Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 454
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Gelombang aspirasi mahasiswa kembali menggema di lingkungan Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR), Senin (11/5/2026).

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat, gelar aksi demonstrasi di halaman kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan terkait kejelasan aturan ORMAWA serta polemik hasil Musyawarah Besar (MUBES) BEM Universitas Sulawesi Barat.

Aksi yang berlangsung secara tertib dan kondusif tersebut mendapat respon langsung dari pihak Rektorat UNSULBAR.

Dalam dialog terbuka bersama massa aksi, Rektor Universitas Sulawesi Barat menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan seluruh unsur lembaga kemahasiswaan demi mencari solusi bersama atas persoalan yang berkembang di lingkungan kampus.

Mahasiswa menilai bahwa selama ini diperlukan adanya kejelasan aturan yang menjadi dasar hukum organisasi kemahasiswaan agar tidak menimbulkan multitafsir maupun konflik di kemudian hari.

Selain itu, hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat juga menjadi perhatian serius mahasiswa karena dianggap perlu mendapatkan kepastian dan pembahasan terbuka yang melibatkan seluruh elemen kemahasiswaan.

Dalam orasinya, massa aksi menegaskan bahwa demonstrasi yang dilakukan bukanlah bentuk perlawanan terhadap institusi kampus, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen kontrol sosial dan penjaga demokrasi kampus.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk mengawal jalannya sistem organisasi kemahasiswaan agar tetap berjalan secara demokratis, transparan, dan berpihak kepada kepentingan mahasiswa secara keseluruhan.

“Mahasiswa hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan aturan organisasi kemahasiswaan memiliki dasar yang jelas serta dijalankan secara adil,” ujar salah satu perwakilan massa aksi dalam penyampaiannya.

Aksi tersebut juga diwarnai dengan penyampaian berbagai tuntutan dan harapan mahasiswa terkait tata kelola organisasi kemahasiswaan yang dinilai perlu diperbaiki demi menciptakan iklim demokrasi kampus yang sehat dan inklusif.

Setelah melalui dialog antara perwakilan mahasiswa dan pihak rektorat, lahirlah sejumlah poin kesepakatan yang menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang berkembang.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat berharap forum pembahasan yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar menjadi ruang dialog yang demokratis dan solutif.

Mahasiswa menekankan pentingnya transparansi dalam penyusunan maupun penetapan aturan organisasi kemahasiswaan agar seluruh lembaga memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme organisasi di lingkungan kampus.

Selain itu, mahasiswa juga berharap polemik terkait hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui musyawarah yang mengedepankan asas keadilan, persatuan, dan kepentingan bersama.

Menurut mahasiswa, keberadaan organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dalam proses pengembangan karakter, kepemimpinan, serta ruang belajar demokrasi bagi mahasiswa.

Karena itu, aturan yang mengatur ORMAWA harus mampu menciptakan stabilitas organisasi sekaligus memberikan ruang partisipasi yang sehat bagi seluruh mahasiswa.

Aksi yang berlangsung damai tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa masih memiliki kepedulian tinggi terhadap arah dan masa depan organisasi kemahasiswaan di kampus.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menegaskan bahwa perjuangan mereka semata-mata bertujuan menjaga marwah demokrasi kampus dan menciptakan sistem organisasi yang lebih baik.

Mahasiswa juga mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Dengan adanya kesepakatan bersama antara mahasiswa dan pihak rektorat, diharapkan proses penyelesaian terkait aturan ORMAWA dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat berjalan secara konstruktif, bermartabat, dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi seluruh civitas akademika UNSULBAR.

Di akhir aksi, massa mahasiswa kembali menyuarakan semangat perjuangan mereka melalui yel-yel yang menggema di halaman kampus

Adapun hasil yang disepakati dalam aksi tersebut antara lain:

1. Pihak Rektorat Universitas Sulawesi Barat akan mengadakan pertemuan resmi bersama seluruh Ketua Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan UNSULBAR.

2. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperjelas serta membahas secara terbuka aturan ORMAWA yang nantinya akan menjadi landasan dan payung hukum organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Sulawesi Barat.

3. Dalam forum yang sama juga akan dilakukan pembahasan terkait ketetapan dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat guna menghadirkan kejelasan dan kepastian bagi seluruh mahasiswa.

4. Kesepakatan tersebut disambut positif oleh massa aksi sebagai bentuk keterbukaan pihak kampus dalam menerima aspirasi mahasiswa. Namun demikian, mahasiswa tetap berharap agar komitmen tersebut dapat segera direalisasikan melalui forum resmi yang melibatkan seluruh unsur organisasi kemahasiswaan tanpa adanya pengecualian.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setahun sudah duet Suhardi Duka dan Salim S Mengga memimpin Sulawesi Barat. Dalam kurun waktu itu, sejumlah capaian mulai terlihat. Salah satunya pemerataan pembangunan. Tak ada lagi ketimpangan antarwilayah seperti sebelumnya. Program provinsi dan kabupaten kini berada dalam satu jalur yang sama. Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyebut, pemerintahannya mengsinergikan program pembangunan di […]

  • Dinilai Kebal Hukum, Aktivis Bakal Laporkan Hotel Nusantara Grup ke Polda Sulbar

    Dinilai Kebal Hukum, Aktivis Bakal Laporkan Hotel Nusantara Grup ke Polda Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Salah satu Aktivis Mamasa, Muhammad Akbar, menyatakan kekecewaannya atas lambannya respons aparat penegak hukum (APH) terkait dugaan pelanggaran operasional yang dilakukan oleh Hotel Nusantara Grup. Diketahui hotel Nusantara Grup tersebut terletak di Jalan Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango, Kabupaten Mamasa. Akbar menduga hotel Nusantara Grup tersebut beroperasi tanpa kelengkapan izin yang jelas. Kepada […]

  • Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Kalukku tengah mendalami kasus penemuan jasad bayi yang menggegerkan warga di Lingkungan Gantungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan, tepat di balik pagar belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits pada Selasa (17/2/2026). ​Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, memimpin langsung olah […]

  • Polisi Selidiki Isu Teror di Mamuju Tengah 

    Polisi Selidiki Isu Teror di Mamuju Tengah 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Polres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menerjunkan tim intelijen untuk menyelidiki kabar dugaan teror yang meresahkan warga di Tangkou, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo. Kabar tersebut menyebut adanya seorang pria misterius berperawakan tinggi dan besar yang diduga muncul pada malam hingga dini hari. Namun, hingga kini kepolisian belum menerima laporan resmi terkait dugaan […]

  • Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

    Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Penetapan salah seorang oknum pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika memicu reaksi dari sejumlah elemen masyarakat.  Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Majene, untuk melakukan tes urine secara menyeluruh terhadap seluruh pegawai PDAM guna memastikan tidak adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran maupun penyalahgunaan […]

  • Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Seorang pedagang di Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengaku kehilangan sebuah tas berisi uang dan sejumlah barang penting lainnya, Jumat (7/8/2026).  Kabar tersebut diperoleh melalui unggahan di sosial media yang diposting oleh akun Facebook bernama Oyheramadani Make Up,  Jumat (7/8/2026).   Dalam unggahannya, pemilik akun meminta agar pelaku mengembalikan […]

expand_less