Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

Program Wanatani BPDAS Sulsel di Mamasa Diduga Gagal, ada Aroma Laporan Fiktif

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Wanatani yang digulirkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Selatan di Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam.

Proyek yang berjalan sejak tahun 2023 dengan kucuran anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai gagal total di lapangan.

​Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Desa Bubun Batu, Kecamatan Mamasa. Meski anggaran yang digelontorkan untuk setiap desa penerima melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) tergolong besar, fakta di lapangan menunjukkan hasil yang sangat minim.

​Menurut keterangan warga Dusun Rantelemo, Desa Bubun Batu, Yulianus M, keberhasilan penanaman bibit di wilayahnya bahkan tidak mencapai sepuluh persen.

​”Kalau angka pertumbuhannya, itu tidak sampai sepuluh persen, Pak,” ujar Yulianus kepada awak media, Kamis (26/2/2026).

​Yulianus membeberkan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut, sperti minimnya varietas bibit, tidak ada biaya perawatan, boros bibit.

“Warga hanya menerima satu jenis bibit, yaitu Alpukat. Tidak ada alokasi untuk pupuk maupun biaya pemeliharaan setelah bibit diberikan,urainya.

​Kecurigaan muncul ketika pihak pemeriksa turun ke lapangan. Yulianus menduga adanya upaya manipulasi data atau laporan fiktif karena pemeriksaan hanya difokuskan pada titik tertentu yang dianggap berhasil sebagai sampel.

​”Setiap kali pemeriksa turun, tanaman di kebun saya yang dijadikan sampel karena ada sekitar 50 pohon yang tumbuh. Sementara di tempat lain gagal. Saya heran kenapa tidak ada temuan (pelanggaran), padahal fakta di lapangan tidak sesuai,” ungkapnya.

​Untuk diketahui, program KTH di Desa Bubun Batu mencakup lahan seluas kurang lebih 28 hektar. Berdasarkan rencana, area tersebut seharusnya ditanami bibit Alpukat, pohon induk Pinus, dan Setaria.

​Menanggapi tudingan tersebut, pihak BPDAS Sulsel mengklaim bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur pengawasan sesuai aturan.

​”Ya, kami sering turun melakukan pemeriksaan,” ujar Yosep, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPDAS Sulsel, saat dikonfirmasi singkat oleh wartawan.

​Hingga berita ini diturunkan, warga berharap adanya audit menyeluruh dari pihak berwenang terkait realisasi anggaran miliaran rupiah tersebut agar asas manfaat program lingkungan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan alam, bukan sekadar pemenuhan laporan administratif.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Laporan Pertanggungjawaban Bansos Dari LKS Timbu Paraban

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Laporan Pertanggungjawaban Bansos Dari LKS Timbu Paraban

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Timbu Paraban, Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penyerahan laporan pertanggungjawaban penerimaan bantuan sosial (bansos) Tahun Anggaran 2025 yang telah dikelola oleh LKS […]

  • Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

    Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 tahun ini menjadi pemantik diskusi serius mengenai arah gerak organisasi hijau-hitam tersebut. Di tengah perayaan seremonial, muncul seruan kuat agar HMI kembali pada khittah perjuangan yakni menjaga keseimbangan antara nafas Keislaman dan Keindonesiaan. ​Kader HMI Cabang Manakarra, Akbar, dalam refleksi kritisnya menyampaikan bahwa HMI tidak […]

  • NasDem Sulbar Gelar Rakorwil, Perkuat Struktur dan Fraksi, hingga Santuni Anak Yatim

    NasDem Sulbar Gelar Rakorwil, Perkuat Struktur dan Fraksi, hingga Santuni Anak Yatim

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat (Sulbar) resmi menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus Pendidikan Politik di Grand Maleo Hotel, Kabupaten Mamuju, Jumat (27/2/2026). Mengusung tema besar “Menguatkan Silaturahmi, Meneguhkan Perubahan”, agenda ini menjadi momentum krusial bagi partai besutan Surya Paloh tersebut untuk mengonsolidasi kekuatan di Tanah Malaqbi. ​Ketua DPW […]

  • Natal DPRD Mamasa, Wakil Bupati Tekankan Persatuan dan Kekeluargaan

    Natal DPRD Mamasa, Wakil Bupati Tekankan Persatuan dan Kekeluargaan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar Ibadah Perayaan Natal Tahun 2025 dengan khidmat pada Rabu (17/12/2025). Bertempat di Ruang Rapat DPRD Mamasa, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali persaudaraan antar pegawai dan pimpinan daerah. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Yoel, ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga.” […]

  • Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    Evaluasi Anggaran Rp8 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Soroti Kehidupan Warga Transmigrasi Tanjung Cina Kabupaten Pasangkayu

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu sekaligus Safari Ramadan untuk mengevaluasi implementasi anggaran tahun 2025, khususnya pada program transmigrasi Tanjung Cina. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa pada 2025 lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • AS Tangkap Presiden Venezuela

    AS Tangkap Presiden Venezuela

    • 0Komentar

    CARACAS, SULBARUPDATE.ID – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap pasukan elite Amerika Serikat (AS) saat tidur, dalam penggerebekan tengah malam di Ibu Kota Caracas, Sabtu (3/1/2026). Sebanyak dua sumber yang mengetahui operasi tersebut mengatakan, pasangan itu diseret keluar dari kamar mereka oleh pasukan elite Delta Force Angkatan Darat AS. Seorang pejabat AS […]

expand_less