Posisi Strategis dan Interkoneksi Regional
Posisi geostrategis Mamuju Tengah menjadikannya simpul krusial dalam jaringan konektivitas regional. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasangkayu di utara, Kabupaten Mamuju di selatan dan timur, serta diapit oleh Selat Makassar di sebelah barat.
Lebih jauh, di bagian tenggara, Mateng berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Selatan, yang menegaskan perannya sebagai gerbang penghubung antarprovinsi.
Peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan dan pelabuhan terus diintensifkan sebagai prasyarat mutlak untuk melancarkan arus barang dan jasa, yang merupakan katalisator utama pertumbuhan ekonomi.
Harmoni Alam dan Eksplorasi Pariwisata
Selain sektor perkebunan, Mamuju Tengah juga menyimpan daya tarik pariwisata alam yang luar biasa. Pantai Kambunong, dengan hamparan pasirnya yang eksotis dan ombaknya yang tenang, kini mulai menarik atensi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis ekologi, guna memastikan bahwa kekayaan alam yang ada dapat dinikmati sembari menjaga prinsip-prinsip konservasi lingkungan.
Langkah ini merupakan upaya diversifikasi ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal melalui pengembangan industri kreatif dan jasa.
Visi Jangka Panjang dan Harapan Bupati Arsal Aras
Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyatakan bahwa dalam rangka HUT ke-13 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mateng menegaskan kembali komitmennya untuk terus memutakhirkan kualitas pelayanan publik.
Berbagai program unggulan di sektor pendidikan dan kesehatan telah diimplementasikan guna menjamin pemerataan akses dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Tiga belas tahun bukanlah rentang waktu yang singkat. Mateng telah berhasil membuktikan kemandiriannya dan kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi,” ujar Arsal saat dikonfirmasi pada Minggu, 14 Desember 2025.
Putra Aras Tammauni itu menegaskan bahwa tantangan global maupun domestik dihadapi dengan perumusan kebijakan yang adaptif dan pro-rakyat, untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan.
Arsal menambahkan, Pemda Mateng bertekad untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis ekologi guna memastikan pelestarian lingkungan.
“Langkah ini merupakan upaya diversifikasi ekonomi, sekaligus menciptakan peluang bagi masyarakat lokal melalui industri kreatif dan jasa,” katanya.
Ia menyimpulkan bahwa Kabupaten Mamuju Tengah, sebagai perwujudan semangat otonomi daerah yang matang, akan terus berupaya mengukuhkan diri sebagai wilayah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, selaras dengan cita-cita besar bangsa.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Editor
- Sumber: Reporter Sulbarupdate.id
