Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 636
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Wanatani yang digulirkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Selatan di Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam.

Proyek yang berjalan sejak tahun 2023 dengan kucuran anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai gagal total di lapangan.

​Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Desa Bubun Batu, Kecamatan Mamasa. Meski anggaran yang digelontorkan untuk setiap desa penerima melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) tergolong besar, fakta di lapangan menunjukkan hasil yang sangat minim.

​Menurut keterangan warga Dusun Rantelemo, Desa Bubun Batu, Yulianus M, keberhasilan penanaman bibit di wilayahnya bahkan tidak mencapai sepuluh persen.

​”Kalau angka pertumbuhannya, itu tidak sampai sepuluh persen, Pak,” ujar Yulianus kepada awak media, Kamis (26/2/2026).

​Yulianus membeberkan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut, sperti minimnya varietas bibit, tidak ada biaya perawatan, boros bibit.

“Warga hanya menerima satu jenis bibit, yaitu Alpukat. Tidak ada alokasi untuk pupuk maupun biaya pemeliharaan setelah bibit diberikan,urainya.

​Kecurigaan muncul ketika pihak pemeriksa turun ke lapangan. Yulianus menduga adanya upaya manipulasi data atau laporan fiktif karena pemeriksaan hanya difokuskan pada titik tertentu yang dianggap berhasil sebagai sampel.

​”Setiap kali pemeriksa turun, tanaman di kebun saya yang dijadikan sampel karena ada sekitar 50 pohon yang tumbuh. Sementara di tempat lain gagal. Saya heran kenapa tidak ada temuan (pelanggaran), padahal fakta di lapangan tidak sesuai,” ungkapnya.

​Untuk diketahui, program KTH di Desa Bubun Batu mencakup lahan seluas kurang lebih 28 hektar. Berdasarkan rencana, area tersebut seharusnya ditanami bibit Alpukat, pohon induk Pinus, dan Setaria.

​Menanggapi tudingan tersebut, pihak BPDAS Sulsel mengklaim bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur pengawasan sesuai aturan.

​”Ya, kami sering turun melakukan pemeriksaan,” ujar Yosep, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPDAS Sulsel, saat dikonfirmasi singkat oleh wartawan.

​Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya audit menyeluruh dari pihak berwenang terkait realisasi anggaran miliaran rupiah tersebut agar asas manfaat program lingkungan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan alam, bukan sekadar pemenuhan laporan administratif.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri Dakka Bakal Laporkan Penyidik dan Kabid Humas Polda Sulsel ke Mabes Polri

    Putri Dakka Bakal Laporkan Penyidik dan Kabid Humas Polda Sulsel ke Mabes Polri

    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mantan Calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka, atau yang akrab disapa Putri Dakka, bereaksi keras atas penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan penipuan oleh Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Lewat rilis resminya, Putri Dakka mengancam akan melaporkan sejumlah pihak, termasuk oknum polisi, ke Mabes Polri. Putri Dakka menilai penetapan tersangka terhadap dirinya […]

  • Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id– Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus luar biasa menggemparkan jagat media sosial di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Demi membuktikan bahwa cinta tak mengenal batas kondisi, sepasang kekasih memilih untuk melangsungkan pemberkatan nikah di dalam ruang perawatan Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM), Kabupaten Mamasa, Selasa (13/1/2026). Momen sakral tersebut menjadi perbincangan hangat setelah akun Facebook Mamasa.id […]

  • BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

    BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelangkaan BBM dan gas elpiji yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat menuai kritik keras dari BADKO Sulbar Bidang BUMD, Energi, Sumber Daya Alam dan Minerba, Sabtu (12/9/2026). Ketua bidang, Muhammad Alif Mulky, mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dievaluasi karena dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan pasokan dan distribusi energi yang […]

  • Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – ​Satuan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) berhasil meringkus tiga orang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil penggerebekan di sebuah kamar kos yang berlokasi di wilayah Kecamatan Topoyo, Mateng. ​Operasi penangkapan tersebut dilaksanakan pada tanggal 30 November 2025, […]

  • MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029

    MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Demokrasi Indonesia digemparkan oleh putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang resmi memisahkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Nasional dan Pemilu Lokal. Kebijakan yang tertuang dalam Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 ini dijadwalkan mulai berlaku pada tahun 2029 mendatang. Dalam putusan yang dibacakan pada Selasa (5/5/2026) tersebut, MK mengakhiri sistem “Pemilu 5 Kotak” yang selama ini […]

  • Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Mamuju – Sebanyak 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sulawesi Barat dijadwalkan mengalami penangguhan sementara (suspend) mulai Kamis, 2 April 2026. Kebijakan tersebut merupakan langkah dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk penertiban terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar. Kepala Regional BGN Sulbar, Firazh, saat ditemui di Gedung DPRD Sulbar Rabu […]

expand_less