Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Pegunungan Bantimurung

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Pegunungan Bantimurung

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).

Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pencarian intensif yang difokuskan pada kawasan pegunungan kapur.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa target operasi pencarian berada di kawasan Pegunungan Kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Maros.

“Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros. Basarnas juga telah mendirikan posko darurat di dekat lokasi tersebut,” ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta.

Untuk mempercepat proses evakuasi dan pemantauan udara, TNI Angkatan Udara bersama Basarnas dijadwalkan mengerahkan helikopter pada pukul 16.25 WITA.

Kronologi Kejadian

Pesawat dengan nomor seri 611 buatan tahun 2000 tersebut terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG). Pesawat dipimpin oleh pilot in command Captain Andy Dahananto.

Berdasarkan data kronologis Kemenhub, pukul 04.23 UTC: Air Traffic Control (ATC) Makassar mengarahkan pesawat untuk melakukan pendekatan (approach) ke landasan pacu (runway) 21.

Petugas ATC mendeteksi pesawat keluar dari jalur pendekatan yang seharusnya. ATC memberikan arahan koreksi posisi dan instruksi lanjutan agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.

Sesaat setelah instruksi terakhir diberikan, komunikasi dengan awak pesawat terputus sepenuhnya.

Menyikapi hilangnya kontak tersebut, pihak ATC langsung menetapkan status DETRESFA (distress phase), yaitu fase darurat tertinggi yang menunjukkan adanya kepastian pesawat dalam keadaan bahaya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencapai titik koordinat yang diduga menjadi lokasi terakhir pesawat sebelum hilang dari radar.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mateng Imbau Warga tak Beraktivitas di Bantaran Sungai Budong-Budong

    Pemkab Mateng Imbau Warga tak Beraktivitas di Bantaran Sungai Budong-Budong

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Askary Anwar, mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Budong-Budong. Askary meminta agar warga sementara waktu menghindari beraktivitas di kawasan aliran sungai jika tidak mendesak. Imbauan ini terutama di tujukan kepada warga yang memiliki anak yang masih di bawah umur. “Kalo […]

  • Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    • 0Komentar

    ​TORAJA, Sulbarupdate.id – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di bawah nakhoda Bupati Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto Laso’ Paundanan menunjukkan rapor positif. Sejumlah capaian strategis berhasil ditorehkan, mulai dari jaminan kesehatan semesta, perlindungan pekerja informal, hingga inovasi pelayanan publik yang menyentuh wilayah terpencil. ​Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilan Tana […]

  • Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

    Puskesmas Sendana I Disorot, Kapus Diduga Bakal Putus Kontrak Dua Dokter

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Polemik yang melanda Puskesmas (PKM) Sendana I, Kabupaten Majene, terus menjadi perhatian publik. Setelah sebelumnya disorot terkait pelayanan kesehatan, keterlambatan pembayaran hak tenaga kesehatan, hingga dugaan persoalan pengelolaan dana kapitasi dan non kapitasi, kini muncul kabar baru yang menambah kekhawatiran masyarakat. ‎ ‎Kepala Puskesmas Sendana I, Erwin, diduga akan memutus kontrak dua […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Rante Koppe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa digegerkan dengan penemuan sosok pria dalam keadaan gantung diri di pohon. Identitas korban bernama Obed (69). Diduga pria paruh baya tersebut nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali. Korban ditemukan warga di pohon pada Senin, 29 Desember 2025 sekira pukul 21:00 Wita. […]

  • SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    SPI 2025: Sulbar Dalam Jerat Dinasti, Intervensi Tak Tergusur Angka 

    • 0Komentar

    Oleh: Muchtadin Al Attas,S.H.,M.H (Ketua Pusat Studi Antikorupsi dan Kebijakan Hukum Unsulbar) KEMARIN, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, KPK merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025. Namun, angka bisa menipu. Itulah pesan utama dari hasil SPI di Sulawesi Barat. Di atas kertas, skor integritas daerah ini tampak meningkat, seolah-olah birokrasi mulai berbenah. Tetapi […]

  • Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku. Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa. ​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya […]

expand_less