Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
  • visibility 419
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa.

Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail.

​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran dan dianggap sebagai bentuk objektifikasi serta pelecehan verbal terhadap perempuan yang dikemas dalam bentuk lelucon atau slank lokal.

​Sorotan tajam datang dari salah satu pengguna Facebook, Melkisedek Takatio, yang secara terbuka menyatakan keberatannya terhadap normalisasi penggunaan kalimat-kalimat tersebut di ruang publik.

Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa istilah semacam itu tidak sepatutnya dianggap biasa.

​”Jangan menormalisasi kalimat-kalimat seperti ini, ini pelecehan terhadap perempuan,” tulis Melkisedek dalam keterangan unggahannya yang menyertakan foto lokasi kejadian, Senin (20/04/2026).

​Unggahan tersebut lantas memicu berbagai reaksi dari netizen yang sepakat bahwa kreativitas dalam pemberian nama jalur atau rute tantangan seharusnya tetap menjunjung tinggi nilai kesantunan dan penghormatan terhadap gender tertentu.

Kritikan lain datang dari salah satu warga Mamasa, Habel. Menurutnya, penggunaan nama yang kontroversial tersebut justru memberikan citra negatif pada kegiatan atau lokasi yang dimaksud.

​”Kita mendukung adanya kreativitas atau kegiatan komunitas, namun pemberian nama seperti ‘Janda Terjepit’ itu sangat tidak elok didengar. Ada banyak pilihan kata lain yang lebih gagah atau menantang tanpa harus merendahkan martabat perempuan,” ujar Habel kepada laman ini sekira pukul 20:30 Wita.

​Kasus ini menjadi pengingat bagi panitia penyelenggara kegiatan maupun otoritas setempat untuk lebih selektif dalam pengawasan konten visual di area publik.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak terkait atau penyelenggara kegiatan di lokasi tersebut dapat segera mengevaluasi penamaan yang digunakan demi menjaga kondusivitas dan norma kesopanan.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG untuk 2.080 Penerima Manfaat, Jangkau 32 Satuan Pendidikan dan 12 Posyandu

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG untuk 2.080 Penerima Manfaat, Jangkau 32 Satuan Pendidikan dan 12 Posyandu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat menyalurkan makanan bergizi kepada 2.080 penerima manfaat. Jumlah itu tersebar di sejumlah wilayah di Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Senin (5/10/2026). Penyaluran menjangkau peserta didik, guru dan tenaga […]

  • Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    Desire Doue, Bocah Angers yang Menjadi Wajah Baru Kebangkitan Sepak Bola Prancis

    • 0Komentar

    PARIS, SULBARUPDATE.id — Di tengah derasnya arus pemain muda berbakat yang lahir dari akademi-akademi elite Eropa, nama Désiré Doué muncul sebagai salah satu fenomena paling menarik dalam sepak bola modern. Pada usia yang bahkan belum genap melewati dua dekade kehidupan, ia telah berdiri di panggung terbesar Eropa bersama Paris Saint-Germain, mengangkat trofi Liga Champions, sekaligus […]

  • Gegara Masalah Barcode, Pria di Mamuju Ancam Operator SPBU Pakai Parang

    Gegara Masalah Barcode, Pria di Mamuju Ancam Operator SPBU Pakai Parang

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju resmi mengamankan seorang pria berinisial IS (56) pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap operator SPBU Belang-Belang. Aksi premanisme tersebut sempat viral di media sosial sebelum akhirnya pelaku diringkus pihak kepolisian. ​Kronologi Kejadian ​Peristiwa bermula saat pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Belang-Belang. Namun, korban […]

  • Mateng Raih Skor Tertinggi, Pimpin Indeks Inovasi Daerah di Sulbar

    Mateng Raih Skor Tertinggi, Pimpin Indeks Inovasi Daerah di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah. Berdasarkan data terbaru capaian tingkat provinsi, Mamuju Tengah sukses menempati posisi puncak di antara kabupaten lainnya di Sulawesi Barat dengan raihan skor 63,82. Angka tersebut menempatkan Mamuju Tengah dalam kategori “Inovatif” dan menjadikannya satu-satunya kabupaten di provinsi tersebut […]

  • Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    Polisi Grebek Balapan Liar di Tinambung Polman, 36 Motor Diamankan

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id — Aksi balapan liar yang berlangsung di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditertibkan aparat kepolisian. Sebanyak 36 unit sepeda motor diamankan dalam penertiban yang dilakukan pada Minggu dini hari, (3/08/2026).  Penertiban tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Polewali Mandar bersama Polsek Tinambung sebagai langkah menjaga keamanan […]

  • Dugaan Pelecehan Picu Cekcok di Majene

    Dugaan Pelecehan Picu Cekcok di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang perempuan berusia 21 tahun sempat memicu perselisihan antara dua warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Beruntung, persoalan tersebut berhasil diredam melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Polres Majene, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan. Mediasi berlangsung di Mako Polsek Banggae, Senin (24/8/2026), dan dihadiri Kapolsek […]

expand_less