Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

  • account_circle Hamsah Sabir
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 551
  • comment 0 komentar

Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapabilitas fiskal yang memadai guna merespons dan menanggulangi kebutuhan kebencanaan sepanjang tahun 2025 dan 2026.

Kepastian ini disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto terkait alokasi bantuan bencana, yakni sebesar Rp 4 miliar bagi 52 kabupaten/kota dan Rp 20 miliar untuk setiap provinsi yang terdampak musibah.

Purbaya memastikan bahwa alokasi anggaran cadangan khusus bencana tetap tersedia dan dapat dimobilisasi dengan segera.

“Terdapat anggaran untuk bencana yang disiapkan setiap tahun, dengan besaran Rp 5 triliun. Itu adalah sumber pertama,” ujar Purbaya pasca-Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah mengamankan ruang fiskal tambahan melalui langkah strategis peninjauan ulang (penyisiran) belanja kementerian dan lembaga (K/L) dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pendekatan ini diinisiasi lebih awal, berfokus pada seleksi ketat terhadap kegiatan yang dinilai kurang produktif, seperti penyelenggaraan rapat-rapat yang manfaatnya dianggap minim.

Purbaya menekankan bahwa proses ini bukanlah pemotongan anggaran, melainkan upaya efisiensi yang substansial.

Melalui efisiensi ini, pemerintah berhasil mengidentifikasi ruang fiskal sekitar Rp 60 triliun yang berpotensi direalokasikan untuk kebutuhan prioritas, termasuk penanganan bencana.

“Ini bukan pemotongan anggaran, melainkan efisiensi. Kami telah mengidentifikasi potensi sekitar Rp 60 triliun. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu terlalu mencemaskan ketersediaan dana, sebab anggaran telah disiapkan. Kami tidak memangkas, namun mengurangi kegiatan yang tidak jelas relevansinya,” tegasnya.

Peninjauan belanja K/L dilakukan segera setelah penetapan APBN. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden pemotongan anggaran secara mendadak, sebagaimana yang terjadi pada tahun fiskal sebelumnya.

Dengan kombinasi cadangan anggaran rutin dan ruang efisiensi yang signifikan, Menkeu Purbaya menjamin kesiapan pemerintah dalam melaksanakan respons kebencanaan tanpa mengganggu stabilitas struktur anggaran negara.(**)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti.  Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju […]

  • Viral! Video Kekerasan Anak di Polman, Polisi Amankan Ayah Kandung

    Viral! Video Kekerasan Anak di Polman, Polisi Amankan Ayah Kandung

    • 1Komentar

    ​POLMAN, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap dua anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Menanggapi keresahan masyarakat, jajaran Polsek Wonomulyo bergerak cepat mengamankan terduga pelaku yang merupakan ayah kandung korban. ​Peristiwa yang memicu kecaman netizen ini pertama kali mencuat […]

  • Usai Saksikan Kekerasan terhadap Ayahnya, 2 Anak di Majene Didorong Segera Dapat Pendampingan

    Usai Saksikan Kekerasan terhadap Ayahnya, 2 Anak di Majene Didorong Segera Dapat Pendampingan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Peristiwa kekerasan yang menimpa seorang warga di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Sulawesi Barat,  menyisakan persoalan serius bagi dua orang anak korban yang disebut menyaksikan langsung kejadian tersebut. Seorang warga Majene, Muh Arsalin Aras, menyatankan kepada pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan untuk segera memastikan kedua anak tersebut berada dalam lingkungan […]

  • Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sulawesi Barat pada Kamis (9/7/2026) pukul 08.09 WIB atau sekitar 09.09 WITA. Sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, panik dan berhamburan keluar rumah. Berdasarkan informasi awal dari BMKG, gempa tersebut berpusat di 3,78 Lintang Selatan dan 119,02 Bujur Timur, atau sekitar 50 kilometer di […]

  • Tahun 2025 Pengadilan Agama Polman Cetak 624 Janda, 598 Perkara Diajukan Istri

    Tahun 2025 Pengadilan Agama Polman Cetak 624 Janda, 598 Perkara Diajukan Istri

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id- Pengadilan Agama Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menerima 794 laporan perkara perceraian sepanjang tahun 2025, Rabu (24/12/2025). Dengan tipe laporan cerai talak diajukan oleh suami sebanyak 196 dan gugatan cerai diajukan pihak istri sebanyak 598 laporan perkara. Total keseluruhan laporan perkara perceraian diterima sebanyak 794, istri mengugat suami untuk cerai lebih banyak. […]

  • Kebakaran di Mamuju Tengah, 1 Rumah Ludes Terbakar 

    Kebakaran di Mamuju Tengah, 1 Rumah Ludes Terbakar 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kebakaran hebat kembali terjadi di Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa ini mengakibatkan satu unit rumah milik Firman (45) warga Dusun Lemba Harapan, Desa Babana, Kecamatan Budong – Budong, ludes terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dalam keterangan resmi […]

expand_less