Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Ratusan Petani S-TAB Mateng Deklarasikan Organisasi, Lanjut Reclaim Lahan Sawit

Ratusan Petani S-TAB Mateng Deklarasikan Organisasi, Lanjut Reclaim Lahan Sawit

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sekitar 300 petani yang tergabung dalam Serikat Tani Adat Budong-Budong (S-TAB) Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan deklarasi organisasi dan pengucapan ikrar petani.

Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran parkir Tugu Benteng Kayumagiwang, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, Senin (17/8/2026).

Apel berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan, penghormatan terhadap bendera Merah Putih, pembacaan ikrar petani, serta pembacaan naskah deklarasi S-TAB Mamuju Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Penggagas S-TAB Mamuju Tengah, Muhaimin Faisal, mengatakan organisasi itu dibentuk sebagai wadah bagi para petani untuk memperjuangkan hak-hak mereka, khususnya terkait persoalan lahan dan ruang hidup masyarakat.

Menurut Muhaimin, S-TAB diharapkan menjadi wadah perjuangan petani yang tetap mengedepankan perlindungan, pengawasan serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku.

“Karena itu, kami meminta seluruh anggota menjaga pergerakan organisasi dari tindakan yang melanggar hukum. S-TAB tidak hadir untuk menjadi lawan siapa pun, melainkan mitra pemerintah dalam mencari solusi dan penyelesaian konflik lahan,” ujar Muhaimin.

Ia berharap keberadaan S-TAB dapat menjadi sarana yang efektif bagi para petani dalam mempertahankan hak atas lahan dengan tetap menempuh jalur dan mekanisme sesuai aturan perundang-undangan.

Prosesi deklarasi kemudian ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari penggagas kepada Ketua Umum S-TAB Mamuju Tengah, Cae’.

Usai apel dan deklarasi, ratusan peserta melanjutkan kegiatan dengan menggelar karnaval kemerdekaan di sejumlah ruas jalan di wilayah Mamuju Tengah.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke lokasi perkebunan kelapa sawit yang oleh peserta disebut dikuasai PT WKSM. Di lokasi tersebut, para petani melakukan aksi reklaim lahan.

Aksi berlangsung tertib dan aman. Hingga kegiatan berakhir, tidak dilaporkan adanya gangguan keamanan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda S-TAB Mamuju Tengah dalam memperkenalkan organisasi sekaligus menyuarakan aspirasi petani terkait persoalan hak atas lahan dan ruang hidup masyarakat.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. ​Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai memimpin Sidang Isbat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam. ​Dalam keterangannya pada pukul 20:39 WITA, […]

  • Hashim: Miliaran Dollar Bakal Masuk Ke RI dari Pasar Carbon

    Hashim: Miliaran Dollar Bakal Masuk Ke RI dari Pasar Carbon

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Utusan Khusus Presiden di Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menargetkan pasar karbon di Indonesia bisa berjalan pada Juli 2026. Adapun ditargetkan perdagangan karbon ini bisa mencapai miliaran dolar. Hashim menyampaikan, bahwa Indonesia sejatinya sudah memiliki Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas […]

  • PGPM Kecewa DPRD Mamuju Belum Merespons Permohonan RDP, Siap Turun ke Jalan

    PGPM Kecewa DPRD Mamuju Belum Merespons Permohonan RDP, Siap Turun ke Jalan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id  – Persatuan Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamuju (PGPM) menyatakan kekecewaan mendalam terhadap DPRD Kabupaten Mamuju yang hingga kini dinilai belum memberikan kejelasan atas surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang telah diajukan organisasi tersebut. Menurut Andi Anwar, hampir satu bulan sejak surat resmi disampaikan, belum ada konfirmasi maupun jadwal pelaksanaan RDP dari DPRD Kabupaten […]

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

  • Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mamuju Tengah mengintensifkan patroli siang di sejumlah titik strategis pada Sabtu (30/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Mamuju Tengah, IPTU Saiful, patroli menyasar kawasan pertokoan, perkantoran, permukiman warga, hingga […]

  • Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai. Sebelumnya, sempat viral […]

expand_less