Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar utama pemerintahan baru kini memasuki babak evaluasi krusial. Menteri Keuangan Purbaya secara mengejutkan mengusulkan kepada Presiden agar mekanisme penyaluran program tersebut dirombak total dari penyediaan makanan siap saji menjadi bantuan tunai langsung kepada orang tua siswa.

Dalam usulannya, Menkeu Purbaya menekankan bahwa skema pemberian uang tunai sebesar Rp300.000 per bulan melalui rekening orang tua jauh lebih efisien dibandingkan distribusi fisik.

Langkah ini diambil untuk menekan angka food waste atau pemborosan makanan yang sering terjadi akibat menu yang tidak sesuai dengan selera lokal anak di berbagai daerah.

“Skema tunai lebih transparan dalam pengawasan anggaran. Kita bisa menekan potensi korupsi di tingkat vendor pengadaan barang secara drastis,” ujar Purbaya dalam kajiannya.

Selain itu, ia menilai orang tua akan memiliki fleksibilitas dalam menyusun menu gizi spesifik bagi anak mereka, sembari melatih kemandirian pengelolaan keuangan keluarga.

Meskipun menawarkan efisiensi anggaran, usulan ini memicu perdebatan sengit di ruang publik. Pihak yang kontra meragukan efektivitas penggunaan dana tersebut di tingkat rumah tangga.

Beberapa poin kekhawatiran utama yang muncul antara lain:
-Penyalahgunaan Dana: Risiko uang digunakan untuk kebutuhan non-pangan seperti pulsa, rokok, hingga judi online.
-Hilangnya Kontrol Gizi: Tanpa menu standar dari pemerintah, dikhawatirkan fungsi pemenuhan standar nutrisi anak tidak tercapai.
-Pengawasan Lemah: Sulitnya memantau apakah setiap rupiah benar-benar dikonversi menjadi asupan protein bagi siswa.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian mendalam untuk menimbang skema mana yang paling minim risiko. Tantangan terbesarnya adalah menciptakan sistem pengawasan yang ketat jika skema tunai benar-benar diterapkan, guna memastikan dana tidak “menguap” menjadi konsumsi yang tidak produktif.

Jika Presiden menyetujui usulan Menkeu Purbaya, Indonesia akan menyaksikan pergeseran besar dalam strategi perlindungan sosial. Rakyat kini menanti keputusan final yang mampu menjamin kesehatan anak bangsa sekaligus menjaga integritas APBN dari praktik korupsi.(*

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik 13 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan manajemen UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar. Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur […]

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

  • Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Menjaga Marwah di Tengah Turbulensi Kebebasan

    Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Menjaga Marwah di Tengah Turbulensi Kebebasan

    • 0Komentar

    Oleh: Hamsah Sabir Wartawan Muda PWI Sulawesi Barat Sembilan Februari kembali hadir bukan sekedar sebagai seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum kontemplasi mendalam bagi seluruh insan pers di tanah air. Sebagai bagian dari korps jurnalis yang telah tersertifikasi melalui jenjang Wartawan Muda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), hari ini disambut dengan rasa tanggung jawab yang kian membebani […]

  • Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan poros di SPBU Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari para pengguna jalan. Kemacetan panjang ini diduga dipicu oleh pihak SPBU yang lebih memprioritaskan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken ketimbang kendaraan bermotor. ​Berdasarkan pantauan di lokasi pada […]

  • Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan penyalahgunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa kini tengah jadi sorotan publik. Kasus yang diduga merugikan negara hingga hampir Rp1 miliar tersebut dilaporkan sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. ​Isu ini mencuat ke publik seiring dengan adanya rencana […]

  • Wabub Mateng Dorong Mahasiswa UT Jadi Motor Akselerasi Pembangunan

    Wabub Mateng Dorong Mahasiswa UT Jadi Motor Akselerasi Pembangunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Askary, mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, agar tidak hanya fokus meraih gelar akademik, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Askary saat menjadi narasumber dalam kuliah umum bagi 150 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Majene pada kegiatan Layanan […]

expand_less