Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 418
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah. 

Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat.

Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, Akbar. Ia secara tegas mempertanyakan indikator dan validitas penilaian yang digunakan Kemendagri dalam memberikan penghargaan tersebut. 

Menurutnya, ada jurang pemisah yang lebar antara klaim data administratif dengan fakta riil di lapangan.

“Kami mempertanyakan apa sebenarnya indikator konkret yang dipakai Kemendagri. Jangan sampai ini hanya ritual birokrasi tahunan berbasis laporan administrasi alias ABS (Asal Bapak Senang),” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Akbar, penurunan angka pengangguran secara statistik tidak serta-merta mencerminkan kesejahteraan. Perlu dibedakan apakah tenaga kerja tersebut terserap di sektor formal yang layak dan berkelanjutan, atau sekadar terjebak di sektor informal musiman dengan upah di bawah standar kelayakan.

Menurut Akbar, meskipun Sulbar kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, sektor hilirisasi industri dinilai belum berjalan maksimal. Tanpa adanya investasi nyata di bidang industri padat karya, klaim keberhasilan menekan pengangguran dinilai terasa semu bagi angkatan kerja produktif.

Ia menduga, ada indikasi angka pengangguran terbuka menurun bukan karena melimpahnya lapangan kerja domestik, melainkan karena banyaknya warga yang terpaksa merantau ke luar daerah seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, atau Sulawesi Tengah untuk menyambung hidup.

“Apakah warga yang keluar daerah untuk mencari kerja itu juga diklaim sebagai prestasi Pemprov?” sentil Akbar.

Atas kejanggalan tersebut, aktivis pemuda ini mendesak Pemprov Sulbar agar tidak larut dalam euforia “penghargaan kosmetik”. Ia menantang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar untuk membuka data serapan tenaga kerja secara transparan kepada publik.

Data yang disajikan, lanjut Akbar, harus mendetail—by name, by address, serta diklasifikasikan berdasarkan sektor kerjanya—agar masyarakat bisa ikut memvalidasi kebenaran klaim tersebut.

Akbar mengatakan, penghargaan tersebut bukan prestasi jika perut rakyat di bawah masih menjerit. Sehingga pihaknya meminta agar Pemprov Sulbar tidak menjadikan tameng untuk merasa sudah bekerja maksimal. 

“Kami butuh industrialisasi daerah yang nyata, transparansi bursa kerja, dan peningkatan skill pemuda lokal yang tersertifikasi, bukan sekadar piagam di dinding kantor gubernur,” tegas Akbar mengakhiri pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemprov Sulbar maupun Dinas Tenaga Kerja setempat terkait kritik dan tuntutan transparansi data yang dilayangkan oleh kelompok pemuda tersebut.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembayaran Jasa Dekorasi HUT RI di Mamasa Dipertanyakan, Vendor Mengaku Belum Dibayar

    Pembayaran Jasa Dekorasi HUT RI di Mamasa Dipertanyakan, Vendor Mengaku Belum Dibayar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Persoalan pembayaran jasa dekorasi kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa ramai dibicarakan di kalangan masyarakat. Pasalnya, sejumlah pihak yang terlibat dalam pengerjaan dekorasi mengaku hingga akhir Agustus 2026 belum memperoleh kejelasan terkait pembayaran. Keluhan tersebut disampaikan salah seorang penyedia jasa dekorasi melalui unggahan media sosial, Senin […]

  • Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan oleh kelompok pemuda dari pelosok Kabupaten Mamasa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka mendesak pemerintah daerah setempat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai telah lama terabaikan. ​Melalui wadah Forum Pemerhati Pembangunan Desa Burana, Pangadaran, dan Baruru, para pemuda ini menyatukan sikap […]

  • ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 8 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk lanjutan dari tuntutan mereka terhadap berbagai persoalan dalam program dapur MBG atau SPPG di wilayah Sulbar. Juru Bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, kepada media ini senin 6/4/2026, menyampaikan bahwa pihaknya […]

  • Pemprov Sulbar Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) Tahun 2026

    Pemprov Sulbar Buka Seleksi Terbuka Calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) Tahun 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- 5 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Panitia Seleksi resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Pembukaan seleksi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan […]

  • Perkuat Kolaborasi JKN, BPKPD Sulbar Hadiri Forum Evaluasi dan Terima Penghargaan

    Perkuat Kolaborasi JKN, BPKPD Sulbar Hadiri Forum Evaluasi dan Terima Penghargaan

    • 0Komentar

    Makassar – Sulbarupdate.id – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Forum Evaluasi Implementasi Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IX bersama jajaran pemerintah daerah. Kegiatan ini berlangsung Kamis 18 Desember 2025, bertempat di Ballroom Hotel […]

  • VIRAL! Video Ambulans di Mamasa Nekat Jalan dengan Ban Kempes, Netizen Mengecam

    VIRAL! Video Ambulans di Mamasa Nekat Jalan dengan Ban Kempes, Netizen Mengecam

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Sebuah video singkat memperlihatkan satu unit mobil ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa beroperasi dalam kondisi ban kempes mendadak viral di jagat maya pada Rabu (20/5/2026). Insiden tersebut memicu reaksi keras dan kecaman dari para pengguna media sosial setelah diposting di sejumlah platform media. ​Dalam rekaman video yang beredar, kendaraan dinas berwarna […]

expand_less