Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 483
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Gelombang aspirasi mahasiswa kembali menggema di lingkungan Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR), Senin (11/5/2026).

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat, gelar aksi demonstrasi di halaman kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan terkait kejelasan aturan ORMAWA serta polemik hasil Musyawarah Besar (MUBES) BEM Universitas Sulawesi Barat.

Aksi yang berlangsung secara tertib dan kondusif tersebut mendapat respon langsung dari pihak Rektorat UNSULBAR.

Dalam dialog terbuka bersama massa aksi, Rektor Universitas Sulawesi Barat menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan seluruh unsur lembaga kemahasiswaan demi mencari solusi bersama atas persoalan yang berkembang di lingkungan kampus.

Mahasiswa menilai bahwa selama ini diperlukan adanya kejelasan aturan yang menjadi dasar hukum organisasi kemahasiswaan agar tidak menimbulkan multitafsir maupun konflik di kemudian hari.

Selain itu, hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat juga menjadi perhatian serius mahasiswa karena dianggap perlu mendapatkan kepastian dan pembahasan terbuka yang melibatkan seluruh elemen kemahasiswaan.

Dalam orasinya, massa aksi menegaskan bahwa demonstrasi yang dilakukan bukanlah bentuk perlawanan terhadap institusi kampus, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen kontrol sosial dan penjaga demokrasi kampus.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk mengawal jalannya sistem organisasi kemahasiswaan agar tetap berjalan secara demokratis, transparan, dan berpihak kepada kepentingan mahasiswa secara keseluruhan.

“Mahasiswa hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan aturan organisasi kemahasiswaan memiliki dasar yang jelas serta dijalankan secara adil,” ujar salah satu perwakilan massa aksi dalam penyampaiannya.

Aksi tersebut juga diwarnai dengan penyampaian berbagai tuntutan dan harapan mahasiswa terkait tata kelola organisasi kemahasiswaan yang dinilai perlu diperbaiki demi menciptakan iklim demokrasi kampus yang sehat dan inklusif.

Setelah melalui dialog antara perwakilan mahasiswa dan pihak rektorat, lahirlah sejumlah poin kesepakatan yang menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang berkembang.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat berharap forum pembahasan yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar menjadi ruang dialog yang demokratis dan solutif.

Mahasiswa menekankan pentingnya transparansi dalam penyusunan maupun penetapan aturan organisasi kemahasiswaan agar seluruh lembaga memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme organisasi di lingkungan kampus.

Selain itu, mahasiswa juga berharap polemik terkait hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui musyawarah yang mengedepankan asas keadilan, persatuan, dan kepentingan bersama.

Menurut mahasiswa, keberadaan organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dalam proses pengembangan karakter, kepemimpinan, serta ruang belajar demokrasi bagi mahasiswa.

Karena itu, aturan yang mengatur ORMAWA harus mampu menciptakan stabilitas organisasi sekaligus memberikan ruang partisipasi yang sehat bagi seluruh mahasiswa.

Aksi yang berlangsung damai tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa masih memiliki kepedulian tinggi terhadap arah dan masa depan organisasi kemahasiswaan di kampus.

Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menegaskan bahwa perjuangan mereka semata-mata bertujuan menjaga marwah demokrasi kampus dan menciptakan sistem organisasi yang lebih baik.

Mahasiswa juga mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Dengan adanya kesepakatan bersama antara mahasiswa dan pihak rektorat, diharapkan proses penyelesaian terkait aturan ORMAWA dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat berjalan secara konstruktif, bermartabat, dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi seluruh civitas akademika UNSULBAR.

Di akhir aksi, massa mahasiswa kembali menyuarakan semangat perjuangan mereka melalui yel-yel yang menggema di halaman kampus

Adapun hasil yang disepakati dalam aksi tersebut antara lain:

1. Pihak Rektorat Universitas Sulawesi Barat akan mengadakan pertemuan resmi bersama seluruh Ketua Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan UNSULBAR.

2. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperjelas serta membahas secara terbuka aturan ORMAWA yang nantinya akan menjadi landasan dan payung hukum organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Sulawesi Barat.

3. Dalam forum yang sama juga akan dilakukan pembahasan terkait ketetapan dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat guna menghadirkan kejelasan dan kepastian bagi seluruh mahasiswa.

4. Kesepakatan tersebut disambut positif oleh massa aksi sebagai bentuk keterbukaan pihak kampus dalam menerima aspirasi mahasiswa. Namun demikian, mahasiswa tetap berharap agar komitmen tersebut dapat segera direalisasikan melalui forum resmi yang melibatkan seluruh unsur organisasi kemahasiswaan tanpa adanya pengecualian.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Anggota Polres Majene Ditangkap BNN Sulbar Terkait Kasus Narkoba

    Oknum Anggota Polres Majene Ditangkap BNN Sulbar Terkait Kasus Narkoba

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Barat (BNNP Sulbar) mengamankan seorang anggota Kepolisian Resor (Polres) Majene yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Penangkapan dilakukan langsung oleh pihak BNN Sulbar, Selasa, 16 Desember 2025. Pihak Polres Majene membenarkan adanya pengamanan terhadap salah satu anggotanya. Namun, terkait proses penangkapan dan dugaan keterlibatan sebagai bandar narkoba, […]

  • BREAKING NEWS: Kantor Desa Tabolang di Mamuju Tengah Terbakar

    BREAKING NEWS: Kantor Desa Tabolang di Mamuju Tengah Terbakar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Beredar informasi adanya musibah kebakaran hebat melanda Kantor Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Rabu (6/5/2026). Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Dari gambar yang beredar si jago merah terlihat melahap bangunan utama kantor desa. Nampak asap hitam, membumbung tinggi ke langit tepat pada atap bangunan Kantor Desa tersebut. Api terlihat […]

  • Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan pemantauan ke sejumlah gereja di Sulawesi Barat guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa (23/12/2025). Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pengelola gereja dan pihak terkait, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana rumah ibadah […]

  • Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Sat Samapta Polresta Mamuju bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden keributan yang pecah di kawasan Pasar Baru, Mamuju, pada Senin (02/02/2026) malam. ​Aksi sigap ini bermula dari laporan warga melalui Call Center 110 Polri yang menginformasikan adanya ketegangan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Patroli Bermotor (Patmor) yang dipimpin […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    • 0Komentar

    Bekasi – Sulbarupdate.id – Dinamika politik Kabupaten Bekasi mencatat kisah unik dua bersaudara, Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja, yang sama-sama berada di lingkaran puncak kekuasaan daerah melalui situasi luar biasa yang menimpa pasangan kepala daerah mereka. Eka Supria Atmaja, kakak kandung Asep Surya Atmaja, mengawali kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah […]

  • Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    • 0Komentar

    JAKARTA, sulbarupdate.id – Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. “Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers […]

expand_less