Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
  • visibility 359
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemadaman listrik secara tiba-tiba kembali dikeluhkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene. Minimnya informasi sebelum pemadaman membuat pelanggan mempertanyakan kondisi kelistrikan serta meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal kepada masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN Majene, Hari Murti Fitrianno, menjelaskan bahwa pengaturan beban listrik yang terjadi di Majene bukan merupakan persoalan yang hanya terjadi di satu wilayah.

Menurutnya, sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat saling terkoneksi. Karena itu, kondisi pasokan dan kebutuhan listrik di satu wilayah dapat berkaitan dengan kondisi sistem secara keseluruhan.

“Pengaturan beban bukan hanya di Kabupaten Majene. Ini terjadi pada sistem Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat karena sistemnya terkoneksi,” ujar Hari Murti. Ucapnya kepada wartawan Sulbar update. Id saat di wawancarai, Jumat (4/9/2026) diruang kerjanya.

Hari Murti menjelaskan, salah satu penyebab dilakukannya pengaturan beban adalah kondisi ketika suplai listrik yang tersedia tidak seimbang dengan kebutuhan pelanggan.

Kondisi tersebut terjadi seiring adanya kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang menyebabkan pasokan listrik berkurang sementara kebutuhan pelanggan tetap harus dipenuhi.

Untuk menjaga keseimbangan sistem, PLN kemudian melakukan pengaturan beban listrik kepada pelanggan di sejumlah wilayah.

“Penyebabnya adanya suplai listrik yang dihasilkan dan dibutuhkan tidak seimbang karena adanya kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Sehingga suplai berkurang dan diperlukan penyeimbangan listrik kepada pelanggan,” jelasnya.

Terkait kondisi pemadaman yang terjadi, Hari Murti menegaskan bahwa secara langsung tidak ada pengaruh dari kondisi air terhadap pemadaman yang terjadi saat ini.

Ia menyebut, kondisi tersebut lebih berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.

“Secara langsung tidak ada pengaruh dari air pada kondisi saat ini, tetapi adanya pemeliharaan,” katanya.

Di tengah keluhan masyarakat terkait pemadaman yang terjadi tanpa informasi, PLN Majene menyatakan akan berupaya memberikan informasi kepada pelanggan apabila terdapat rencana pemadaman.

Hari Murti mengatakan, pihaknya sebisa mungkin menyampaikan informasi paling lambat sekitar pukul 21.00 WITA apabila terdapat pemadaman yang akan terjadi di wilayah tertentu.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri, terutama pelanggan yang aktivitasnya sangat bergantung pada pasokan listrik.

PLN Majene juga memiliki Whatsapp channel “INFORMASI PLN MAJENE” yang memuat daftar lokasi yang terdampak pemadaman listrik. Selain itu, PLN Majene memanfaatkan grup WhatsApp “PLN Majene Menyapa” sebagai salah satu sarana komunikasi dengan pelanggan.

Dalam grup tersebut terdapat pelanggan serta sejumlah perangkat desa yang diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

PLN Majene juga mengimbau agar informasi mengenai pemadaman listrik dapat turut disebarluaskan melalui media sosial sehingga masyarakat yang terdampak bisa mendapatkan informasi dengan lebih cepat.

Dengan adanya berbagai kanal komunikasi tersebut, PLN berharap informasi terkait kondisi kelistrikan tidak berhenti pada pelanggan tertentu saja, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat luas.

Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang simpang siur ketika terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap PLN dapat meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, khususnya ketika pemadaman berdampak pada aktivitas warga.

Pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga dapat berdampak pada pelaku usaha, pelayanan publik, perangkat desa, hingga aktivitas masyarakat yang membutuhkan listrik.

PLN Majene menyatakan akan terus berupaya memberikan informasi kepada pelanggan dan mengimbau masyarakat untuk ikut menyebarkan pemberitahuan resmi terkait pemadaman melalui kanal komunikasi dan media sosial. Masyarakat dapat mengetahui informasi melalui Channel WhatsApp “INFORMASI PLN MAJENE” maupun melalui PLN Mobile dan juga menghubungi Call Center PLN 123 atau bisa datang ke kantor PLN Majene.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sulbar Ikuti Coaching Clinic Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN, Dukung Manajemen Talenta ASN

    RSUD Sulbar Ikuti Coaching Clinic Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN, Dukung Manajemen Talenta ASN

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka mendukung penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) serta menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat tanggal 6 Januari 2026 Nomor 800.1.14.1/4/2026 tentang Penjelasan Teknis Pemutakhiran Data SIASN, RSUD Provinsi Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Coaching Clinic Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN bagi seluruh ASN lingkup RSUD Provinsi Sulawesi Barat. […]

  • Kejar Target WHO 2026, Koperindag Sulbar dan Malaqbi Halal Center Percepat Sertifikasi Halal UMKM

    Kejar Target WHO 2026, Koperindag Sulbar dan Malaqbi Halal Center Percepat Sertifikasi Halal UMKM

    • 2Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat resmi memperkuat sinergi dengan Malaqbi Halal Center (MHC) guna mengakselerasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di wilayah Sulbar. Langkah strategis ini dilakukan untuk menyongsong pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2026 (WHO 2026). ​Pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Mamuju, Senin (11/5/2026). […]

  • Perkuat Sinergi: Kesbangpol Silaturahmi dengan DPW NasDem Sulbar   

    Perkuat Sinergi: Kesbangpol Silaturahmi dengan DPW NasDem Sulbar  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan silaturahmi dan pembinaan ke Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembinaan dan fasilitasi partai politik dalam mendukung kualitas demokrasi di daerah. Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Barat, […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Mengawali hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Family Gathering di Café Ruang Rindu, Mamuju, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan yang dihadiri pejabat dan staf dari seluruh bidang ini menjadi ruang silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi. […]

  • Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    • 0Komentar

    JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar utama pemerintahan baru kini memasuki babak evaluasi krusial. Menteri Keuangan Purbaya secara mengejutkan mengusulkan kepada Presiden agar mekanisme penyaluran program tersebut dirombak total dari penyediaan makanan siap saji menjadi bantuan tunai langsung kepada orang tua siswa. Dalam usulannya, Menkeu Purbaya menekankan bahwa skema pemberian uang […]

  • Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapabilitas fiskal yang memadai guna merespons dan menanggulangi kebutuhan kebencanaan sepanjang tahun 2025 dan 2026. Kepastian ini disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto terkait alokasi bantuan bencana, yakni sebesar Rp 4 miliar bagi 52 kabupaten/kota dan Rp 20 miliar untuk setiap provinsi yang […]

expand_less