Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

MAMBI, Sulbarupdate.id — Perjuangan warga Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, bersama personil Polsek Mambi, evakuasi seorang lansia berusia 85 tahun sejauh kurang lebih 8 kilometer menjadi potret buram sulitnya akses pelayanan dasar bagi masyarakat pelosok.

Sania, warga Dusun Sambaho, harus ditandu secara manual oleh warga setelah mengalami kondisi kesehatan yang tiba-tiba menurun disertai muntah-muntah pada Senin (10/8/2026) sore.

Keluarga dan warga bersama aparat kemudian berupaya membawa Sania ke fasilitas kesehatan. Namun, ambulans tidak dapat menjangkau lokasi tempat tinggalnya lantaran kondisi jalan yang buruk dan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Warga akhirnya menggunakan tandu untuk membawa Sania menuju titik yang bisa dijangkau kendaraan. Secara bergantian, mereka memikul tandu melewati medan yang sulit.

Perjalanan tersebut memakan waktu sekitar tiga jam dengan jarak kurang lebih 8 kilometer. Sania akhirnya tiba di Maerang, Kelurahan Talippuki.

Dari lokasi itu, ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Mambi untuk mendapatkan penanganan medis.

Proses evakuasi turut dipantau dan dikawal personel Polsek Mambi, yakni Aipda Hendra Sapri dan Bripka Muh. Nur Alam selaku Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Mambi, IPDA Riswandi, mengatakan pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera tiba di fasilitas kesehatan.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana keterbatasan infrastruktur jalan masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok.

Bagi warga di daerah terpencil, jalan yang tidak memadai bukan sekadar persoalan mobilitas. Dalam situasi darurat, buruknya akses dapat menjadi penghambat ketika masyarakat membutuhkan layanan kesehatan dengan segera.

Perjalanan Sania sejauh 8 kilometer dengan tandu menunjukkan bahwa akses menuju pelayanan dasar bagi sebagian warga masih harus ditempuh dengan perjuangan yang tidak ringan.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Amankan Kelompok Pemuda Pemicu Keributan Dalam Kamar Kos di Mamuju

    Aparat Amankan Kelompok Pemuda Pemicu Keributan Dalam Kamar Kos di Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju,Sulbarupdate.id – Menanggapi laporan warga yang diterima melalui layanan pusat panggilan 110 Polri pada Senin malam, 15 Desember 2025, sekira pukul 22.00 WITA, jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju segera bertindak. ​Piket Patroli Motor (Patmor) Samapta Polresta Mamuju langsung bergegas menuju lokasi kejadian di Jalan Pongtiku, Mamuju, Kabupaten Mamuju. Laporan tersebut mengindikasikan adanya kelompok pemuda […]

  • Negara Diam, Petani Sawit Mamuju Tengah dan Pasangkayu Dikurung Monopoli

    Negara Diam, Petani Sawit Mamuju Tengah dan Pasangkayu Dikurung Monopoli

    • 0Komentar

    Oleh: Khalil Jibran Aktivis PMII Sulawesi Barat Di Kabupaten Mamuju Tengah dan Pasangkayu, ada dua harga yang hidup berdampingan. Satu harga di atas kertas, satu harga di lapangan. Di atas kertas, Dinas Perkebunan menetapkan harga acuan TBS Rp 3.370/kg. Di lapangan, petani hanya menerima Rp 1.000/kg. Selisih Rp 2.370/kg ini adalah selisih antara kehadiran negara […]

  • PKC PMII Sulbar Desak APH Usut Dugaan Peredaran Ilegal BBM Subsidi di Sejumlah Wilayah

    PKC PMII Sulbar Desak APH Usut Dugaan Peredaran Ilegal BBM Subsidi di Sejumlah Wilayah

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dan peredaran ilegal bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat. Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menyusul […]

  • PROFIL Citra Egelesia Putri, Pembawa Baki HUT RI ke-81 di Majene, Cita-cita jadi Polwan

    PROFIL Citra Egelesia Putri, Pembawa Baki HUT RI ke-81 di Majene, Cita-cita jadi Polwan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Nama Citra Egelesia Putri menjadi salah satu sosok yang mendapat kepercayaan dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026). Remaja kelahiran Polewali, 10 November 2009 itu dipercaya menjadi pembawa baki bendera Merah Putih dalam upacara yang berlangsung di Majene, Kabupaten Majene. […]

  • Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tren kenaikan harga logam mulia kembali berlanjut. Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa (6/1/2026), harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas produksi Galeri24 mencatatkan lonjakan sebesar Rp34.000, dari harga semula Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Sementara itu, emas batangan UBS mengalami […]

  • Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, yang dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/2/2026). Sejumlah pimpinan daerah dari Sulawesi Barat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir bagi sosok jenderal bintang dua tersebut. Salah satu yang hadir langsung […]

expand_less