Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

Tangani Penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Langkah Strategis

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 373
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial” Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat tindak lanjut penanganan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan dan penganggarannya dibebankan kepada daerah. Rapat tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinsos P3A dan PMD Sulbar.

Rapat dipimpin langsung oleh Kadinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, dan diikuti oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Supiati Sahid, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Surdin, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Idham Halik, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Irfan Muhammad Tahir, serta Perencana Dinas, Mahyuddin.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam langkah-langkah strategis yang perlu segera dilakukan terkait penonaktifan BPJS Kesehatan PBI, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang masih membutuhkan jaminan layanan kesehatan. Selain itu, rapat juga menyoroti kesiapan daerah dalam mengalokasikan anggaran guna menjamin keberlanjutan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat miskin dan rentan tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

“Penanganan BPJS Kesehatan PBI yang dinonaktifkan ini harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kita tidak ingin masyarakat yang seharusnya dilindungi justru kehilangan akses pelayanan kesehatan,” ujar Darmawati.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas bidang dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut, mulai dari pendataan, verifikasi, hingga penganggaran yang dibebankan kepada daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Idham Halik, menyampaikan bahwa validitas data menjadi kunci utama dalam proses pengusulan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan PBI.

“Data fakir miskin dan masyarakat rentan harus benar-benar akurat. Ini menjadi dasar bagi kita untuk memastikan siapa saja yang layak mendapatkan pembiayaan BPJS Kesehatan melalui APBD,” jelasnya.

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret dan kesepakatan teknis antarbidang, sehingga penanganan BPJS Kesehatan PBI nonaktif dapat segera ditindaklanjuti demi menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat. Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing. ​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun […]

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

  • Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah mobil dinas berplat merah dengan nomor polisi DC 1016 D mendadak viral dan memicu keluhan publik.  Kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna hitam tersebut dilaporkan telah terparkir sembarangan selama dua minggu berturut-turut di depan sebuah toko di Jalan Demmamusu’, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Berdasarkan unggahan warga yang beredar di grup […]

  • Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahman Tona, melayangkan desakan keras kepada Menteri Keuangan untuk segera menarik kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. Ia berpendapat bahwa regulasi tersebut diterbitkan secara tergesa-gesa, mengabaikan realitas lapangan di desa, dan justru menjadi penghalang dalam pemenuhan […]

  • BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan adanya mayat mengapung di pantai. Mayat berjenis kelamin pria parubaya itu ditemukan warga di laut. Belum diketahui indentitas mayat ditemukan tersebut. Kabar ini pertama kali diperoleh dari salah satu akun Facebook bernama Ratna, Minggu 21 Desember 2025. Nampak dalam video siaran langsung Ratna itu […]

  • Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    Heboh! Pedagang di Majene Kehilangan Tas Berisi Uang dan Barang Penting

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Seorang pedagang di Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengaku kehilangan sebuah tas berisi uang dan sejumlah barang penting lainnya, Jumat (7/8/2026).  Kabar tersebut diperoleh melalui unggahan di sosial media yang diposting oleh akun Facebook bernama Oyheramadani Make Up,  Jumat (7/8/2026).   Dalam unggahannya, pemilik akun meminta agar pelaku mengembalikan […]

expand_less